{"id":175950,"date":"2022-05-07T14:00:29","date_gmt":"2022-05-07T07:00:29","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=175950"},"modified":"2022-05-07T13:50:39","modified_gmt":"2022-05-07T06:50:39","slug":"niat-baik-di-balik-jalan-rusak-yang-tak-kunjung-diperbaiki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/niat-baik-di-balik-jalan-rusak-yang-tak-kunjung-diperbaiki\/","title":{"rendered":"Niat Baik di Balik Jalan Rusak yang Tak Kunjung Diperbaiki"},"content":{"rendered":"<p><em>Jangan suuzan, jalan rusak nggak kunjung diperbaiki itu ada maksudnya<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entah disengaja atau tidak, semua tindakan pasti terselip maksud baik di dalamnya. Termasuk perlakuan acuh membiarkan jalan-jalan rusak tanpa adanya perbaikan ndang satset oleh dinas terkait. Mau jalan udah kayak obstacles Ninja Warrior masih aja nggak dibenerin tuh jalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang ya, bicara soal jalan rusak yang ada di negara ini kayak nggak ada selesainya. Lha gimana mau selesai kalau ada kejadian baru selesai diperbaiki tapi sebulan kemudian rusak lagi \u2013 biasanya terjadi di jalan-jalan kampung. Kualitas perbaikannya sungguh baik, bukan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Model jalan yang amburadul lantas sukses bikin yang lewat ngelus dada dan sedikit sambat karena \u201ckaki-kaki\u201d kendaraannya makin cepat rusak gara-gara jalanan tersebut.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_175830\" aria-describedby=\"caption-attachment-175830\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-175830\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Jalan-remuk-Ainul-Ghurri-via-Shutterstock.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Jalan-remuk-Ainul-Ghurri-via-Shutterstock.com_.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Jalan-remuk-Ainul-Ghurri-via-Shutterstock.com_-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Jalan-remuk-Ainul-Ghurri-via-Shutterstock.com_-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Jalan-remuk-Ainul-Ghurri-via-Shutterstock.com_-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-175830\" class=\"wp-caption-text\">Jalan remuk (Ainul Ghurri via Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, pembiaran yang terjadi agaknya ada maksud baiknya bila ditelaah lebih \u201cguyon\u201d lagi. Apalagi jika dilihat secara saksama dan sesingkat kenangan sama mantan. Dan, sampai di ujung kontemplasi, saya mengambil sisi baik di balik nggak kunjung diperbaikinya jalan-jalan rusak tersebut. Tentu saja, menurut saya dinas terkait punya maksud yang baik kayak berikut ini.<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Sebagai langkah preventif terhadap makin masifnya balap liar<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan mulus dan lurus menjadi idaman pelaku balap liar. Mungkin ini yang ada di pikiran yang punya wewenang memperbaiki. Seperti sudah banyak diketahui juga, hadirnya balap liar sungguh mengkhawatirkan bukan saja untuk yang balapan tapi pengguna jalan yang lain. Udah gitu, sering nutup jalan lagi. Apa nggak bikin keki itu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelbagai cara untuk menuntaskan balap liar sudah dicoba. Dan mungkin saja, tak kunjung dilakukannya perbaikan jalan adalah salah satu cara yang dicoba. Kalau jalan rusak nggak segera diperbaiki, kan nggak ada tuh balap liar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mudah bukan? Bukaaan.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_175830\" aria-describedby=\"caption-attachment-175830\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-175830\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Jalan-remuk-Ainul-Ghurri-via-Shutterstock.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Jalan-remuk-Ainul-Ghurri-via-Shutterstock.com_.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Jalan-remuk-Ainul-Ghurri-via-Shutterstock.com_-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Jalan-remuk-Ainul-Ghurri-via-Shutterstock.com_-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Jalan-remuk-Ainul-Ghurri-via-Shutterstock.com_-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-175830\" class=\"wp-caption-text\">Jalan remuk (Ainul Ghurri via Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<h4><b>#2 Melatih skill berkendara<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melewati jalanan rusak butuh effort dan kehati-hatian lebih juga. Tanyakan saja sama orang yang suka offroad. Pasti mereka menjawab selaras betapa melelahkan melewati jalanan tanpa aspal dan tak beraturan tesebut, tapi di sisi lain skill berkendara mereka bisa makin lihai. Mungkin hal tersebut yang ingin ditumbuhkan dari nggak diperbaikinya jalan-jalan yang rusak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yups, saya rasa, semakin sering melewati jalan rusak, apalagi rusak parah seperti jalur offroad, skill berkendara jadi makin jago. Bakal tahu betul bagaimana memilih sisi jalan biar ban nggak nyangkut, pun tahu memutir grip gas yang pas biar nggak jatuh kelabakan. Skill menekan rem depan\u00a0 dan belakang akan makin terasah. Saking jagonya melakukan pengereman, fitur ABS di motor-motor sekarang bakal nggak begitu dibutuhkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hebat bukan? Bukaaan.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Memaksa pengendara untuk lebih pelan<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jalanan mulus secara nggak langsung bikin orang-orang pengin ngebut, satset waswus salip sana-sini pas naik kendaraan. Istilah anak sekarang kalau naik motor kudu speeding, cornering ala motoGP, dan istilah ugal-ugalan yang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beda cerita kalau jalanannya pada rusak. Anak muda yang mau kebut-kebut pasti mikir-mikir. Riskan kalau dipaksakan ngebut, bukan saja bahaya bagi pengendara tapi buat motornya juga. Tentu saja, motor jadi rentan rusak, terutama kaki-kaki. Tiap panel bodi bakal mengeluarkan suara getar sampai mesin rawan jebol kalau terus-terusan dibawa kebut-kebutan.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_175831\" aria-describedby=\"caption-attachment-175831\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-175831\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Bodi-motor-Supra-yang-hancur-HeriWin-via-Shutterstock.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Bodi-motor-Supra-yang-hancur-HeriWin-via-Shutterstock.com_.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Bodi-motor-Supra-yang-hancur-HeriWin-via-Shutterstock.com_-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Bodi-motor-Supra-yang-hancur-HeriWin-via-Shutterstock.com_-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Bodi-motor-Supra-yang-hancur-HeriWin-via-Shutterstock.com_-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-175831\" class=\"wp-caption-text\">Bodi motor Supra yang hancur (HeriWin via Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekiranya orang-orang yang paham ngebut di jalan rusak sama saja kayak mempercepat kunjungan ke akhirat. Mau nggak mau pengendara bakal memelankan kendaraannya. Pokoknya jargon alon-alon asal kelakon jadi bergema di tengah lubang jalan yang terus menganga. Pun, berkendara itu enaknya santai, pelan-pelan sambil menikmati perjalanan. Cara berkendara yang santai bikin parts motor juga makin awet. Iya, nggak?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jalanan rusak yang terus dibiarkan tanpa adanya perbaikan serius, sedikit banyak memiliki maksud baik. So, nggak perlu sambat lagi saat jalan-jalan di sekitar Anda rusak parah dan tak kunjung dibenerin. Hal tersebut memang disengaja oleh orang-orang yang punya wewenang atasnya. Tentu saja demi kebaikan bersama. Kalau saya nggak salah sih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepertinya sih, saya salah~<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Budi<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bekerja-kok-untuk-duit-aneh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bekerja Kok untuk Duit, Aneh<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jangan suuzan ya klean.<\/p>\n","protected":false},"author":1041,"featured_media":175988,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[8961,281,333],"class_list":["post-175950","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-jalan-rusak","tag-kendaraan","tag-motor"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175950","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1041"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=175950"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175950\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/175988"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=175950"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=175950"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=175950"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}