{"id":172625,"date":"2022-04-08T15:15:22","date_gmt":"2022-04-08T08:15:22","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=172625"},"modified":"2022-04-08T14:53:47","modified_gmt":"2022-04-08T07:53:47","slug":"geco-makanan-khas-cianjur-perpaduan-tauge-dan-tauco","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/geco-makanan-khas-cianjur-perpaduan-tauge-dan-tauco\/","title":{"rendered":"Geco, Makanan Khas Cianjur Perpaduan Tauge dan Tauco"},"content":{"rendered":"<p>Geco merupakan salah satu makanan khas dari kabupaten Cianjur yang terbuat dari taoge dan tauco.\u00a0 Makanan ini makin jarang ditemui, bahkan di kota asalnya.<\/p>\n<p>Kepopuleran geco masih kalah dengan jajanan lain seperti\u00a0 seperti bakso, mi ayam, ketupat, karedok, lotek dan sebagainya. Saya sendiri yang asli Cianjur, nggak familier dengan nama makanan yang satu ini. Begitu juga dengan masyarakat di kampung saya.<\/p>\n<p>Pengetahuan saya akan makanan atau jajanan daerah hanya sebatas karedok, lotek, rengginang, wajit, dodol, geplak atau gegeplak, dongkal\/dodongkal dan lainnya. Hal tersebut merupakan beberapa makanan dan jajanan pasar yang saya ketahui sejak saya kecil, dan untuk g<em>eco<\/em> saya belum pernah mendengar sama sekali.<\/p>\n<figure id=\"attachment_172894\" aria-describedby=\"caption-attachment-172894\" style=\"width: 801px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-172894\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Geco-300x201.jpg\" alt=\"geco makanan khas Cianjur\" width=\"801\" height=\"537\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Geco-300x201.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Geco-768x514.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Geco-750x502.jpg 750w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Geco.jpg 850w\" sizes=\"(max-width: 801px) 100vw, 801px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-172894\" class=\"wp-caption-text\"><em>Geco makanan perpaduan bumbu tauge dan tauco. (Rani Restu Irianti via Shutterstock.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Saya pun semakin penasaran bagaimana sih rasanya makanan itu, \u201c<em>piraku we orang Cianjur can pernah ngarasaan geco asa arera kieu<\/em>\u201d, pikir saya dalam hati. Untuk memenuhi rasa penasaran dan rasa keingintahuan saya pun <em>browsing<\/em> dan menemukan beberapa penjual\u00a0 yang sudah terindeks di Google, seperti Geco Pak Iding, Kantin 81 Cianjur dan Geco Abah Dadang.<\/p>\n<p>Dari ketiga tempat tersebut saya memutuskan untuk mencoba Geco Pak Iding, mengapa? Karena tempatnya di wilayah yang familier dengan saya, yaitu dekat dengan Masjid Agung Cianjur.<\/p>\n<p>Letak Geco Nusasari Pak Iding ini tepat di depan konter HP, pertigaan Masjid Agung Cianjur, pas di seberang kantor pos. Bila masih bingung, dari arah bawah Masjid Agung gerobaknya ada di sebelah kanan jalan. Bisa juga bertanya pada warga sekitar, karena Geco Pak Iding ini cukup terkenal.<\/p>\n<figure id=\"attachment_172897\" aria-describedby=\"caption-attachment-172897\" style=\"width: 776px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-172897\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pewee99-geco-300x200.jpg\" alt=\"Geco\" width=\"776\" height=\"517\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pewee99-geco-300x200.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pewee99-geco-768x512.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pewee99-geco-750x500.jpg 750w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Pewee99-geco.jpg 850w\" sizes=\"(max-width: 776px) 100vw, 776px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-172897\" class=\"wp-caption-text\"><em>Penjual geco kini bisa ditemui juga di Jakarta. (Pewee99 via Shutterstock.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Untuk memenuhi rasa penasaran, sekitar pukul 8 pagi saya menuju lokasi. Akan tetapi masih belum buka dan Pak Iding pun masih mempersiapkan bahan-bahan dagangannya.\u00a0 Ternyata setelah saya lihat lagi di Google, Geco Pak Iding ini mulai buka sekitar pukul setengah 9 pagi. Terpaksa saya pun harus menunggu sekitar 1 jam lebih karena datang terlalu pagi. Saya memilih menunggu di sekitar Alun-alun Masjid Agung Cianjur, menikmati suasana pagi yang cukup cerah.<\/p>\n<p>Setelah menunggu 1 Jam, akhirnya saya pun merasakan rasa yang unik. Meski samar-samar mirip dengan ketupat tapi pada kenyataannya berbeda sama sekali. Hanya beberapa bahan saja yang sama sedangkan untuk racikan bumbu sedikit berbeda. Untuk harganya pun terbilang murah masih pada kisaran Rp10 ribu &#8211; Rp15 ribu per porsi, dan jika saya tidak salah ingat untuk porsi normal\/standarnya itu seharga Rp10 ribu.<\/p>\n<p>Berdasarkan penjelasan Hendi Jo dalam artikelnya <a href=\"https:\/\/historia.id\/kultur\/articles\/geco-makanan-antik-warisan-karuhun-DpoKV\/page\/1\"><em>Geco Makanan Antik Warisan Karuhun (2016)<\/em><\/a> bahwa geco \u00a0ini bermula dari racikan Noedji sekitar tahun 1930. Ia seseorang yang sangat mengemari tauco dan melakukan eksperimen mencampurkan beberapa sayuran dengan kuah tauco, hingga akhirnya mendapatkan racikan yang pas, kemudian dikenal dengan geco. Kemudian dilanjutkan oleh Mang Endul hingga racikan ini pun sampai ke tangan Mang Iding atau Pak Iding hingga sekarang.<\/p>\n<figure id=\"attachment_172899\" aria-describedby=\"caption-attachment-172899\" style=\"width: 831px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-172899\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Rani-Restu-Irianti-300x201.jpg\" alt=\"geco khas sunda\" width=\"831\" height=\"557\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Rani-Restu-Irianti-300x201.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Rani-Restu-Irianti-768x514.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Rani-Restu-Irianti-750x502.jpg 750w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Rani-Restu-Irianti.jpg 850w\" sizes=\"(max-width: 831px) 100vw, 831px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-172899\" class=\"wp-caption-text\"><em>Penjual menyiapkan geco. (Rani Restu Irianti via Shutterstock.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Kombinasi antara tauco, taoge, mi aci, tahu goreng ini menghasilkan rasa yang beragam, asin, manis dan asam. Pada suapan pertama pun bisa langsung merasakan ketiga rasa tersebut.<\/p>\n<p>Terlebih jika ditambahkan sambal dan kerupuk semakin menambah aneka ragam rasa yang hadir. Begitulah kiranya pengalaman saya pertama kali merasakan makanan khas yang sudah lama ada di Cianjur ini. Bahkan saat menulis ini pun saya masih membayangkan rasa yang menyegarkan itu.<\/p>\n<p>Setelah mencobanya rasanya geco sangat cocok di makan ketika sudah memasuki waktu siang hari atau menjelang siang. Bagi kalian yang akan atau tengah berada di Cianjur saya sarankan setidaknya untuk mencoba rasa geco yang unik.<\/p>\n<p>Penulis: Rifki Abdul Basit<\/p>\n<p>Editor: Agung Purwandono<\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/perbedaan-bubur-ayam-khas-bandung-cianjur-dan-jakarta-yang-perlu-dipahami-tim-diaduk-dan-nggak-diaduk\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan Bubur Ayam Khas Bandung, Cianjur, dan Jakarta yang Perlu Dipahami Tim Diaduk dan Nggak Diaduk<\/a><\/b><\/p>\n<h6><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/span><\/h6>\n<h6><span id=\"Pernah_menulis_di_Terminal_Mojok_tapi_belum_gabung_grup_WhatsApp_khusus_penulis_Terminal_Mojok_Gabung_dulu_yuk_Klik_link-nyadi_sini\"><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i>\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/kontakmojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><i>di sini.<\/i><\/a><\/span><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Geco, ecooo~~<\/p>\n","protected":false},"author":533,"featured_media":172893,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[14573,15372,15373],"class_list":["post-172625","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-cianjur","tag-geco","tag-makanan-sunda"],"modified_by":"Agung Purwandono","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/172625","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/533"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=172625"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/172625\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/172893"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=172625"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=172625"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=172625"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}