{"id":172926,"date":"2022-04-09T09:00:30","date_gmt":"2022-04-09T02:00:30","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=172926"},"modified":"2022-04-09T00:31:24","modified_gmt":"2022-04-08T17:31:24","slug":"yamaha-nmax-motor-overrated","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/yamaha-nmax-motor-overrated\/","title":{"rendered":"Yamaha NMAX Itu Motor Overrated dan Nggak Spesial Sama Sekali, kok Bisa Penggunanya Arogan di Jalan?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yamaha NMAX cukup fenomenal pada awal kemunculannya. Tak sedikit orang yang menganggap motor satu ini setara moge karena bodi bongsornya. Iya, disebut MOGE dengan modal bodi gambotnya doang, padahal kapasitas mesinnya nggak besar-besar banget, cuman 150cc. Masih jauh kalau disandingkan dengan moge beneran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya memang sih, Yamaha NMAX cukup sukses sebagai pioner skutik bodi gambot yang mesinnya berkapasitas 150cc. Lha gimana tidak, saat itu skutik masih indentik dengan motor simpel, ramping. Tapi, si NMAX muncul dengan bodi overweight dan overrated-nya. Dan kebetulan, direspons pasar dan akhirnya orang-orang latah beli.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_172943\" aria-describedby=\"caption-attachment-172943\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-172943 size-full\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nmax-Said-Safri-via-Shutterstock.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nmax-Said-Safri-via-Shutterstock.com_.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nmax-Said-Safri-via-Shutterstock.com_-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nmax-Said-Safri-via-Shutterstock.com_-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nmax-Said-Safri-via-Shutterstock.com_-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-172943\" class=\"wp-caption-text\">NMAX (Said Safri via Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sendiri sempat kepincut dengan nih motor pas liat iklannya. Tapi setelah mencoba motor besutan Yamaha ini ternyata rasanya <a href=\"https:\/\/www.oto.com\/berita-motor\/daftar-kekurangan-dan-kelebihan-yamaha-nmax-2118312\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">B aja<\/a>, kesan tarikannya berat, kurang bisa satset gitu. Rasa ingin mengkreditnya jadi ambyar seketika. Dan, harusnya orang-orang juga sadar bahwa si NMAX biasa aja, nggak perlu menilai berlebih-lebihan, apalagi sampai terlalu bangga sama ini motor. Lantas jadi seenak jidat, arogan di jalan pas naik motor bernama NMAX ini. Derajat pengendara motor di jalan tuh sama yaa, jangan hanya naik NMAX terus merasa naik derajat. Haduh, ampun dah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagian apa sih yang dibanggain dari NMAX? Dari fitur? Yahhh, fiturnya saja biasa saja. Pada awal rilisnya ya gitu-gitu saja. Cuman modal bodi plastik gambot yang gampang geter, velg lebar diameter 13 inci yang bannya cepat habis. Fitur alarm-nya juga nggak ada, beda sama brand sebelah yang awal launching-nya ada alarm-nya. Sudah tertanam di motor sebagai salah satu fitur keamanan. Demi aman dari maling cuy.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pun model kunci kontaknya NMAX masih setia dengan bentuk konvensionalnya bukan keyless kayak brand rivalnya. Kunci kontak yang bisa dibilang ramah maling sih. \u201cEh, tapi bukannya NMAX sudah ada yang keyless kayak pabrikan sebelah ya?.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Benar sih, tapi kan fitur keyless-nya hanya terdapat <a href=\"https:\/\/www.yamaha-motor.co.id\/product\/all-new-nmax155-connected\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">varian tertinggi<\/a> dari marga NMAX dan selisih harganya nggak sedikit loh. Bisa dibilang, Yamaha NMAX ngirit fitur banget di varian standarnya. Isin, Bwous, sama sainganmu, variannya terendahnya saja sudah keyless sama alarm loh. Malu dong~<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_172944\" aria-describedby=\"caption-attachment-172944\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-172944 size-full\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nmax-Mirza-Saleh-via-Shutterstock.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nmax-Mirza-Saleh-via-Shutterstock.com_.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nmax-Mirza-Saleh-via-Shutterstock.com_-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nmax-Mirza-Saleh-via-Shutterstock.com_-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nmax-Mirza-Saleh-via-Shutterstock.com_-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-172944\" class=\"wp-caption-text\">NMAX (Mirza Saleh via Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terus soal luas bagasi, NMAX lagi-lagi kalah sama brand sebelah. Si NMAX cuman 24 liter, sementara Honda PCX 150 sang rival punya lebih luas lagi yakni 28,8 liter. Nggak cuman bagasi, kapasitas tangkinya juga nggak lebih besar dari motor saingannya. Tangkinya sendiri muat 6,6 liter untuk motor NMAX versi lama dan yang terbaru jadi 7,1 liter. Masih kalah dari Honda PCX yang delapan liter.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kalau bicara soal mesin Yamaha NMAX tetap biasa saja. Larinya ya standarnya motor dengan kapasitas 150 cc. Malahan, tenaga awalnya terkesan lemes, kurang responsif. Ya, bayangin saja dengan proporsi bodi dan kapasitas mesin yang cuman segitu. Jelas sih, tarikan awalnya berasa berat. Ditambah getaran mesin yang aduhai kadang bikin nggak gitu nyaman. Pasti sudah pada mafhum sama karakter mesin NMAX yang mana nggak cuman tarikan berat, tapi getaran mesinnya begitu berasa. Dan suara mesinnya itu loh, terdengar kurang halus alias kasar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yamaha NMAX sudah kerasa kasar suaranya, nggak bisa diajak susah juga. Mesinnya nggak bisa tuh telat ganti oli, dengan kata lain mesinnya tergolong manja. Sebab, jika nih motor telat ganti oli, bakal jadi berabe masalahnya. Bisa-bisa mesin jadi makin kasar, tambah berisik suaranya. Pas saya di bengkel, ada aja yang kaget karena oli mesin NMAX berkurang, padahal dari penuturan owner, dia sudah rutin ganti oli. Ntah pada hilang ke mana tuh oli, yang jelas pas saya coba ganti, oli sudah berkurang dari yang semestinya. Padahal untuk pabrikan-pabrikan lain kapasitas olinya masih sama.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_172945\" aria-describedby=\"caption-attachment-172945\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-172945\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nmax-Gregorius-Yoessa-via-Shutterstock.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nmax-Gregorius-Yoessa-via-Shutterstock.com_.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nmax-Gregorius-Yoessa-via-Shutterstock.com_-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nmax-Gregorius-Yoessa-via-Shutterstock.com_-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nmax-Gregorius-Yoessa-via-Shutterstock.com_-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-172945\" class=\"wp-caption-text\">NMAX (Gregorius Yoessa via Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sini bisa ditarik kesimpulan, mesin Yamaha NMAX nggak boleh banget telat ganti oli, karena yang teratur ganti oli saja bisa berkurang olinya apalagi yang nggak rutin melakukan pergantian. Bisa-bisa habis di jalan tuh oli mesin dan dampaknya bisa bikin suhu mesin makin memanas. Mesin NMAX ambyar, tabungan jadi buyar. Alhasil, jika ndablek nggak rutin cek atau ganti oli mesin secara berkala bisa memicu jebolnya mesin Yamaha NMAX.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi buat pengguna NMAX yang masih arogan, ugal-ugalan, sombong di jalan sebaiknya kalian mawas diri deh. Motor kalian tuh overrated, terlalu dibangga-banggain gitu lah. Apalagi merasa paling \u201cwah\u201d sendiri di jalan. Lha wong motornya saja banyak kurangnya kok. Udah minim fitur keamanan, kenyamanan berkendaranya biasa saja, suara mesinnya kasar, lha kok pada mau beli diharga mahal pula. Udah gitu, harga jualnya jeblok lagi, haduhhh.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Budi<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/melihat-4-hal-repotnya-punya-motor-matik-dari-perspektif-perempuan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Melihat 4 Hal Repotnya Punya Motor Matik dari Perspektif Perempuan<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Biasa aja loh padahal.<\/p>\n","protected":false},"author":1041,"featured_media":172942,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[333,4370,7778],"class_list":["post-172926","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-motor","tag-nmax","tag-yamaha"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/172926","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1041"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=172926"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/172926\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/172942"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=172926"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=172926"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=172926"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}