{"id":179248,"date":"2022-06-05T13:00:16","date_gmt":"2022-06-05T06:00:16","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=179248"},"modified":"2022-06-05T02:28:11","modified_gmt":"2022-06-04T19:28:11","slug":"jurus-kapal-api-bertahan-di-tengah-gempuran-bisnis-kopi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jurus-kapal-api-bertahan-di-tengah-gempuran-bisnis-kopi\/","title":{"rendered":"Jurus Kapal Api Bertahan di Tengah Gempuran Bisnis Kopi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya pernah dengar guyonan kayak gini, \u201cKapal Api di tangan kiri, skripsi di tangan kanan, hanya jodoh yang masih di tangan Tuhan.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak, itu bercanda saja. Sebenernya, saya mau bicara tentang Kapal Api, brand kopi yang amat terkenal. Bicara kopi, pasti kita akan mengingat merek ini. Merek kekinian tetap kalah ketimbang merek ini. Serius, coba nanya berbagai kalangan umur, Kapal Api tetep jadi yang paling dikenal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saking terkenalnya, Kapal Api pernah menguasai <a href=\"https:\/\/kemenperin.go.id\/artikel\/15397\/Santos-Jaya-Klaim-Kuasai-Pangsa-60\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">60 persen pasar kopi<\/a>. Ngeri kan? Ngeriii.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, di masa kini, pesaing merek ini sudah begitu banyak. Terlalu banyak malah. Tapi, tetap saja, merek ini tetap berjaya dan saya pikir, tetap susah tersaingi. Ada dua hal yang bikin merek ini tetap berkibar di tengah gempuran kopi instan kekinian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, menerapkan konsep kaizen. Artinya, inovasi yang mereka lakukan berkesinambungan alias terus menerus untuk menjadi entitas yang lebih baik lagi. Tidak hanya sebatas pada inovasi produk dengan mengeluarkan berbagai rasa, tetapi juga menyasar berbagai segmen dari kemampuan ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan adanya sejumlah produk premium yang diproduksi oleh PT Santos Jaya Abadi selaku produsen Kapal Api. Dengan demikian, peluang mereka untuk menciptakan aliran kas masuk menjadi lebih besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ditambah lagi, mereka kini juga menyasar segmen anak muda. Salah satu strategi yang dieksekusi adalah dengan menggandeng beberapa nama tersohor yang memiliki penggemar di kalangan anak muda. Setelah beberapa tahun silam sempat menggaet Agnes Mo sebagai brand ambassador serta pernah bekerjasama dengan Rachel Venya untuk sebuah iklan, saat ini Kapal Api menunjuk Maudy Ayunda sebagai representatif brand mereka. Strategi ini sungguh tepat sebab Maudy Ayunda dikenal memiliki reputasi terbilang baik di mata publik sekaligus dianggap sebagai sosok yang produktif yang sesuai dengan tagline Kapal Api yaitu \u201csecangkir semangat\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, tak jarang pula mereka meluncurkan podcast dengan bermacam topik yang digandrungi remaja dan dewasa muda seperti perkembangan dunia influencer, investasi, passion, atau karir di dunia hiburan. Narasumbernya pun jelas diambil dari mereka yang memang memiliki followers generasi milenial dan generasi Z yang mana sudah tidak asing dengan pemakaian teknologi. Langkah ini memperjelas bahwa Kapal Api ingin memperluas pasarnya serta menghapus citra kopi sebagai minuman pendamping jaga malam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Singkatnya, mereka inovasi tanpa henti dan paham segmen yang disasar. Pinter ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, perusahaan penghasil Kapal Api menciptakan kolam persaingan mereka sendiri. Dengan kata lain, PT Santos Jaya Abadi tidak hanya meluncurkan Kapal Api sebagai satu-satunya merek kopi bubuk instan mereka. Di lini produk yang sama, perusahaan induk membawahi beberapa merek yang juga sudah tak asing lagi seperti Good Day, Kopi Ya, Excelso, Kopi ABC, maupun Fresco. Perusahaan menyadari, berbekal brand yang kuat saja tidak cukup untuk memenangkan pasar sebab akan selalu ada pemain baru di pasar yang sama. Oleh karena itu, penciptaan banyak merek tersebut dimaksudkan untuk mengepung merek kompetitor di luar produksi perusahaan induk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, tentunya akan ada risiko kanibalisme antarproduk di atas. Namun, uangnya kan tetap balik ke mereka kan? Ya pinter ini mah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pun, strategi itu bisa dibilang berhasil. Hal ini terbukti dari Top Brand Indeks yang mencatatkan bahwa Kapal Api dan ABC kerap bersaing dalam kategori kopi bubuk berampas maupun white coffee.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah strategi Kapal Api untuk tetap berada di puncak dunia kopi Indonesia. Tak heran jika mereka tetap diingat ketika orang bicara kopi, strategi mereka keren sih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bismillah jadi brand ambassador\u2026 Toyota.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Paula Gianita Primasari<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/6-rekomendasi-kopi-saset-seenak-buatan-barista-di-kedai-kopi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">6 Rekomendasi Kopi Saset Seenak Buatan Barista di Kedai Kopi<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kapal Api di tangan kiri, skripsi di tangan kanan, hanya jodoh yang masih di tangan Tuhan.<\/p>\n","protected":false},"author":1777,"featured_media":179265,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"0","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"0","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[11496,5109,6599],"class_list":["post-179248","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-kapal-api","tag-pasar","tag-strategi"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/179248","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1777"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=179248"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/179248\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/179265"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=179248"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=179248"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=179248"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}