{"id":181354,"date":"2022-06-22T09:14:01","date_gmt":"2022-06-22T02:14:01","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=181354"},"modified":"2022-06-22T15:04:37","modified_gmt":"2022-06-22T08:04:37","slug":"nasida-ria-diam-jadi-legenda-bergerak-menggemparkan-eropa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nasida-ria-diam-jadi-legenda-bergerak-menggemparkan-eropa\/","title":{"rendered":"Nasida Ria: Diam Jadi legenda, Bergerak Menggemparkan Eropa"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cNanti kalau saya udah ndak ada terus piye yo, gimana yo,&#8221; kata <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/betapa-pentingnya-megawati-bagi-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Megawati<\/a> di sebuah forum. Kalimat tersebut dicibir banyak orang. Megawati dianggap \u201cberlebihan\u201d karena Indonesia akan baik-baik saja. Masih banyak, kok, yang peduli dengan kondisi negeri ini, salah satunya Nasida Ria.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak cuma kondisi Indonesia, Nasida Ria bahkan peduli dengan perdamaian dunia. Lagu-lagu mereka sudah menjadi etalase terbaik untuk menegaskan bahwa ada sebuah grup dari Semarang dengan kepedulian tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diam jadi legenda, bergerak menggemparkan Eropa. Itulah yang terjadi belum lama ini. Sebuah grup legendaris dari Indonesia, yang gaungnya dianggap sudah mulai pudar. Namun, jangan salah, begitu \u201cbergerak\u201d, mereka mengguncang Eropa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nasida Ria tampil sebagai pembuka di acara seni akbar kelas dunia bernama &#8220;<a href=\"https:\/\/banten.suara.com\/read\/2022\/06\/22\/081500\/bikin-bule-bergoyang-5-momen-grup-kasidah-nasida-ria-tampil-di-jerman\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Documenta Fifteen<\/a>&#8221; yang dihelat di Jerman. Baru cek suara saja sudah banyak pengunjung yang terkesima. Beberapa tertangkap kamera sampai bergoyang, meski nggak paham lirik dan corak musiknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iya. Bukan crazy rich, bukan artis yang nikah sama orang asing, bukan selebritis cerdas lulusan universitas kelas dunia. Bukan itu semua yang bisa dengan mudah menyampaikan pesan perdamaian ke penjuru dunia secara langsung. Sebuah kearifan lokal bernama Nasida Ria yang berhasil melakukannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diam jadi legenda, bergerak menggemparkan Eropa. Saya rasa, Ibu Megawati nggak perlu sampai khawatir. Jika, mohon maaf, suatu saat nanti Ibu Mega nggak bisa lagi berkarya untuk Indonesia, sudah ada yang \u201cmeneruskan\u201d. Bahkan, sekali lagi maaf, lebih mudah diterima oleh semua golongan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kepergian Ibu Mega tentu akan ditangisi oleh Indonesia. Namun, Nusantara bisa dengan mudah move on karena sudah ada yang meneruskan. Mungkin kader <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/walau-sama-sama-merah-dan-ada-logo-bantengnya-pdip-beda-dengan-gmni-jangan-disamakan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PDIP<\/a> akan sangat kehilangan, tapi jangan terlalu larut karena Indonesia punya kearifan lokal dengan daya pikat luar biasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hebatnya, Indonesia nggak perlu mencari atau menduplikasi \u201ckearifan lokal\u201d dari luar. Nasida Ria, super group yang sudah berdiri sejak 1975 ini bisa diandalkan, kok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dulu, di awal 2000an, mereka sempat populer untuk kemudian kehilangan gaungnya. Namun, beberapa tahun terakhir, pesona Nasida Ria ternyata masih kuat. Nama besar mereka masih bersemayam di benak rakyat Indonesia. Dari wong cilik, sampai pembesar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buktinya, mereka sampai diundang ke Jerman untuk menjadi pembuka sebuah festival kelas dunia. Mereka, yang beranggotakan Rien Djamain (bass gitar), Afuwah (kendang), Nadhiroh (biola), Nurhayati (biola), Sofiatun (keyboard), Hamidah (seruling), Nurjanah (gitar), Uswatun Hasanah (gitar), Titik Mukaromah (gitar), Siti Romnah (piano), dan Thowiyah (kendang) tidak akan mengecewakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sembilan perempuan hebat ini berani menyuarakan pesan perdamaian di penjuru Eropa. Lagu-lagu mereka, yang dirancang dengan judul menghentak, bakal jadi orasi terbaik. Lewat nomor \u201cKebaikan Tanpa Sekat\u201d, \u201cDamailah Palestina\u201d, \u201cDunia Dalam Berita\u201d, hingga \u201cBom Nuklir\u201d, Nasida Ria berusaha mengingatkan dunia akan pentingnya kasih sayang dan nikmatnya damai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh sebab itu, dear Ibu Mega yang kata <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pak-jokowi-ajak-benci-produk-luar-negeri-dan-rakyat-menunggu-giveaway-gucci\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pak Jokowi<\/a> aura kecantikannya nggak pernah pudar, Anda nggak perlu khawatir, kok. Sehebat-hebatnya elektabilitas Ibu, karya dan kerja Ibu hanya akan membekas untuk partai saja, tidak untuk seluruh rakyat Indonesia, apalagi dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bandingkan dengan sembilan emak-emak yang sangat rendah hati dan tidak sombong ini. Di tengah gempuran musik ambyar yang menghiasi gendang telinga masyarakat Indonesia, mereka terus berkarya atas dasar memperkuat kearifan lokal sebagai seruan perdamaian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah-tengah konflik yang terjadi di Eropa antara Rusia dan Ukraina yang tak kunjung usai, gempuran roket maupun rudal yang berseliweran, sembilan emak-emak ini dengan lantang membawakan sebuah lagu &#8220;Perdamaian&#8221; yang intinya mengkampanyekan pesan damai untuk semua golongan tanpa pandang bulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka menutup penampilan memukau dengan &#8220;Bom Nuklir&#8221;. Mereka menggambarkan betapa bahayanya sebuah senjata pemusnah massal. Bukan hanya tentara yang jadi korban, tapi juga rakyat sipil yang tidak punya dosa dan tidak menghendaki perang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atas sepak terjangnya ini, Nasida Ria berhasil menggoyang Eropa dan dunia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><iframe title=\"YouTube video player\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/MzFTYNxGHPo\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Atho Sabili M.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Yamadipati Seno<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/water-seven-dan-pekalongan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Water Seven dan Pekalongan Itu Sama, Sama-sama Hampir Tenggelam<\/a>.<br \/>\n<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diam jadi legenda, bergerak menggemparkan dunia.<\/p>\n","protected":false},"author":1718,"featured_media":181371,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13084],"tags":[559,15992,852,295],"class_list":["post-181354","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-musik","tag-jokowi","tag-kasidahan","tag-megawati","tag-nasida-ria"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181354","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1718"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=181354"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181354\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/181371"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=181354"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=181354"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=181354"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}