{"id":176266,"date":"2022-05-10T15:00:54","date_gmt":"2022-05-10T08:00:54","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=176266"},"modified":"2022-05-10T08:53:36","modified_gmt":"2022-05-10T01:53:36","slug":"10-kutipan-paling-relatable-dari-my-liberation-notes","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/10-kutipan-paling-relatable-dari-my-liberation-notes\/","title":{"rendered":"10 Kutipan Paling Relatable dari My Liberation Notes"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>My Liberation Notes<\/em> mengandung banyak pelajaran hidup kalau kita mau mengamatinya pelan-pelan. Setiap episode memiliki banyak dialog bermakna, baik itu yang berupa keluhan, penolakan, atau bahkan pengakuan terhadap kondisi diri. Tanpa banyak berbasa-basi, ini dia 10 kutipan paling relatable dari drama Korea <em>My Liberation Notes.<\/em><\/span><\/p>\n<h4><strong>#1 \u201cHidup adalah serangkaian hal memalukan. Hidup sudah memalukan sejak kau lahir. Kau terlahir telanjang.\u201d \u2013 Yeom Chang Hee<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perkataan Chang Hee ini ngena banget karena memang benar. Beberapa orang, mungkin sebagian besar, merasa bahwa mereka hidup dalam kondisi yang memalukan atau terpaksa melakukan hal-hal memalukan untuk bertahan hidup. Ternyata menurut Chang Hee, sejak lahir hidup memang sudah memalukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><strong>#2 &#8220;Aku tidak amat sengsara, tapi aku juga tidak bahagia.&#8221; \u2013 Yeom Mi Jeong<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hidup Mi Jeong mungkin sama dengan kita, biasa-biasa saja. Sedih nggak, bahagia juga nggak. Hidup orang biasa seperti kita bisa sangat melelahkan karena kita sering bingung ingin memperjuangkan apa.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_176272\" aria-describedby=\"caption-attachment-176272\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-176272\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Screenshot_2022-05-10-08-38-12-995_com.instagram.android.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Screenshot_2022-05-10-08-38-12-995_com.instagram.android.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Screenshot_2022-05-10-08-38-12-995_com.instagram.android-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Screenshot_2022-05-10-08-38-12-995_com.instagram.android-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Screenshot_2022-05-10-08-38-12-995_com.instagram.android-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-176272\" class=\"wp-caption-text\">Yeom Mi Jeong (Akun Instagram Netflix Korea)<\/figcaption><\/figure>\n<h4><strong>#3 &#8220;Aku tidak tahu di mana aku terkurung, tetapi aku ingin membebaskan diri.&#8221; \u2013 Yeom Mi Jeong<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perkataan Mi Jeong ini mewakili banyak orang yang memperjuangkan kebebasan tanpa tahu di mana dia terkurung dalam hidup. Yang mereka tahu hanya mereka merasa hidup terkurung. Mungkin kurungannya adalah hidup itu sendiri sehingga untuk bebas kita perlu menciptakan kehidupan yang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><strong>#4 &#8220;Karena aku terus mengencani perempuan saat masih memiliki dilema hidup, hubunganku selalu kandas.&#8221; \u2013 Yeom Chang Hee<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Intinya, Chang Hee pengin bilang, kalau kita belum selesai dengan urusan pribadi, baiknya jangan mengambil risiko untuk pacaran. Sebab pacaran bisa jadi sangat melelahkan di satu sisi, walau mungkin kita akan mendapatkan hal baik juga.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><strong>#5 \u201cMenghapusnya tidak akan membuatku melupakan apa yang terjadi. Aku hanya harus menanggungnya.\u201d \u2013 Oh Du Hwan<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa pun yang terjadi di masa lalu tidak akan bisa kita hapus. Itu kekal. Namun, waktu bisa menyembuhkan luka dari hal-hal menyakitkan. Maka dari itu, kita hanya harus menanggungnya sampai batas waktu tertentu. Sabar!\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><strong>#6 &#8220;Aku hanya ingin ditelepon seseorang dan menceritakan hal apa pun itu. Bukan berbicara agar orang-orang sadar akan keberadaanku tetapi untuk bersantai.&#8221; \u2013 Yeom Gi Jeong<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkadang kita hanya ingin merebahkan semua beban pikiran dengan bersantai bersama seseorang, siapa pun itu. Kita cuma perlu ngobrol <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ngalor ngidul, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">lalu sudah. Besoknya kita jadi orang yang baru, dan kembali berharap ada seseorang yang menelpon kita hanya untuk basa-basi.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_176275\" aria-describedby=\"caption-attachment-176275\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-176275\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Screenshot_2022-05-10-08-42-55-832_com.instagram.android.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Screenshot_2022-05-10-08-42-55-832_com.instagram.android.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Screenshot_2022-05-10-08-42-55-832_com.instagram.android-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Screenshot_2022-05-10-08-42-55-832_com.instagram.android-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Screenshot_2022-05-10-08-42-55-832_com.instagram.android-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-176275\" class=\"wp-caption-text\">Yeom Gi Jeong (Akun Instagram JTBC Drama)<\/figcaption><\/figure>\n<h4><strong>#7 &#8220;Kenapa aku harus merasa kasihan padamu ketika aku seharusnya mengasihani diriku sendiri?&#8221; \u2013 Yeom Gi Jeong<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa pada titik tertentu kita merasa kasihan terhadap orang lain ketika diri kita butuh dikasihani? Yang dikatakan Gi Jeong ini bisa jadi punya makna &#8220;lebih sulit melihat ke dalam diri sendiri ketimbang diri orang lain&#8221; atau merupakan sebuah penolakan untuk mengakui bahwa diri kita rapuh.<\/span><\/p>\n<h4><strong>#8 \u201cJadi begini rasanya tidak punya orang tua. Rasanya seperti aku kehilangan salah satu lenganku ketika kehilangan ayah. Ketika ibuku meninggal, rasanya kedua lenganku ikut hilang.\u201d \u2013 Cho Tae Hun<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cho Tae Hun mewakili perasaan banyak orang. Ditinggal orang tua di usia muda adalah sesuatu yang berat untuk ditanggung. Orang tua adalah pendukung pertama kita sebelum siapa pun. Di saat orang lain tumbuh dari kasih sayang orang tua, kita tumbuh dari perjuangan merelakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_176273\" aria-describedby=\"caption-attachment-176273\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-176273\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Screenshot_2022-05-10-08-42-23-377_com.instagram.android.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Screenshot_2022-05-10-08-42-23-377_com.instagram.android.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Screenshot_2022-05-10-08-42-23-377_com.instagram.android-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Screenshot_2022-05-10-08-42-23-377_com.instagram.android-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Screenshot_2022-05-10-08-42-23-377_com.instagram.android-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-176273\" class=\"wp-caption-text\">Pak Gu dan Yeom Mi Jeong (Akun Instagram JTBC Drama)<\/figcaption><\/figure>\n<h4><strong>#9 \u201cMengakhiri semuanya dengan indah? Jangan membuatku tertawa. Tidak ada perpisahan yang indah.\u201d \u2013 Yeom Chang Hee<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak ada ceritanya tuh putus baik-baik kalau kata Chang Hee. Perpisahan pasti selalu menyakitkan meski jika perpisahan itu direncanakan. Dan sialnya, walaupun kita mati-matian mempersiapkan perpisahan, ujungnya nangis juga.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><strong>#10 &#8220;Jika kau menyukai seseorang, hal pertama yang kau lakukan adalah mencari tahu di mana dia tinggal.&#8221; \u2013 Oh Du Hwan<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konteksnya adalah Du Hwan dan Chang Hee sedang membicarakan tempat tinggal mereka, Sanpo, yang jauh dari pusat kota. Chang Hee baru diputusin Ye Rin saat itu, dan Chang Hee menganggap Ye Rin memutuskan hubungan dengannya karena dia orang kampung. Padahal bukan itu yang dimaksud Ye Rin. Kutipan di atas ingin menekankan bahwa sebelum menyukai seseorang, sebaiknya tahu dia orang &#8220;sama&#8221; dengan kita atau bukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu dia 10 kutipan paling relatable dari drama <em>My Liberation Notes<\/em>. Dramanya masih nangkring di Netflix, ya~<\/span><\/p>\n<p>Penulis:\u00a0<span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Rizal Nurhadiansyah&quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:513,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0}\">Rizal Nurhadiansyah<\/span><br \/>\nEditor: Audian Laili<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mau-dibawa-ke-mana-hubungan-yeom-mi-jeong-dan-mr-gu-dalam-my-liberation-notes\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mau Dibawa ke Mana Hubungan Yeom Mi Jeong dan Mr. Gu dalam My Liberation Notes?<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Untuk temani hari surammu.<\/p>\n","protected":false},"author":1693,"featured_media":176271,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13118],"tags":[1293,5192,15409],"class_list":["post-176266","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-serial","tag-drama-korea","tag-kutipan","tag-my-liberation-notes"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176266","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1693"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=176266"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176266\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/176271"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=176266"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=176266"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=176266"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}