{"id":170900,"date":"2022-04-04T23:00:09","date_gmt":"2022-04-04T16:00:09","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=170900"},"modified":"2022-04-04T22:48:34","modified_gmt":"2022-04-04T15:48:34","slug":"5-film-drama-yang-jangan-kamu-tonton-ketika-naik-pesawat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-film-drama-yang-jangan-kamu-tonton-ketika-naik-pesawat\/","title":{"rendered":"5 Film Drama yang Jangan Kamu Tonton Ketika Naik Pesawat"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pesawat, selain internet, adalah penemuan umat manusia yang benar-benar membuat batas dan jarak jadi runtuh. Tempat yang awalnya tak mungkin kita sambangi jadi benar-benar mungkin karena moda transportasi tersebut. Andai Wright Bersaudara menyerah dalam mewujudkan mimpi mereka, saya tak bisa membayangkan apa jadinya dunia ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teknologi membikin pesawat jadi amat sangat maju. Keamanan makin terjamin, dan kita tak lagi cengoh di dalam pesawat, sebab, kita bisa mengakses film di pesawat. Perjalanan dua jam bakal tak kerasa kalau disambi nonton film.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, ada beberapa film yang sebaiknya tidak ditonton ketika sedang naik pesawat. Sebab, film ini justru bikin Anda takut naik pesawat. Semua film yang saya masukkan ke daftar ini adalah film drama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah daftar film drama yang sebaiknya tidak ditonton saat naik pesawat.<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 The Mountain Between Us (2017)<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Film berjudul <\/span><a href=\"https:\/\/www.imdb.com\/title\/tt2226597\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Mountain Between Us<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> ini diadaptasi dari novel dengan judul sama karya Charles Martin. Meskipun fokus film ini adalah drama cinta-cintaan antara dokter bedah syaraf bernama Ben Bass (diperankan Idris Elba) dan seorang jurnalis bernama Alex Martin (diperankan Kate Winslet), tapi, ada tapinya nih. Drama cinta-cintaan antara mereka terjadi setelah pesawat yang mereka tumpangi jatuh di High Uintas Wilderness, Utah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastinya, film ini nggak cocok ditonton saat kamu berada di atas pesawat kan? Nantinya kamu malah jadi parno selama berada di atas pesawat.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Sully (2016)<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Film drama kedua yang jangan sampai kamu tonton ketika naik pesawat adalah film berjudul <\/span><a href=\"https:\/\/www.imdb.com\/title\/tt3263904\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sully<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dibintangi Tom Hanks. Film yang diangkat dari kisah nyata ini bercerita tentang Tom Hanks yang berperan sebagai Kapten Chesley \u201cSully\u201d Sullenberger. Kapten Sully yang lagi bertugas menerbangkan Airbus A320 Penerbangan 1549 dari Bandara LaGuardia ke Bandara Charlotte Douglas tiba-tiba terpaksa melakukan <a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Sully_Sullenberger\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pendaratan darurat di Sungai Hudson<\/a> setelah mesin pesawatnya mati akibat menabrak kawanan angsa.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_171916\" aria-describedby=\"caption-attachment-171916\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-171916\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Hudson-River-shutterstock.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Hudson-River-shutterstock.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Hudson-River-shutterstock-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Hudson-River-shutterstock-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Hudson-River-shutterstock-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-171916\" class=\"wp-caption-text\">Hudson River (Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang, seluruh awak pesawat dan penumpang di dalamnya semuanya selamat. Kapten Sully pun diberi gelar pahlawan, tapi Kapten Sully langsung mengalami PTSD alias post-traumatic stress disorder yang membuatnya berulang kali membayangkan pesawat menabrak gedung. Pastinya film ini nggak cocok buat kamu tonton saat kamu berada di atas pesawat kan? Nanti kamu malah takut naik pesawat.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Air Force One (1997)<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Film drama ketiga yang jangan kamu tonton ketika naik pesawat adalah film action berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Air Force One<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dibintangi Harrison Ford dan Gary Oldman. Film ini menceritakan pesawat Presiden Amerika Serikat James Marshall (diperankan Harrison Ford) yang tiba-tiba dibajak selagi melakukan perjalanan dinas dari Amerika ke Moskow. Di sini Harrison Ford nggak bisa bertindak sembarangan dalam upaya pembajakan tersebut karena ia nggak cuma mengkhawatirkan keselamatan dirinya saja, tapi keselamatan istri dan putrinya yang ikut serta dalam penerbangan tersebut. Selain itu, ia juga nggak boleh bertindak sembarangan karena nggak ada yang bisa ia percaya di atas pesawat. Banyak pengkhianat soalnya.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_171913\" aria-describedby=\"caption-attachment-171913\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-171913\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Air-Force-One.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Air-Force-One.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Air-Force-One-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Air-Force-One-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Air-Force-One-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-171913\" class=\"wp-caption-text\">Air Force One (1000 Words via Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun film ini adalah film action jegar-jeger tembak-tembakan ala Hollywood, tapi hampir seluruh adegan yang ada di film ini dilakukan di atas pesawat. Jadinya nggak cocok banget buat kamu tonton saat kamu berada di atas pesawat. Bisa-bisa kamu overhinking karena takut pesawat yang kamu tumpangi bakalan dibajak kelompok teroris.<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 United (2011)<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sefanatik-fanatiknya kamu dengan Manchester United, jangan sampai kamu nonton film ini saat naik pesawat karena film ini tidak menceritakan masa-masa kejayaan Manchester United di masa lalu. Film ini menceritakan salah satu peristiwa paling pahit yang pernah dialami oleh klub sepak bola yang bermarkas di Old Trafford, yakni Tragedi M\u00fcnchen 1958 atau <a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Munich_air_disaster#Victims\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Munich Air Disaster<\/a> yang selalu diperingati seluruh fans Manchester United setiap tahunnya.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_171915\" aria-describedby=\"caption-attachment-171915\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-171915\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Beerm-terawat-Munich-Air-Disaster-shutterstock.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Beerm-terawat-Munich-Air-Disaster-shutterstock.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Beerm-terawat-Munich-Air-Disaster-shutterstock-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Beerm-terawat-Munich-Air-Disaster-shutterstock-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Beerm-terawat-Munich-Air-Disaster-shutterstock-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-171915\" class=\"wp-caption-text\">Munich Air Disaster (beerm_terawat via Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Manchester United baru saja kembali dari Yugoslavia setelah melawan Red Star Blegrade dalam ajang Piala Eropa musim 1957-1958. Dalam perjalanan tersebut, pesawat yang mereka tumpangi transit di M\u00fcnchen buat mengisi bahan bakar. Naas, setelah mengisi bahan bakar, pesawat yang mereka kecelakaan saat lepas landas sehingga mengalami kecelakaan parah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tragedi M\u00fcnchen tidak saja menewaskan 8 pemain Manchester United yang dijuluki &#8220;Busby Babes&#8221;, 3 staf Manchester United, serta beberapa penumpang lain. Bahkan, hingga kini, orang masih membicarakan tragedi tersebut, terutama tentang Duncan Edwards. Banyak yang berkata, andai tragedi itu tidak terjadi, dia akan dikenang sebagai pemain terbaik dunia, sejajar dengan Pele dan Maradona.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pokoknya, jangan ditonton. Bikin takut, juga sedih. Apalagi pas adegan Bobby Charlton mengenang kawan-kawannya. Duh.<\/span><\/p>\n<h4><b>#5 Air Crash Investigation<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Film drama terakhir yang jangan kamu saksikan ketika naik pesawat adalah film dokumenter berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Air Crash Investigation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Film dokumenter ini menginvestigasi penyebab kecelakaan pesawat di seluruh dunia dengan cara melakukan reka ulang adegan, wawancara, dan penjelasan dari berbagai pakar penerbangan, ilmuwan, dokter, hingga penumpang atau kru yang selamat dalam kecelakaan pesawat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepintar-pintarnya kamu, selogis-logisnya kamu, segabut-gabutnya kamu di atas pesawat, saya pikir, film dokumenter ini nggak ada cocok-cocoknya buat ditonton saat kamu lagi di atas pesawat. Iya kan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah lima film drama yang jangan kamu tonton ketika naik pesawat. Kamu juga sebaiknya jangan nonton film-film tersebut beberapa hari sebelum kamu naik pesawat biar kamu nggak takut buat naik pesawat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun begitu, kamu nggak usah ragu buat naik pesawat karena berdasarkan fakta statistik yang ada, pesawat adalah moda transportasi paling aman. Angka kecelakaan pesawat jauh lebih kecil dibandingkan angka kecelakaan yang dialami kendaraan bermotor di jalan raya seperti mobil maupun sepeda motor, jadi kamu nggak usah takut buat naik pesawat.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Raden Muhammad Wisnu<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-alasan-saya-selalu-setia-dengan-lion-air\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">4 Alasan Saya Selalu Setia dengan Lion Air<\/a><\/strong><\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Malah jadi takut anjir.<\/p>\n","protected":false},"author":272,"featured_media":171910,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13081],"tags":[15320,15319,15321,5345],"class_list":["post-170900","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-film","tag-air-force-one","tag-film-drama","tag-munich-air-disaster","tag-pesawat"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/170900","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/272"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=170900"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/170900\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/171910"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=170900"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=170900"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=170900"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}