{"id":170175,"date":"2022-03-28T12:00:08","date_gmt":"2022-03-28T05:00:08","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=170175"},"modified":"2022-03-28T10:52:21","modified_gmt":"2022-03-28T03:52:21","slug":"mengenal-taereung-pencetak-legenda-olahraga-korea-selatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mengenal-taereung-pencetak-legenda-olahraga-korea-selatan\/","title":{"rendered":"Mengenal Taereung, Pencetak Legenda Olahraga Korea Selatan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><em>Taereung adalah kawah candradimuka untuk atlet Korea Selatan. Banyak legenda mentas dari tempat ini<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengikuti pelatihan di National Training Center seakan menjadi salah satu impian utama karakter dalam K-Drama bertema olahraga. Di Twenty Five Twenty One, Na Hee Do langsung pindah ke asrama begitu lolos seleksi menjadi anggota tim nasional anggar untuk menjalani pelatihan intensif di sana menjelang kompetisi internasional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh lain adalah drama <em>Weightlifting Kim Bok Joo<\/em>, yang juga dibintangi oleh Nam Joo Hyuk sebagai pemeran utama prianya. Bercerita tentang Kim Bok Joo yang berhasil terpilih untuk menjadi anggota tim nasional angkat besi setelah memenangi sebuah lomba dan harus pindah dari asrama kampus ke asrama NTC. Profesornya di kampus berkata, \u201cUntuk apa kau masih di sini? Sana pergi ke Taereung!\u201d Di akhir drama pun, Nam Joo Hyuk yang memerankan perenang Jung Joon Hyung juga ikut pindah ke Taereung setelah tergabung ke dalam tim nasional renang.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_170626\" aria-describedby=\"caption-attachment-170626\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-170626\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Renang.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Renang.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Renang-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Renang-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Renang-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-170626\" class=\"wp-caption-text\">Renang (Pixabay.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Taereung memang merupakan sebutan untuk tempat yang bernama resmi Korea National Training Center tersebut. Berlokasi di Gongneung-dong, Nowon-gu, Seoul, Taereung merupakan pemusatan latihan nasional (pelatnas) pertama Korea yang telah berdiri sejak 1966. Penyebutan Taereung didasarkan pada nama makam Ratu Munjeong yang masih berada di wilayah yang sama. Operasional kompleks yang juga dikenal sebagai athlete\u2019s village ini dipercayakan kepada Korea Sport Association yang berada di bawah pimpinan Ministry of Culture, Sport, and Tourism.<\/span><\/p>\n<h4><strong>#1 <\/strong><b>Bermula dari Olimpiade Tokyo 1964<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendirian NTC ini bermula pada keikutsertaan Korea dalam Olimpiade Tokyo 1964. Saat itu Korea mengirim cukup banyak delegasi sejumlah 165 atlet dan 69 official, namun mendapatkan hasil yang kurang maksimal. Dengan jumlah rombongan yang dianggap besar sesuai kondisi dalam negeri yang saat itu baru pulih pasca-perang, Korea hanya mampu menyabet dua perak dan satu perunggu.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_170627\" aria-describedby=\"caption-attachment-170627\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-170627\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Logo-Olimpiade.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Logo-Olimpiade.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Logo-Olimpiade-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Logo-Olimpiade-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Logo-Olimpiade-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-170627\" class=\"wp-caption-text\">Logo Olimpiade (Pixabay.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari 93 negara peserta Olimpiade, Korea berada di posisi ke-27. Akibatnya, muncul ide bahwa diperlukan adanya suatu kompleks pelatihan terintegrasi yang diharapkan akan membuat prestasi Korea Selatan di dunia olahraga semakin meningkat.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Memiliki fasilitas olahraga yang lengkap<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan Indonesia di mana setiap cabang olahraga memiliki lokasi pelatnasnya tersendiri, banyak cabang olahraga yang menjalani latihan gabungan di Taereung. NTC Taereung sendiri memiliki fasilitas yang lengkap dengan 24 gedung yang mencakup fasilitas olahraga, gymnasium, serta asrama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tercatat kurang lebih terdapat 20 cabang olahraga yang memusatkan latihan di sini. Di antaranya adalah atletik, senam, renang, panahan, anggar, angkat besi, taekwondo, ice skating, dan gulat. Keseluruhan fasilitas berdiri di atas tanah seluas 100.000 m2.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_170628\" aria-describedby=\"caption-attachment-170628\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-170628\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/gym.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/gym.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/gym-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/gym-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/gym-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-170628\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi fasilitas training center (Pixabay.com)<\/figcaption><\/figure>\n<h4><b>#3 Berkontribusi besar terhadap perkembangan olahraga Korea Selatan<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak dibangunnya NTC Taereung, pelatihan olahraga di Korea Selatan berkembang pesat. Terbukti dengan banyaknya medali yang telah diraih Korea Selatan dalam berbagai cabang olahraga, bahkan sampai ke ajang paling bergengsi seperti World Championship maupun Olimpiade.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atas kontribusinya yang begitu besar terhadap perkembangan dunia olahraga, pada 2014 NTC Taereung ditetapkan sebagai Seoul\u2019s Future Heritage oleh pemerintah metropolitan Seoul.<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 Digantikan dengan National Training Center yang baru<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan pesatnya pertumbuhan dan semakin banyaknya atlet yang berlatih di NTC Taereung, pemerintah Korea Selatan pun memutuskan untuk membangun pelatnas baru sehingga pelatihan tidak menumpuk di Taereung. Sebelumnya pada 1998 telah dibangun National Taebaek Training Center yang dikhususkan sebagai pelatihan mountain sport. Selanjutnya pada 2017 Jincheon National Training Center selesai dibangun di atas lahan seluas 856.253 m2 dan mampu memuat hingga lebih dari 1.000 atlet. Cabang olahraga yang berlatih di sini di antaranya adalah track and field, menembak, renang, voli, dan dayung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itu dia tempat yang melahirkan legenda olahraga Korea Selatan. Esok hari mungkin kita akan melihat tempat ini lagi dalam drama bertema olahraga lainnya. Kalau dipikir, kapan ya Indonesia juga punya pelatnas terpusat seperti ini?<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Febri Indriani<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kawah Candradimuka atlet Korsel nih, Bos!<\/p>\n","protected":false},"author":1781,"featured_media":170625,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13086],"tags":[15178,959,15177],"class_list":["post-170175","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-luar-negeri","tag-fasilitas-olahraga","tag-korea-selatan","tag-taereung"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/170175","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1781"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=170175"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/170175\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/170625"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=170175"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=170175"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=170175"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}