{"id":175805,"date":"2022-05-05T09:00:34","date_gmt":"2022-05-05T02:00:34","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=175805"},"modified":"2022-05-05T05:00:14","modified_gmt":"2022-05-04T22:00:14","slug":"potong-kebo-andilan-tradisi-lebaran-betawi-yang-mulai-pudar-tergerus-zaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/potong-kebo-andilan-tradisi-lebaran-betawi-yang-mulai-pudar-tergerus-zaman\/","title":{"rendered":"Potong Kebo Andilan, Tradisi Lebaran Betawi yang Mulai Pudar Tergerus Zaman"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selepas menunaikan amanah nge-MC salat Idulfitri 1443 H, saya langsung bergerak ke ke rumah ibu mertua di Bekasi. Selain menyusul istri dan anak-anak yang telah mendahului beberapa hari sebelumnya, perut saya juga sudah keroncongan tak tahan ingin segera menyantap semur daging kebo (kerbau) masakan ibu mertua. Ya, bahannya memang daging kebo hasil potong kebo andilan, sebuah tradisi Lebaran Betawi yang sudah jarang ditemukan di Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu porsi ketupat dikolaborasi semur daging kebo plus sayur godog pepaya, sambal tumis, topping bawang goreng serta kerupuk kulit, ludes tak bersisa saya habiskan. Tak lama ibu mertua saya telah menyiapkan segelas kopi hitam ditemani biji ketapang, dodol, dan tape uli. Duh, nikmat mana lagi yang \u2018kan kudustakan mempunyai ibu mertua sebaik ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak lama istri saya pun ikut bergabung bersama kakak-kakaknya. Lantas sudah menjadi kebiasaan ibu mertua setiap kumpul Lebaran, bercerita tentang masa lalu. Kali ini bertopik tradisi potong kebo andilan yang sudah mewujud menjadi semur daging kebo yang saya santap barusan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut beliau tradisi andilan ini telah lama menjadi tradisi sejak belio kecil di kalangan masyarakat Betawi dan konsisten diteruskan hingga belio seusia kini. Bedanya dulu sekarang belio sudah pindah ke Bekasi.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_170142\" aria-describedby=\"caption-attachment-170142\" style=\"width: 810px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-170142\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Greg-PW-adu-silat-betawi-Shutterstocl.jpg\" alt=\"\" width=\"810\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Greg-PW-adu-silat-betawi-Shutterstocl.jpg 810w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Greg-PW-adu-silat-betawi-Shutterstocl-300x200.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Greg-PW-adu-silat-betawi-Shutterstocl-768x512.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Greg-PW-adu-silat-betawi-Shutterstocl-750x500.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 810px) 100vw, 810px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-170142\" class=\"wp-caption-text\">Adu silat adat Betawi (Greg PW via Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Andilan atau patungan yang dimaksud adalah beberapa orang bersepakat berkolaborasi atau bekerja sama membeli seekor kerbau yang akan dipotong jelang Lebaran tiba. Jumlah peserta andilan kebo tak dibatasi, sesuai kesepakatan saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya dalam satu perkampungan bisa lebih dari satu kelompok andilan karena memang tak harus tujuh orang seperti sapi atau kerbau kurban Iduladha. Untuk iuran andilan dapat disetor pekanan atau bulanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Supaya tak terlalu berat, iuran andilan dibuat sistem paketan (lorisan) hingga setahun lamanya. Agar kelompok andilan tenang dan tak bubar hingga selesai potong kebo, biasanya ada seorang yang dituakan atau disegani sekaligus dikasih amanah memegang iuran andilan, membeli kebo, bahkan merawat si kebo hingga waktu pemotongan tiba.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-175817\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Kerbau-mandi-Shutterstock.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Kerbau-mandi-Shutterstock.com_.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Kerbau-mandi-Shutterstock.com_-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Kerbau-mandi-Shutterstock.com_-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Kerbau-mandi-Shutterstock.com_-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Potong kebo andilan dilaksanakan H-2 atau H-1 jelang Lebaran. Mereka yang menjadi anggota andilan akan datang bergotong-royong memotong, mencacah daging, hingga memecahkan tulang kebo. Akhirnya bagian-bagian kebo ditanding sesuai sejumlah anggota yang ikut andilan sedari awal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua orang yang menjadi bagian potong kebo andilan pada akhirnya akan segera memasak daging kebo menjadi semur atau rendang untuk Lebaran. Tak lupa olahan masakan daging kebo andilan juga dibagi ke orang-orang yang lebih tua, terutama orang tua sendiri dan saudara-saudara yang tua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tradisi membawa tentengan yang berisi daging kebo tersebut dikenal pula dengan istilah \u201c<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nyorog-tradisi-masyarakat-betawi-jelang-ramadan-yang-bikin-mertua-tambah-sayang\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">nyorog<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u201d Jadi \u201cnyorog\u201d tak hanya tradisi Betawi jelang Ramadan saja, jelang Lebaran pun tak masalah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanya dalam tentengan berwujud rantang bertingkat tak hanya diisi semur kebo berkuah kental, tapi berisi juga pernak-pernik lainnya seperti sayur besan, lauk-pauk ringan seperti ikan gabus kering, dan lain-lain. Paket sembako atau kue-kue kering khas Lebaran juga tak ada salahnya disertakan biar orangtua tambah senang.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_175819\" aria-describedby=\"caption-attachment-175819\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-175819\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Semur-kerbau-Shutterstock.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Semur-kerbau-Shutterstock.com_.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Semur-kerbau-Shutterstock.com_-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Semur-kerbau-Shutterstock.com_-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Semur-kerbau-Shutterstock.com_-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-175819\" class=\"wp-caption-text\">Semur kerbau (Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seiring waktu, sepertinya tradisi potong kebo andilan ini akan semakin pudar di Jakarta. Lahan-lahan di Jakarta yang dapat mengakomodir kebo-kebo untuk dipelihara sudah semakin terbatas. Semua berubah jadi kompleks atau klaster perumahan-perumahan atau pasar modern baru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akibatnya, sudah semakin langka sajalah tradisi potong kebo andilan ini untuk dapat disaksikan atau ditonton anak-anak kecil seperti Jakarta tempo doeloe. Keterbatasan lahan dalam menjalankan tradisi andilan ini pernah diaminkan oleh sejarawan JJ Rizal (2022) sebagaimana dikutip dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/nasional.okezone.com\/read\/2022\/05\/01\/337\/2588248\/tradisi-lebaran-masyarakat-betawi-yang-hampir-punah-andilan-potong-kerbau-hingga-jamuan-dodol\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Okezone.com<\/a>.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau ditelusuri, saat ini sesungguhnya masih ada masyarakat Betawi yang meneruskan tradisi kolaborasi yang sesuai dengan prinsip orang tua kita zaman dahulu ini, yakni \u201cberat sama dijinjing ringan sama dipikul\u201d. Namun, rata-rata mereka tinggal di luar Jakarta alias Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entahlah, sampai kapan tradisi ini dapat bertahan dan diteruskan anak cucu masyarakat Betawi. Mengingat tanah dan lahan Bodetabek lama kelamaan akan penuh juga. Dan orang sudah memilih membeli daging kebo atau sapi di toko daging yang lebih praktis tinimbang iuran hingga setahun lamanya. Akankah semakin pudar dan tergerus zaman?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudahlah. Saya tak mau berandai-andai lagi. Akhirnya saya pun beranjak kembali ke meja makan untuk menyendok kembali ketupat dan semur daging kebo. Kompetisi begitu ketat ketika banyak orang berkumpul. Mudah-mudahan Lebaran tahun depan saya masih dapat menikmati semur daging kebo senikmat ini lagi. Aamiin.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Suzan Lesmana<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kawasaki-athlete-motor-ayam-jago-jadi-jadian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kawasaki Athlete, Motor Ayam Jago Jadi-jadian<\/a>.<\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semur kebo, sedap.<\/p>\n","protected":false},"author":1247,"featured_media":175818,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9038,3271,15599,15598],"class_list":["post-175805","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-adat","tag-betawi","tag-potong-kebo-andilan","tag-semur-kebo"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175805","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1247"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=175805"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175805\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/175818"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=175805"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=175805"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=175805"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}