{"id":171152,"date":"2022-03-31T11:00:47","date_gmt":"2022-03-31T04:00:47","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=171152"},"modified":"2022-03-30T21:28:15","modified_gmt":"2022-03-30T14:28:15","slug":"5-alasan-valid-wajib-pick-atau-ban-masha-di-mobile-legends","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-alasan-valid-wajib-pick-atau-ban-masha-di-mobile-legends\/","title":{"rendered":"5 Alasan Valid Wajib Pick atau Ban Masha di Mobile Legends, Damage-nya Inhuman"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan rilisnya <a href=\"https:\/\/www.kincir.com\/game\/mobile-game\/patch-1-6-66-terbaru-mobile-legends-yang-membuat-hero-lama-kembali-menjadi-over-power-2xN5NeJOtPP45\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">patch 1.6.66<\/a>, para pemain Mobile Legends sekali lagi dituntut untuk beradaptasi dengan META baru. Bukannya melebih-lebihkan atau bagaimana, perubahan yang dibawa patch berunsur angka setan ini memang bukan kaleng-kaleng, 180 derajat, alias balik kanan. Hero-hero kelas tank yang semula kurang populer, meskipun bisa mengisi beberapa komposisi spesifik, kini merangsek ke dalam META sebagai pilihan pertama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekilas tentang perubahan pada patch Mobile Legends kali ini, saya ingin menyoroti mengenai &#8220;tema besar&#8221; yang ingin direalisasikan Moonton melalui patch 1.6.66, yakni &#8220;defensive attribute scaling&#8221;. Mudahnya begini: semakin tebal heromu, semakin sakit damage yang ditimbulkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang, &#8220;defensive attribute scaling&#8221; bukanlah konsep baru di gim MOBA. Bahkan di Mobile Legends sendiri, terdapat item Cursed Helmet yang juga mengusung konsep serupa. Tapi perlu digarisbawahi, bahwa pada patch saat ini, Moonton tampak sedang berusaha mendorong implementasinya lebih jauh. Ada dua hero yang mendapatkan sorotan di patch 1.6.66 ini, yaitu: Grock dan Masha. Grock mendapatkan tambahan damage dari total atribut physical defense. Sementara Masha mendapatkannya dari total HP yang dimiliki.<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"YouTube video player\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/qWZiIa29bjM\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada kesempatan kali ini, saya ingin menjabarkan lebih lanjut soal hero Masha tank. Sebab, selain mendapatkan perubahan di atas, ia juga mengalami perubahan signifikan tentang perannya di dalam tim. Harapannya tulisan ini akan menjawab pertanyaan, seperti: Mengapa Masha tiba-tiba menjadi tank\/roamer? Mengapa damagenya tetap sakit meskipun ia di-build sebagai tank? Mengapa hero ini mendadak jadi sasaran ban di skena profesional? Dan kenapa Masha tank \u201ckembali populer\u201d?<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Tiga lapis darah<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hero Masha memiliki skill pasif yang bernama <a href=\"https:\/\/m.mobilelegends.com\/id\/hero\/88\/skill\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ancient Strength<\/a>. Skill pasif ini menjadikan Masha sebagai satu-satunya hero yang memiliki tiga lapis bar HP atau darah. Setiap lapisnya memiliki angka HP yang sama. Artinya, setiap tambahan HP yang didapatkan Masha dari item akan dikalikan tiga. Overpowered? Ini baru separuh pasifnya saja lho.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_167361\" aria-describedby=\"caption-attachment-167361\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-167361\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/HP-nya-tebel-kaya-badak.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/HP-nya-tebel-kaya-badak.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/HP-nya-tebel-kaya-badak-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/HP-nya-tebel-kaya-badak-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/HP-nya-tebel-kaya-badak-560x354.jpg 560w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/HP-nya-tebel-kaya-badak-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-167361\" class=\"wp-caption-text\">HP-nya tebel kaya badak (Pixabay.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal yang menurut saya merupakan poin terbangsat dari Masha adalah kecepatan pemulihannya. Yap, setiap energy Masha penuh\u2014didapat dari basic attack, akan muncul satu skill tambahan yang akan memulihkan satu lapis bar HP yang hilang. Di atas kertas, pemain Masha ini tidak perlu repot-repot recall untuk memulihkan darahnya. Bahkan Khaled aja minder melihatnya. Overpowered? Baru 66 persen saja yang dibahas lho.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Pasif anti-CC<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fitur lain yang tidak kalah menyebalkan dari Ancient Strength adalah di setiap titik darah terakhir, Masha mendapatkan semacam &#8220;kartu bebas penjara&#8221;, menetralisir semua <a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Crowd_control_(video_games)\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">CC<\/a> yang diterimanya. Mengingat sampai artikel ini ditulis belum ada hero yang dapat memberikan tiga atau lebih efek CC secara beruntun, keberadaan Masha tank di tim lawan akan membuatmu menghabiskan banyak skill untuk merobohkannya.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Ultimate overpower<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain skill pasifnya, Masha juga memiliki skill ultimate, Thunderclap, yang sakit sekali. Saya pernah mengembat separuh darah Kagura seketika dengan skill ini. Padahal build Masha saya murni item defense\u2014kombo Cursed dan Guardian Helmet. Bagaimana sih perhitungan damagenya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Damage Thunderclap terdiri dari 500-700 damage ditambah 30-50% total HP yang dimiliki Masha tergantung level ultimatenya. Jika Masha memiliki 9000 total HP, artinya dia bisa memberi hampir sebesar 5000 damage secara instan di level 15. Dan jumlah ini masih bisa bertambah tergantung konfigurasi emblem yang digunakan. Gila!<\/span><\/p>\n<p><iframe title=\"YouTube video player\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/aFs3tAmh6qg\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, tidak heran jika Masha menjadi salah satu pilihan teratas di patch 1.6.66. Selain tebal dan susah mati, ia memiliki potensi damage yang sangat besar tanpa perlu mengorbankan slot equipment untuk membuat item damage. Masha adalah bagian dari usaha Moonton untuk merealisasikan ide soal &#8220;defensive attribute scaling&#8221; yang saya sebutkan di atas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski demikian, ada kritik tersendiri soal patch ini. Menurut saya, perubahan ini tidak ramah pemain kasual yang santai. Berbeda dengan patch-patch sebelum-sebelumnya yang hanya menambal sulam META yang sudah ada, patch 1.6.66 mengubah segalanya secara makjegagik. Tentunya, hal ini menyulitkan pemain newbie dan pemain santai yang tiba-tiba ditabrak Masha dari balik semak-semak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Masha cheat damage.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitulah pesan netizen yang kerap saya dapatkan ketika memainkan Masha di rank Grandmaster hingga Epic III.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Nurfathi Robi<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ban Masha, wajib!<\/p>\n","protected":false},"author":676,"featured_media":168873,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12901],"tags":[15222,6073,15223],"class_list":["post-171152","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-game","tag-masha","tag-mobile-legends","tag-patch"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/171152","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/676"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=171152"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/171152\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/168873"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=171152"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=171152"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=171152"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}