{"id":173355,"date":"2022-04-16T11:00:12","date_gmt":"2022-04-16T04:00:12","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=173355"},"modified":"2022-04-16T10:49:49","modified_gmt":"2022-04-16T03:49:49","slug":"4-hal-yang-harus-diketahui-sebelum-memilih-tinggal-di-perumahan-cluster","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-hal-yang-harus-diketahui-sebelum-memilih-tinggal-di-perumahan-cluster\/","title":{"rendered":"4 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Memilih Tinggal di Perumahan Cluster"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perumahan cluster sedang naik daun belakangan ini. Jenis perumahan ini dianggap lebih aman karena hanya punya satu akses masuk. Pun, jumlah rumah di perumahan jenis ini hanya sedikit. Biasanya kurang dari 50 rumah. Alhasil, terlihat lebih eksklusif serta tak sesak-sesak amat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepintas, tinggal di kompleks rumah cluster ini aman dan nyaman. Sebabnya, karena hanya ada sedikit rumah, tak akan terdengar lalu lalang orang. Selain itu, karena ada beberapa orang satpam, tinggal di rumah cluster pasti aman dari para pencuri. Namun, kenyataannya nggak demikian.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_171252\" aria-describedby=\"caption-attachment-171252\" style=\"width: 845px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-171252\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Perumahan.jpg\" alt=\"\" width=\"845\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Perumahan.jpg 845w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Perumahan-300x192.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Perumahan-768x491.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Perumahan-750x479.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 845px) 100vw, 845px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-171252\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi perumahan. (Unsplash.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertengahan April 2022, saya dan istri tinggal di salah satu kompleks perumahan cluster yang berada di Kota Bandung. Setelah hampir sebulan tinggal di rumah ini, saya merasakan kalo kompleks perumahan cluster tidak seperti yang dibayangkan kebanyakan orang. Saya mencatat ada lima hal yang harus ketahui kalo kamu mau tinggal di perumahan cluster.<\/span><\/p>\n<p>Bagi kalian yang ingin tinggal di perumahan cluster, sebaiknya pikir-pikir lagi.<\/p>\n<h4><b>#1 Tak leluasa keluar masuk kompleks saat malam<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa hari lalu, saya pulang malam. Sekitar jam 10 malam, saya tiba di gerbang masuk. Ternyata, Pak Satpam tak membukakan gerbang itu. Bila saat pagi, siang atau sore, Pak Satpam biasanya membukakan gerbang bila ada warga masuk. Karena gerbang digembok, saya lalu melapor ke Pak Satpam. Saya menyerahkan KTP ke Pak Satpam sebagai bukti bahwa saya adalah warga kompleks perumahan. Pak Satpam akhirnya membukakan gerbang. Situasi memang merepotkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin karena saya pendatang baru, jadi Pak Satpam belum hafal saya. Tapi, tetap saja itu merepotkan. Meski, itu memang untuk keamanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, situasi ini memang biasa terjadi di perumahan cluster. Saya jadi nggak leluasa masuk keluar masuk ke dalam kompleks. Dibandingkan rumah tempat tinggal saya sebelumnya yang bukan cluster, saya begitu leluasa keluar masuk kompleks saat malam.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Iuran keamanan yang tinggi<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang sudah katakan sebelumnya, perumahan cluster itu nggak dapat dipisahkan dari beberapa orang satpam. Mereka bekerja sepanjang hari menjaga keamanan dan tentunya mereka ini mendapatkan gaji. Nah, untuk membayar gaji mereka, warga diwajibkan membayar iuran keamanan.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_169068\" aria-describedby=\"caption-attachment-169068\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-169068\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Uang.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Uang.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Uang-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Uang-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Uang-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-169068\" class=\"wp-caption-text\">Uang (Pixabay.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iuran keamanan di kompleks perumahan tempat saya tinggal yaitu 150.000 per bulan. Jadi, kita harus menyiapkan anggaran untuk hal tersebut. Tapi, kalo dibandingkan dengan cluster perumahan lainnya, iuran tersebut masih terbilang rendah. Seorang teman saya yang tinggal di perumahan cluster lainnya di Kota Bandung, iuran keamanannya mencapai 500.000 per bulan. Iuran keamanan yang dibayarkan pastinya tergantikan oleh rasa aman.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Nggak ada pedagang keliling<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pedagang makanan keliling adalah solusi kalo kita sudah lapar banget dan males keluar rumah. Nah, di perumahan cluster, para pedagang keliling itu biasanya dilarang masuk. Gimana mereka mau masuk kalo pas di gerbang masuk udah dicegat satpam. Jadi, kalo kita lapar banget dan tak ada makanan di rumah, satu-satunya hal yang bisa kita lakukan yaitu membelinya via platform online.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, ya ribet lagi, soalnya ntar drivernya dicegat satpam. Hadeh.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_173891\" aria-describedby=\"caption-attachment-173891\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-173891\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pesan-antar-makanan-Pixabay.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pesan-antar-makanan-Pixabay.com_.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pesan-antar-makanan-Pixabay.com_-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pesan-antar-makanan-Pixabay.com_-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pesan-antar-makanan-Pixabay.com_-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-173891\" class=\"wp-caption-text\">Pesan antar makanan (Pixabay.com)<\/figcaption><\/figure>\n<h4><b>#4 Menyusahkan teman yang akan berkunjung<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa hari setelah saya menempati rumah, teman saya akan berkunjung ke rumah. Sesampainya di gerbang masuk, dia dicegat satpam. Dia lalu ditanyai beragam pertanyaan, seperti, \u201cAnda mau ke mana?\u201d, \u201cBisa saya lihat KTP Anda?\u201d, dan \u201cAnda dari mana?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, Pak Satpam menahan KTP-nya selama di berada di dalam kompleks rumah. Setibanya di rumah saya, teman saya ini berkata kalo ia diperlakukan seperti penjahat yang sedang diinterogasi. Saya akhirnya minta maaf kepada kawan saya ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya itulah nggak enaknya perumahan cluster. Orang yang berkunjung dan dikunjungi harus sama-sama paham dan sabar. Ya mau gimana, keamanan berlebih memang membutuhkan rasa curiga berlebih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah empat hal yang harus kamu ketahui kalau mau tinggal di perumahan cluster. Memang, perumahan cluster punya keunggulan yang jelas. Tapi, masih perlu juga mempertimbangkan hal-hal yang saya sebutkan di atas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang jelas, mau tinggal di perumahan cluster atau perumahan jenis apa pun, syaratnya tuh satu: punya duit. Semua ini nggak berlaku kalau duitnya aja belum ada. Sedih? Sama.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Rahadian<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/memborong-rumah-untuk-investasi-cuan-bagi-pengusaha-bencana-bagi-rakyat-jelata\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Memborong Rumah untuk Investasi: Cuan bagi Pengusaha, Bencana bagi Rakyat Jelata<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ribet dah suer.<\/p>\n","protected":false},"author":506,"featured_media":173890,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13078],"tags":[15443,6536,10574,6774],"class_list":["post-173355","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup","tag-cluster","tag-perumahan","tag-ribet","tag-satpam"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/173355","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/506"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=173355"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/173355\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/173890"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=173355"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=173355"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=173355"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}