{"id":177400,"date":"2022-05-21T09:00:04","date_gmt":"2022-05-21T02:00:04","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=177400"},"modified":"2022-05-21T01:10:27","modified_gmt":"2022-05-20T18:10:27","slug":"surat-terbuka-untuk-seluruh-pendukung-liverpool-apa-pun-hasilnya-tetaplah-jatuh-cinta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/surat-terbuka-untuk-seluruh-pendukung-liverpool-apa-pun-hasilnya-tetaplah-jatuh-cinta\/","title":{"rendered":"Surat Terbuka untuk Seluruh Pendukung Liverpool: Apa pun Hasilnya, Tetaplah Jatuh Cinta"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah pesta tentang Liverpool yang memenangkan Piala FA di media sosialmu sudah surut? Sudah tidak ada lagi tweet yang bisa kau retweet? Apakah story Instagram tentang Jordan Henderson yang angkat piala sudah kedaluwarsa? Kalau sudah, mari kita membicarakan banyak hal tentang Liverpool, tim yang kita cintai, walau kadang membuat tangis juga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada saat tulisan ini dibuat, West Ham berhasil menahan imbang Manchester City. Itu tandanya, masih ada asa untuk menjadi juara di Inggris. Kita semua tahu, sebagai fans Liverpool, haram hukumnya menyerah ketika pertarungan belum usai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hukum judi paling awam, jika kesempatan menang sudah menipis, lapangkan hati untuk menyerah. Namun, sebagai fans Liverpool seperti kita, teori judi paling purba seperti itu memang layak untuk ditertawai. Bahkan, pada masa Mario Balotelli, Rickie Lambert, dan Fabio Borini, di Liverpool, yang kesempatan untuk menang saja sudah minus, kita tetap tegak walau hati ambyar juga.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_177912\" aria-describedby=\"caption-attachment-177912\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-177912\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Madrid-2019-Cosmin-Iftode-via-Shutterstock.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Madrid-2019-Cosmin-Iftode-via-Shutterstock.com_.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Madrid-2019-Cosmin-Iftode-via-Shutterstock.com_-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Madrid-2019-Cosmin-Iftode-via-Shutterstock.com_-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Madrid-2019-Cosmin-Iftode-via-Shutterstock.com_-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-177912\" class=\"wp-caption-text\">Madrid 2019 (Cosmin Iftode via Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berharap lantas kecewa, memang sudah makanan pokok bagi kita. Andai saja ketika era Rafa Benitez tidak ada Sir Alex Ferguson atau era Juergen Klopp tidak ada Pep Guardiola, mungkin kita lebih cepat memeluk trofi Liga Inggris.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, kata \u201candai\u201d dan fans Liverpool di era itu, layaknya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Romeo and Juliet<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karangan <a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/William_Shakespeare\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Shakespeare<\/a> yang ditutup dengan adegan menenggak racun. Arti lain, andai-demi-andai yang di pikiran pendukung, merangsek masuk ketika tim ini sedang mengalami paceklik yang berkepanjangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belakangan ini, Liverpool seperti sedang melengkapi kepingan mimpi pendukung mereka yang sempat hilang. Menjuarai Piala Liga, Piala FA, masuk ke final Liga Champions, hingga bersaing dengan City di Liga Inggris, adakah saat-saat yang lebih menyenangkan menjadi pendukung tim ini?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seminggu lagi, Liverpool akan bentrok dengan Real Madrid di Paris. Dalam ajang Final Liga Champions yang tentu saja menjadi incaran utama tim-tim Eropa. Madrid memang pernah membuat kita kesakitan. Final di Kiev 2018 silam, belum kering lukanya. Blunder Loris Karius, ibarat garam yang sengaja ditebar untuk membuat luka makin perih.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_166771\" aria-describedby=\"caption-attachment-166771\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-166771\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Final-Kyiv-2018.-Real-Madrid-threepeat.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Final-Kyiv-2018.-Real-Madrid-threepeat.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Final-Kyiv-2018.-Real-Madrid-threepeat-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Final-Kyiv-2018.-Real-Madrid-threepeat-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Final-Kyiv-2018.-Real-Madrid-threepeat-560x354.jpg 560w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Final-Kyiv-2018.-Real-Madrid-threepeat-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-166771\" class=\"wp-caption-text\">Final Kyiv 2018. Real Madrid threepeat (Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entah kenapa, sebagian dari kita memilih Madrid sebagai lawan di final ketimbang City. Melawan Madrid, itu tak pernah mudah\u2014atau bisa dikatakan selalu susah. Liverpool memang pernah menang melawan Madrid di final, tempatnya pun sama di Paris, namun itu adalah tahun 1980. Sejelek apa pun musim yang dilakoni Madrid, tim itu selalu bertanding kesetanan di Liga Champions, seakan kompetisi ini adalah lahan farming buat mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi Madrid kali ini diarsiteki Carlo Ancelotti. Masih ingat dengan Revenge Athens 2007 silam? Rekor Don Carlo di ajang ini pun bisa dikatakan baik. Kombinasi pelatih dengan riwayat baik di laga final dan sebuah tim dengan DNA Eropa yang kuat, apakah masih layak meremehkan Madrid?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ditambah Madrid sudah bisa dikatakan \u201csantai\u201d di La Liga. Saat yang tepat bagi mereka untuk mencoba dan meramu strategi terbaik, pun menyimpan pemain andalan. Sedang kita, imbang di liga saja sudah bisa dikatakan tamat. Bukan masalah tradisi juara Madrid saja, namun juga faktor stamina.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kembali lagi, selama pertarungan belum kelar, haram hukumnya untuk kita menyerah. Jika pun kalah, musim depan kita akan tetap mencintai tim ini, kan? Seperti orang yang sedang dimabuk cinta. Bedanya dengan kita, tiap musim adalah jatuh cinta yang amat dalam kepada Liverpool.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika saya mengatakan mencintai Liverpool adalah cinta pertama kita, apakah kalian setuju? Seorang gadis yang kita sayang bisa pergi begitu saja meninggalkan kita, namun Liverpool tidak akan pergi ke mana-mana. Walau Seringnya membuat kita kecewa, jatuh, menangis. Namun, Liverpool mengajarkan bahwa kesedihan tak akan berlangsung selamanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih ada dua kesempatan untuk angkat piala, ya? Dua yang sudah didapat dan dua yang masih bisa untuk kita angkat. Kita tentu saja ingat, tahun-tahun di mana angkat satu piala saja sudah cukup. Piala Liga pada tahun 2012 kontra Cardiff City saja sudah bikin menangis. Hari-hari menjemukan di mana lawan Bournemouth saja pincang, sekarang kita bersua dengan raksasa bernama Madrid dan City.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Besok, apa pun itu hasilnya, pencapaian tahun ini bagi Liverpool layak untuk dijadikan kisah. Kisah yang akan dihaturkan kepada siapa pun, bahwa mendukung tim ini begitu menyenangkan. Setidaknya, masih ada dua laga di depan. Selagi mata masih bisa untuk melihat, kuping untuk mendengar, dan suara untuk bersorak, adakah yang lebih indah dari menyanyikan You Will Never Walk Alone\u201d bersama-sama?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari selesaikan musim ini dengan kepala tegak. Apa pun hasilnya, apa pun konsekuensinya, setidaknya, kita pernah mencoba. Liverpool mengajarkan jangan pernah berhenti mencoba sebelum kemungkinan itu sudah mati dan habis.<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"YouTube video player\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EEFf5H4wuRc\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p>Penulis: Gusti Aditya<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rodrygo-the-starboy\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rodrygo, The Starboy<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tetaplah jatuh cinta.<\/p>\n","protected":false},"author":130,"featured_media":177913,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12904],"tags":[139,131,13098,1953],"class_list":["post-177400","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga","tag-liga-champions","tag-liverpool","tag-pilihan-redaksi","tag-real-madrid"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177400","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/130"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=177400"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177400\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/177913"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=177400"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=177400"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=177400"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}