{"id":172110,"date":"2022-04-09T11:00:17","date_gmt":"2022-04-09T04:00:17","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=172110"},"modified":"2022-04-09T02:42:18","modified_gmt":"2022-04-08T19:42:18","slug":"3-rekomendasi-tempat-takjil-di-bukittinggi-dijamin-bikin-ngiler","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-rekomendasi-tempat-takjil-di-bukittinggi-dijamin-bikin-ngiler\/","title":{"rendered":"3 Rekomendasi Tempat Takjil di Bukittinggi, Dijamin Bikin Ngiler!"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bukittinggi adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi saat Ramadan. Kulinernya, Bos, fantastica mantulita!<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu godaan terberat selama berpuasa Ramadan bagi saya adalah ketika kudu berjalan melewati tempat jualan takjil. Belum lagi kalau yang jualan banyak, bergerombol, dan uda\/uni-nya manggil-manggil. Duh!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi, ini Bukittinggi. Kota tempat tinggal saya ini diakui sebagai salah satu tempatnya makanan enak di Sumatera Barat. Tapi, bukan berarti kalian &#8220;rugi&#8221; kalau mau melancong ke sini saat bulan puasa. Justru di saat Ramadan ini, kalian bisa menjelajahi pasa (pasar) pabukoan di kota ini.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_172969\" aria-describedby=\"caption-attachment-172969\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-172969\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Aerial-view-Bukittinggi-Shutterstock.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Aerial-view-Bukittinggi-Shutterstock.com_.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Aerial-view-Bukittinggi-Shutterstock.com_-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Aerial-view-Bukittinggi-Shutterstock.com_-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Aerial-view-Bukittinggi-Shutterstock.com_-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-172969\" class=\"wp-caption-text\">Aerial view Bukittinggi (Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasa pabukoan, adalah sebutan untuk tempat-tempat yang menjual takjil, makanan dan minuman menjelang berbuka puasa. Biasanya, jam 3 sore para pedagang sudah mulai bersiap diri di lapak masing-masing. Memindahkan samba (lauk), menyiapkan bakaran ikan, menurunkan karambia (buah kelapa) dari keranjang motor, atau memanaskan minyak untuk menggoreng paragede jaguang (perkedel jagung).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai orang yang selalu lapar, melihat para pedagang &#8220;ancang-ancang&#8221; seperti itu selalu bisa menjadi keriaan tersendiri buat saya. Dan saya nggak tega kalau nggak membagikan &#8220;hiburan&#8221; ini ke kalian, para Mojokiyah. Mohon maaf kalau tulisan selanjutnya mungkin membuat kalian nelen ludah, atau berpotensi membuat perut melilit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi begini. Ketika suatu saat saya ngabuburit keliling kota, ternyata saya menemukan banyak sekali tempat yang menjual pabukoan ini. Di pinggir jalan, pojokan, simpang, tikungan, atau di halaman ruko, banyak orang berjualan pabukoan. Sekadar satu atau dua meja pun sudah cukup bikin para pelintas jalan melipir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, kalau mau mencari keriaan yang lebih seru, saya sarankan kalian capcus ke tiga tempat ini. Lokasi-lokasi ini sengaja disulap menjadi pasa pabukoan, dan recommended abis buat ngabuburit. Beware, kalap alert!<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Jalan Batang Masang, Belakang Balok<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi saya, pasa pabukoan di Jalan Batang Masang ini menduduki puncak klasemen lokasi pertakjilan di Bukittinggi. Di luar bulan Ramadan, jalan ini menjadi salah satu rute utama menuju gedung PGSD (saat ini dikenal dengan nama gedung Universitas Nasional Padang\/UNP). Namun selama Ramadan, jalan sepanjang sekitar 150 meter ini disulap jadi salah satu pasa pabukoan yang nggak kaleng-kaleng!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut saya, jenis makanan dan minumannya lebih banyak dan beragam dibandingkan tempat lain. Tak hanya kolak, bubur kampiun, es kelapa muda, atau <a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Nasi_kapau\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">nasi kapau<\/a>, tapi di sini juga tersedia zuppa soup, pizza, moci, mi ceker setan, silky puding ala-ala Puyo, sampai masakan hotel.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_172970\" aria-describedby=\"caption-attachment-172970\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-172970\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nasi-kapau-Shutterstock.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nasi-kapau-Shutterstock.com_.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nasi-kapau-Shutterstock.com_-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nasi-kapau-Shutterstock.com_-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Nasi-kapau-Shutterstock.com_-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-172970\" class=\"wp-caption-text\">Nasi kapau (Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menyambangi pasa pabukoan ini ternyata tidak hanya bikin jari-jari pegel saking banyaknya tentengan jajanan, lho. Ngabuburit di sini juga bisa jadi ajang silaturahmi dadakan. Saya sendiri juga tanpa sengaja berpapasan dengan dua orang teman. No wonder, tempat ini memang ramai sekali. Cocoklah buat kalian yang doyan jajan sambil cuci-cuci mata.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Halaman Bioskop Sovia<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terletak di Jalan H. Agus Salim daerah Kayu Kubu, Bioskop Sovia menjadi salah satu bangunan legend di Bukittinggi. Gedungnya kuno, namun besar dan mentereng di zamannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bioskop Sovia memang sudah lama tidak beroperasi. Namun, lahannya yang luas saat ini masih dipergunakan untuk parkir bus pariwisata, maupun mobil-mobil wisatawan. Selain itu, beberapa area di sana sehari-harinya juga disewakan untuk restoran, kedai minuman, atau toko oleh-oleh.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_172971\" aria-describedby=\"caption-attachment-172971\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-172971\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Bioskop-Sovia-Husni-via-Shutterstock.com_.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Bioskop-Sovia-Husni-via-Shutterstock.com_.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Bioskop-Sovia-Husni-via-Shutterstock.com_-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Bioskop-Sovia-Husni-via-Shutterstock.com_-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Bioskop-Sovia-Husni-via-Shutterstock.com_-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-172971\" class=\"wp-caption-text\">Bioskop Sovia (Husni via Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun saat Ramadan, halaman parkir Bioskop Sovia yang lapang itu dijadikan pasa pabukoan. Awalnya, beberapa tahun sebelum pandemi, pasa pabukoan di sini memfasilitasi puluhan pedagang makanan dan minuman. Saat ini, hanya terdapat sekitar 15 pedagang saja. Namun, jenis makanan dan minuman yang tersedia, menurut saya, cukuplah untuk memenuhi kebutuhan laper mata kala puasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang spesial di sini menurut saya adalah lapak ikan dan ayam bakar dengan asapnya yang memprovokasi. Terus ada juga nasi kapau dengan gunungan lauk-pauknya, dan berbagai pabukoan khas Bukittinggi, seperti misalnya bubua (bubur) kampiun, minuman cindua langkok durian (cendol duren), atau gorengan paragede jaguang (perkedel jagung).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun tidak terlalu banyak pedagang bila dibandingkan pasa pabukoan di daerah Belakang Balok, namun menurut saya, pasa pabukoan di halaman Bioskop Sovia ini cukup bisa mewakili produk-produk kuliner khas Bukittinggi.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Jalan M. Syafei, daerah stasiun KA<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di luar Ramadan, &#8220;daerah stasiun&#8221; menjadi salah satu lokasi yang bakal dikunjungi warga kota kalau kelaperan malam hari. Terletak di Jalan Moh. Syafei, ancer-ancernya pas di belakang Monumen Polisi Wanita terus saja menyusuri jalan besar ke arah stasiun kereta api Bukittinggi yang sudah tidak aktif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jalan sekitar 200 meter itu setiap malam memang disesaki oleh berbagai pedagang makanan dan minuman. Selama Ramadan ini banyak di antara mereka yang sudah mulai berjualan di sore hari. Saya amati, beberapa pedagang sudah mulai &#8220;dirubung&#8221; pembeli yang ngabuburit menunggu Magrib.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengamatan saya, produk-produk yang dijual di sini lebih banyak berjenis &#8220;makanan berat&#8221;. Misalnya nasi ampera, soto dan sate padang, ayam penyet, pecel lele, dan (tentu saja) nasi goreng. Lapak-lapak yang menjual kudapan-kudapan seperti martabak, pempek, atau roti bakar sih ada, tapi menurut saya jumlahnya tidak banyak. Minoritas gitu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">***<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah tiga lokasi pasa pabukoan yang saya rekomendasikan di Bukittinggi. Saya merasa, kehadiran pasa-pasa pabukoan tahun ini sepertinya berhasil mengembalikan harapan para penjual, dan meningkatkan gairah konsumtif para pembeli. Melihat geliat ini, saya yakin kalian lah yang bakalan &#8220;rugi&#8221; kalau nggak ke Bukittinggi kala Ramadan. Yuk mariii&#8230;<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Dessy Liestiyani<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tajin-palappa-bubur-bumbu-kacang-menu-sarapan-khas-situbondo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tajin Palappa: Bubur Bumbu Kacang Menu Sarapan Khas Situbondo<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gas berkunjung ke Bukittinggi, Lur!<\/p>\n","protected":false},"author":680,"featured_media":172968,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[12093,15381,53,11283],"class_list":["post-172110","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-bukittinggi","tag-pabukoan","tag-ramadan","tag-takjilan-terminal"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/172110","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/680"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=172110"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/172110\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/172968"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=172110"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=172110"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=172110"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}