{"id":181738,"date":"2022-06-25T23:30:48","date_gmt":"2022-06-25T16:30:48","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=181738"},"modified":"2022-06-26T10:22:51","modified_gmt":"2022-06-26T03:22:51","slug":"bad-publicity-is-still-publicity-tidak-lagi-berlaku-buat-holywings","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bad-publicity-is-still-publicity-tidak-lagi-berlaku-buat-holywings\/","title":{"rendered":"Alasan Bad Publicity is Still Publicity Tidak Lagi Berlaku Buat Holywings"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama Holywings tak hentinya berlalu-lalang di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/personal-branding-adalah-hal-penting-dalam-bermedia-sosial-tapi-bukan-keharusan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">media sosial<\/a>. Sayangnya, mereka menyita perhatian publik dengan cara paling negatif. Kelab malam tersohor di Indonesia itu bikin blunder lagi dan lagi. Oleh sebab itu, untuk sekarang ini, istilah bad publicity is still publicity nggak berlaku lagi buat mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gimana, ya. Nggak bikin blunder saja image mereka di kepala saya sudah kadung negatif. Maklum, sebagai orang awam, hanya ada tiga hal yang membekas di ingatan saya jika berbicara tentang Holywings. Alkohol, tempat tinju para artis, dan ahli blunder.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yak, benar. Holywings lagi-lagi membuat blunder. Hobi banget. Dan setiap blunder, sebuah \u201ckalimat sakti\u201d sekaan-akan selalu menyertai. Kalimat tersebut berbunyi, \u201cBad publicity is still publicity.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yah, kita semua paham maksudnya. Meski blunder, hal-hal negatif itu, tetap dianggap sebagai salah satu strategi publikasi. Pokoknya trending dulu aja. Perkara moral kok rasanya dipikir belakangan. Selalu bikin kita membatin, \u201cYa nggak gitu juga, dong.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak, kok, yang melakukannya. Nggak cuma Holywings. Strategi bad publicity is still publicity masih dianggap sebagai salah satu teknik promosi yang efektif. Misalnya antrian super lama di <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/warga-ibu-kota-nggak-perlu-nyinyir-kalau-orang-daerah-antre-mie-gacoan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mie Gacoan<\/a>. Bikin pelanggan mengantre terlalu lama kan nggak bagus untuk brand. Namun, hal itu justru memancing rasa penasaran dan buktinya berhasil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, kalau Holywings yang menerapkan bad publicity is still publicity kok rasanya sudah terlalu aneh. Yah, meskipun rajin melakukan blunder, nama Holywings makin terdengar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hotman Paris dan Nikita Mirzani, para pemegang saham, bahkan tahu bahwa Holywings menyimpan potensi dengan segala kontroversinya. Ya mirip sama image mereka berdua selama ini. Holywings juga dijadikan tempat ajang pertarungan tinju para artis yang kebelet viral.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, menurut saya, teori bad publicity is still publicity petuah tidak lagi berlaku buat Holywings dan malah menjadi pisau bermata dua. Mengapa demikian? Karena terlalu sering bikin blunder. Saking seringnya malah kayak niat menjadikan bad publicity is good publicity<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">sebagai strategi utama dari tim marketing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama kali saya mendengar nama Holywings adalah saat beredarnya foto <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/dokter-tirta-benar-presiden-jokowi-memang-nggak-mungkin-salah-apalagi-kena-sanksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dr. Tirta<\/a> ikut \u201cpesta\u201d di sana. Padahal, saat itu di Indonesia sedang berlaku Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, saat mereka ingin membangun cabang baru di Bogor. Bogor sendiri mengusung identitas sebagai kota ramah keluarga. Oleh sebab itu, pembangunan cabang yang identik dengan alkohol tentu menimbulkan kontroversi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga,\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Holywings semakin akrab dengan kontroversi ketika pagelaran Holywings Beach Festival yang dituding berkaitan dengan kematian banyak anjing di Canggu, Bali. Disebutkan bahwa puluhan anjing yang telah lama dirawat oleh para relawan dan masyarakat lokal, tiba-tiba tewas diracun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entah dugaan tersebut benar atau tidak, tapi yang pasti brand mereka semakin terkenal. Walau juga semakin mantap berasosiasi dengan berita buruk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Koleksi paling baru di deretan blunder Holywings adalah ketika melakukan promosi minuman alkohol gratis bagi orang-orang dengan nama Muhammad dan Maria. Reaksi keras tentu timbul dari aksi yang dianggap menistakan nama dua orang suci dalam dua agama samawi, yakni <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/begini-rasanya-jadi-orang-islam-di-jepang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Islam<\/a> dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/memahami-konsep-trinitas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kristen<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dimulailah pertunjukkan kebodohan manajemen. Dan semakin yakinlah saya bad publicity is still publicity<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">tidak berlaku lagi buat mereka. Hawa panas dari promosi bodoh itu menekan mereka. Bahkan GP Ansor sudah mengambil sikap tegas. Mereka menuntut Holywings untuk tutup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah kecaman yang datang tak kunjung reda, Holywings akhirnya mengunggah permintaan maaf terbuka dengan dalih tidak ada persetujuan manajemen terkait unggahan promosi tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukannya mereda, kecaman justru semakin gencar. Ya pakai logika saja. Sangat tidak logis ketika \u201ctim kreatif\u201d bikin promosi bodoh seperti itu tanpa supervisi dari manajemen. Mana masuk akal seorang desainer grafis, merancang poster dua botol alkohol berlabelkan nama Muhammad dan Maria tanpa melewati diskusi atau rapat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang admin Instagram, nggak mungkin secara percaya diri mengunggah poster tersebut dengan caption berhuruf kapital yang menyebutkan, \u201cBILANGIN KE MUHAMMAD DAN MARIA DISURUH KE HOLYWINGS SEKARANG JUGA!\u201d tanpa mendapat lampu hijau dari manajemen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Normalnya, setiap strategi promosi selalu membutuhkan persetujuan manajemen. Nggak mungkin tim promosi seenak jidat mengunggah konten tanpa konsultasi dengan atasan. Apalagi di brand bisnis sebesar mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buntut panjangnya, <a href=\"https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-6147231\/7-fakta-promo-minuman-untuk-muhammad-holywings-berujung-jerat-pidana\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">enam staf dari tim promosi ditetapkan sebagai tersangka<\/a> oleh pihak kepolisian. Sementara para atasan yang seharusnya bertanggung jawab malah angkat tangan dan lolos dari jeratan hukum. Aneh sekali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh sebab itu, sekarang, strategi bad publicity is still publicity nggak bakal berlaku buat Holywings. Bad publicity is still bad publicity yang akan berlaku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yah, meskipun begitu, meskipun tumpukan kebodohan semakin tinggi, nama Holywings akan tetap bertahan. Adalah sensasi yang membuat brand mereka bertahan. Sisi sensasi juga yang membuat artis-artis kebelet viral bernafsu menjadikan brand aneh itu sebagai kendaraan. Followers mereka akan tetap meramaikan, tetap iya-iya saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Prabu Haryo Pamungkas<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/memprediksi-isi-dm-jrx-setelah-tirta-muncul-di-holywings\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Memprediksi Isi DM JRX Setelah Tirta Muncul di Holywings<\/a>.<br \/>\n<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aneh banget.<\/p>\n","protected":false},"author":1867,"featured_media":181777,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[4122,16038,12107,1347,2151],"class_list":["post-181738","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-artis-indonesia","tag-bad-publicity-is-still-publicity","tag-holywings","tag-hotman-paris","tag-nikita-mirzani"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181738","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1867"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=181738"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181738\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/181777"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=181738"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=181738"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=181738"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}