{"id":169585,"date":"2022-03-22T14:24:26","date_gmt":"2022-03-22T07:24:26","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=169585"},"modified":"2022-03-22T14:26:00","modified_gmt":"2022-03-22T07:26:00","slug":"6-hal-yang-saya-rasakan-karena-punya-nama-widodo-dan-tinggal-di-cikarang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/6-hal-yang-saya-rasakan-karena-punya-nama-widodo-dan-tinggal-di-cikarang\/","title":{"rendered":"6 Hal yang Saya Rasakan Karena Punya Nama Widodo dan Tinggal di Cikarang"},"content":{"rendered":"<p>Kamu punya nama belakang Widodo, tapi lahir dan besar di Cikarang. Maka hari-harimu nggak akan sewajarnya kalau kamu tinggal di Jawa Tengah, Jogja atau Jawa Timur.<\/p>\n<p>Ada pepatah yang pernah mengatakan bahwa \u201capalah arti dari sebuah nama\u201d. Saat saya kecil pun hampir tidak pernah bertanya makna dari nama lengkap saya. Semakin bertambahnya usia, ternyata nama menjadi salah satu hal penting dalam kehidupan setiap orang. Terlebih satu kata dalam nama saya yaitu \u201cWidodo\u201d menjadi salah satu bagian dari nama orang paling sering dibicarakan di Indonesia dalam kurun waktu satu dekade ini.<\/p>\n<p>Beginilah rasanya memiliki nama \u201cWidodo\u201d<\/p>\n<h4><strong>#1 Dipanggil Jawir atau Jawa Kowek<\/strong><\/h4>\n<p>Bagi kamu orang yang tinggal di Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur tidak akan <em>relate<\/em> dengan panggilan ini. Akan tetapi saya kerap mendapatkan panggilan ini sejak saya menduduki bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Memang tempat saya domisili saat itu, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/pilih-scbd-atau-pindah-cikarang-demi-karier-cikarang-aja-scbd-nggak-semenarik-itu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cikarang<\/a> mayoritas berasal dari Suku Betawi dan Suku Sunda.<\/p>\n<p>Saya yang memiliki darah keturunan Jawa pun bisa dibilang masih minoritas lah walaupun jumlahnya nggak sedikit\u2013sedikit banget. Dengan nama akhir \u201cWidodo\u201d ini membuat saya mudah sekali diketahui dari suku Jawa. Sehingga teman saya sempat ada yang memanggil Jawir ataupun Jawa Kowek tapi tidak sampai menjadi nama panggilan sehari-hari. Menurut saya ini bukan bentuk rasis ya tapi ledek\u2013ledekan antara anak\u2013anak saja.<\/p>\n<h4><strong>#2 Cara Memanggil Nama Saya di Medok \u2013 Medokin<\/strong><\/h4>\n<p>Entah kenapa setiap presensi saat sekolah pasti ada saja yang menuturkan nama saya dengan aksen Jawa medok. Hal ini biasanya terjadi saat awal mulai tahun ajaran baru. Saya perkirakan tujuannya adalah untuk dapat mencairkan suasana yang masih kaku karena sama\u2013sama belum terlalu kenal satu sama lain. Sayangnya setiap kejadian ini terjadi, suasana malah hening atau biasa saja. Mungkin waktu itu, orang\u2013orang satu kelas tidak tahu lucunya dimana atau segmentasi komedinya bukan untuk anak sekolah.<\/p>\n<figure id=\"attachment_169596\" aria-describedby=\"caption-attachment-169596\" style=\"width: 838px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-169596\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Orang-berbusana-Jawa.-Foto-Shutterstock.-300x190.jpg\" alt=\"\" width=\"838\" height=\"531\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Orang-berbusana-Jawa.-Foto-Shutterstock.-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Orang-berbusana-Jawa.-Foto-Shutterstock.-768x487.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Orang-berbusana-Jawa.-Foto-Shutterstock.-750x475.jpg 750w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Orang-berbusana-Jawa.-Foto-Shutterstock..jpg 849w\" sizes=\"(max-width: 838px) 100vw, 838px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-169596\" class=\"wp-caption-text\">Orang berbusana Jawa.<\/figcaption><\/figure>\n<h4><strong>#3 Dianggap Mahir Berbahasa Jawa<\/strong><\/h4>\n<p>Ketika saya ospek kampus di UIN Walisongo Semarang ditugaskan membuat papan nama yang berisi nama lengkap, fakultas dan jurusan untuk dipakai selama ospek. Dengan nama saya yang jelas Jawa sekali, kerap kali saya diajak berkenalan dengan bahasa Jawa Kromo oleh mahasiswa baru lainnya yang umumnya berasal dari Semarang dan sekitarnya.<\/p>\n<p>Saya yang saat di awal kuliah nggak ngerti\u2013ngerti amat Bahasa Jawa apalagi Bahasa Kromo. Mencoba menjelaskan kalau saya berasal dan besar di Cikarang, <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Kabupaten_Bekasi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bekasi.<\/a> Sehingga saya saat itu masih enggak paham bahasa Jawa apalagi yang kromo. Kemudian kami melanjutkan obrolan dengan bahasa Indonesia.<\/p>\n<h4><strong>#4 Mudah Ditebak Suku dan Asal Saya<\/strong><\/h4>\n<p>Hal ini saya alami saat bekerja di Jakarta, setiap pertama kali masuk kerja di Jakarta selalu ditanya, \u201cKamu dari Jawa ya ?\u201d Saya terkadang bingung mau menjawab apa, kalau dijawab iya, masalahnya adalah saya berdomisili di Cikarang bersama orang tua. Kalau dijawab nggak, tapi saya memang dari suku Jawa dan baru selesai kuliah di Semarang Jawa Tengah. Agar tidak ribet menjelaskan, saya memutuskan untuk menjawab \u201ciya\u201d karena Cikarang merupakan bagian dari pulau Jawa dan Provinsi Jawa Barat juga.<\/p>\n<h4><strong>#5 Disangka Punya Hubungan Keluarga Dengan Pak Jokowi<\/strong><\/h4>\n<p>\u201cKamu apanya Pak Joko Widodo ?\u201d pertanyaan ini kerap saya terima di Sulawesi karena nama yang saya miliki. Saya tau ini hanyalah sebuah pertanyaan lelucon atau basa\u2013basi saja. Akan tetapi bercandaan ini memiliki dasar yaitu banyak orang yang ada di Sulawesi menamai anaknya dengan cara ditambahi nama belakangnya dengan nama bapaknya. Biasanya karena bapaknya orang terkenal atau berpengaruh di daerahnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_169597\" aria-describedby=\"caption-attachment-169597\" style=\"width: 789px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-169597\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Presiden-Joko-Widodo-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"789\" height=\"526\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Presiden-Joko-Widodo-300x200.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Presiden-Joko-Widodo-768x512.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Presiden-Joko-Widodo-750x500.jpg 750w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Presiden-Joko-Widodo.jpg 850w\" sizes=\"(max-width: 789px) 100vw, 789px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-169597\" class=\"wp-caption-text\"><em>Presiden Joko Widodo<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<h4><strong>#6 Dipanggil \u201cArief Joko Widodo\u201d<\/strong><\/h4>\n<p>Menurut Mbah <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/di-kota-saya-disebut-kampungan-hanya-karena-tidak-menggunakan-helm\/\">Sujiwo Tejo<\/a> di acara TEDxBandung yang saya tonton di Youtube, ciri\u2013ciri orang besar adalah suka salah\u2013salah memanggil atau lupa nama orang lain. \u00a0Sepertinya hal ini dapat dikatakan benar karena banyak pejabat daerah domisili saya tidak memanggil nama asli saya. Malah memanggil dengan nama \u201cArief Joko Widodo\u201d, saya mewajari ini karena disini tidak familiar nama\u2013nama orang Jawa dan nama saya lekat dengan nama Pak Presiden.<\/p>\n<p>Saya harus berterimakasih kepada orang tua saya saat ini karena nama saya bukan hanya menjadi doa. Bisa juga menjadi sebuah tulisan di Terminal Mojok. Semoga maksud dan harapan yang ada di nama saya bisa sesuai bahkan dapat melampui dari harapan orang tua saya. Aamiin.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Penulis: Ahmad Arief Widodo<br \/>\nEditor: Agung Purwandono<\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n<div class=\"code-block code-block-7 ai-viewport-1\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Widodoooo~<\/p>\n","protected":false},"author":1760,"featured_media":169593,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[15103,15102],"class_list":["post-169585","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-nama-widodo","tag-widodo"],"modified_by":"Agung Purwandono","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169585","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1760"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=169585"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169585\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/169593"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=169585"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=169585"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=169585"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}