{"id":178276,"date":"2022-05-27T10:00:31","date_gmt":"2022-05-27T03:00:31","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=178276"},"modified":"2022-05-27T01:34:20","modified_gmt":"2022-05-26T18:34:20","slug":"sejarah-gunung-sindoro-dan-misteri-suara-sinden-di-jalur-pendakian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sejarah-gunung-sindoro-dan-misteri-suara-sinden-di-jalur-pendakian\/","title":{"rendered":"Sejarah Gunung Sindoro dan Misteri Suara Sinden di Jalur Pendakian"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunung Sindoro ini merupakan gunung berapi aktif di perbatasan Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Kamu yang suka hiking rasanya kurang afdal kalau belum ke sini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat dari sejarahnya, Gunung Sindoro selalu dikaitkan dengan Gunung Sumbing. Konon katanya, dua nama gunung ini merupakan nama dua anak kembar yang menurut cerita warga lokal, jadi sejarah asal muasal dua gunung tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ceritanya bermula dari sebuah keluarga yang memiliki anak laki-laki kembar. Ayah di keluarga tersebut bekerja sebagai petani, sementara sang ibu hanya emak-emak rumahan yang mengurus anak kembarnya itu. Walaupun, kadang-kadang si ibu juga menemani ayah di ladang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rutinitas keluarga ini flat banget. Pagi ya bekerja, siang istirahat, ketika sore beristirahat. Sama seperti kita kalau bekerja di pabrik, bedanya mungkin nggak merasakan sinar matahari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, si anak kembar ini selalu saja gelut. Bahkan untuk masalah sepele pun mereka bertengkar. Ya, wajar sih namanya juga saudara, adik-kakak wajar sering berantem. Tapi, dua anak ini konon selalu berantem walau masalahnya sepele.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sampai suatu hari, karena si ayah kelewat marah, akhirnya menampar kedua anak itu karena terus saja bergelut nggak jelas. Sampai, salah satu dari anak kembar itu robek di bibirnya. Dalam bahasa Jawa disebut \u201cSumbing\u201d. Parah ya, tamparan sekeras apa yang membuat bibir robek?<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_178487\" aria-describedby=\"caption-attachment-178487\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-178487\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Gunung-Sumbing-Shutterstock.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Gunung-Sumbing-Shutterstock.com_.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Gunung-Sumbing-Shutterstock.com_-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Gunung-Sumbing-Shutterstock.com_-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Gunung-Sumbing-Shutterstock.com_-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-178487\" class=\"wp-caption-text\">Gunung Sumbing (Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sampai pada akhirnya, nama dua anak kembar itu diabadikan dalam sebuah gunung yang berdampingan, yaitu Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunung Sindoro mendeskripsi sebagai anak yang santun. Sebab, dalam dalam bahasa Jawa kata \u201cNdoro\u201d ini artinya sopan, makanya disebutnya Si Ndoro. Sementara Gunung Sumbing mendeskripsikan satu anak yang bibirnya robek akibat tamparan ayah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entah benar atau tidak. Yang pasti, cerita rakyat ini diyakini warga lokal sebagai sejarah asal mula mengapa dua gunung tersebut dinamai Sindoro dan Sumbing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Soal sejarah letusan gunung ini, hampir tidak pernah ada catatan mengenai letusan pertama Gunung Sindoro. Tapi, konon katanya letusan pertama gunung ini terjadi pada abad 19 masehi. Seperti yang tertulis di buku IPS anak sekolah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat kamu yang pernah mendaki Gunung Sindoro, pasti tahu jalur pendakian via Alang-Alang di Anggrunggondok, Kecamatan Kretek, Kabupaten Wonosobo. Konon jalur ini memiliki suasana mistis yang kental dan bisa bikin bergidik. Banyak orang yang mengaku punya pengalaman mistis di gunung ini. Tapi, paling terkenal adalah cerita mistis pendaki bernama Anastasya.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_178484\" aria-describedby=\"caption-attachment-178484\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-178484\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Sindoro-tampak-atas-Shutterstock.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Sindoro-tampak-atas-Shutterstock.com_.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Sindoro-tampak-atas-Shutterstock.com_-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Sindoro-tampak-atas-Shutterstock.com_-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Sindoro-tampak-atas-Shutterstock.com_-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-178484\" class=\"wp-caption-text\">Sindoro tampak atas (Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut beberapa sumber berita, ada seorang pendaki perempuan bernama Anastasya bersama tiga rekannya diceritakan mendaki Gunung Sindoro pada 3-4 Agustus 2019 lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, sekitar jam 13.00, para pendaki itu turun dari Pos III. Tapi, Mbak Anastasya ini merasakan hal aneh ketika mendekati plang bernomor 13. Dia merasa ada yang mengikutinya sampai badannya terasa berat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesampainya di plang nomor 12, kaki si Mbak Anastasya ini tiba-tiba sakit, perih, dan tentunya berat. Mungkin kalian mikirnya \u201cah palingan juga lecet\u201d. Tapi, anehnya tidak ada luka sama sekali di kaki si mbak ini. Setelah memaksakan berjalan karena merasa kuat, akhirnya Mbak Anastasya ini menyerah juga. Ia pun meminta istirahat bersama rekan-rekannya itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, ada salah satu teman mbak ini, bernama Afrizal, pergi dulu buat memenuhi persediaan air ke mata air terdekat. Tapi, ditunggu berjam-jam si Afrizal ini kok nggak balik-balik. Alhasil, paniklah dua temannya yang menunggu air tersebut dan menyusul temannya ke mata air.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukannya melihat Afrizal, Mbak Anastasya malah melihat sosok hitam setinggi pohon pinus dengan badan yang besar. Jaraknya sekitar 5 meter dari tempat Anastasya mengisi air minum. Konon, sosok itu pakai jubah putih sampai menyentuh tanah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kata warga sekitar, sosok itu memang kerap menampakan diri kalau ada yang mengganggunya. Bahkan, katanya sakitnya si Mbak Anastasya ini pasti akan hilang dengan sendirinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, si Afrizal juga mengaku sempat nggak bisa ngelihat teman-temannya pas sampe ke mata air. Kayak, pandangannya itu dibikin nggak jelas. Malah, si Afrizal ini mendengar suara pesinden yang melantunkan lagu Jawa. Padahal, mana ada yang mau nyinden tengah hutan?<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_178485\" aria-describedby=\"caption-attachment-178485\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-178485\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Sinden-Sumitro-Moo-via-Shutterstock.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Sinden-Sumitro-Moo-via-Shutterstock.com_.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Sinden-Sumitro-Moo-via-Shutterstock.com_-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Sinden-Sumitro-Moo-via-Shutterstock.com_-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Sinden-Sumitro-Moo-via-Shutterstock.com_-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-178485\" class=\"wp-caption-text\">Sinden (Sumitro Moo via Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain dua hal ghaib tersebut, suasana mistis Gunung Sindoro juga ada di bunga edelweis yang konon katanya merupakan bunga abadi. Bunga ini, menurut cerita warga lokal, dijaga oleh para bidadari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, bunga edelweis itu punya harum yang bisa mengalahkan parfum mahal, apalagi iklan deterjen yang ngaku seharum parfum mahal. Selain itu, bunga itu bisa bertahan selama 3 tahun. Maka dari itu, bunga tersebut dianggap \u201cabadi\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, gimana? Berani buat naik ke Gunung Sindoro. Ya, intinya kalau mau naik gunung jangan ngadi-ngadi deh, kalau sudah keganggu hal ghaib kan berabe juga.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Muhammad Afsal Fauzan S<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-acara-komedi-televisi-yang-legendaris\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Acara Komedi Televisi yang Legendaris Tahun 2000-an<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Udah pernah ke sini?<\/p>\n","protected":false},"author":1184,"featured_media":178486,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1329,1944,14750,14751],"class_list":["post-178276","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-mistis","tag-sejarah","tag-sindoro","tag-sumbing"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178276","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1184"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=178276"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178276\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/178486"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=178276"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=178276"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=178276"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}