{"id":169512,"date":"2022-03-22T15:07:44","date_gmt":"2022-03-22T08:07:44","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=169512"},"modified":"2022-03-22T15:09:20","modified_gmt":"2022-03-22T08:09:20","slug":"tips-cari-muka-di-tempat-kerja-biar-kariermu-moncer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tips-cari-muka-di-tempat-kerja-biar-kariermu-moncer\/","title":{"rendered":"Tips Cari Muka di Tempat Kerja Biar Kariermu Moncer"},"content":{"rendered":"<p>&#8220;<em>Kerja itu buat cari uang, bukan cari muka<\/em>.&#8221;<\/p>\n<p>Saya sering mendengar ungkapan itu di tempat kerja dan konten-konten media sosial. Kamu juga pernah, kan? Ya memang sih, kerja itu buat cari uang. Tapi pada kenyataannya, dunia kerja nggak selugu itu. Dunia kerja nggak semata-mata kerja, kerja, kerja, lalu gajian. Ada begitu banyak intrik, drama, dan siasat ketika menjalani pekerjaan di <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=aaOKs7v_fQo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tempat kerja<\/a>. Dan ini hanya bisa dilihat dan dirasakan oleh orang-orang tertentu saja.<\/p>\n<p>Karena banyak intrik, drama, dan siasat tadi, maka sebetulnya cari muka itu penting. Bukan cuma mengamankan posisi kamu di tempat kerja, tapi juga bisa memuluskan jenjang karier kamu di masa depan. Apalagi kalau kamu memang termasuk budak korporat yang mengejar karier di tempat kerja, maka cari muka mutlak untuk dilakukan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_169603\" aria-describedby=\"caption-attachment-169603\" style=\"width: 788px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-169603\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Kerja-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"788\" height=\"525\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Kerja-300x200.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Kerja-768x511.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Kerja-750x499.jpg 750w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Kerja.jpg 850w\" sizes=\"(max-width: 788px) 100vw, 788px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-169603\" class=\"wp-caption-text\"><em>Dalam dunia kerja ada saja orang-orang yang mencari muka pada atasannya. (Shutterstock.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: left;\">Oleh karena itulah, saya akan bagikan tips bagaimana cari muka di tempat kerja. Ini berdasarkan pengamatan lho ya, bukan pengalaman. Meski kelihatan sepele, tapi seenggaknya bisa membantu kamu untuk mengejar karier di masa depan atau minimal mengamankan posisi kamu di tempat kerja. Ini dia yang perlu kamu lakukan.<\/p>\n<h4><strong>#1 Memanggil Atasan dengan Jabatannya<\/strong><\/h4>\n<p>Ini sering saya jumpai dalam lingkungan tempat kerja, khususnya di dunia birokrat. Ucapan macam &#8220;Selamat pagi, Pak Kepala&#8221;, &#8220;Siap, Pak Gubernur&#8221;, &#8220;Terima kasih, Pak Ketua&#8221;, atau &#8220;Mohon arahannya, Bu Menteri&#8221; adalah ucapan yang sangat disukai atasan ketimbang dipanggil memakai nama mereka sendiri. Ya memang enek sih, tapi sing penting atasan senang.<\/p>\n<h4><strong>#2 Menyebut Prestasi Atasan di Setiap Forum<\/strong><\/h4>\n<p>Ini juga penting dilakukan supaya atasan merasa senang. Prestasi yang disebutkan nggak melulu soal prestasi di tempat kerja, tapi juga sikap humanis sehari-hari. Misalnya ketika atasan traktir makan siang, sering bantu pekerjaan, menjenguk bawahan yang sakit, dan sebagainya. Itu semua bisa jadi bahan pujian di setiap forum. Meski mungkin menyebalkan, lakukan saja. Kamu pengin kariermu aman dan lancar, kan?<\/p>\n<figure id=\"attachment_169605\" aria-describedby=\"caption-attachment-169605\" style=\"width: 785px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-169605\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Kerja-itu-cari-uang-bukan-cari-mua-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"785\" height=\"523\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Kerja-itu-cari-uang-bukan-cari-mua-300x200.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Kerja-itu-cari-uang-bukan-cari-mua-768x512.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Kerja-itu-cari-uang-bukan-cari-mua-750x500.jpg 750w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Kerja-itu-cari-uang-bukan-cari-mua.jpg 850w\" sizes=\"(max-width: 785px) 100vw, 785px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-169605\" class=\"wp-caption-text\"><em>Kerja cari uang atau cari muka? (Shutterstock.com)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<h4><strong>#3 Menjadi Sosok &#8220;Yes Man&#8221;<\/strong><\/h4>\n<p>Setiap atasan pasti menginginkan bawahan yang manut, nggak bandel, dan nggak suka protes. Karena itulah, supaya dinotis sama atasan sebagai bawahan yang baik, mendingan kamu jadi sosok &#8220;yes man&#8221; saja. Apapun bentuk instruksi dan perintah atasan, lakukan saja dengan sat-set-sat-set tanpa ba-bi-bu.<\/p>\n<h4><strong>#4 Perhatian Terhadap Atasan<\/strong><\/h4>\n<p>Perhatian di sini bukan macam anak bucin yang menanyakan kabar, lagi di mana, atau sudah makan siang atau belum, ya. Tapi lebih ke perhatian ke atasan di tempat kerja semisal mengingatkan jangan lupa ngabsen, mengingatkan jadwal dan progress pekerjaan, atau memberikan surprise ketika atasan berulang tahun. Kalau kamu melakukan ini, pastinya atasan bakal ingat terus bentuk perhatian kamu itu.<\/p>\n<h4><strong>#5 Inisiatif Tinggi Terhadap Program-program Atasan<\/strong><\/h4>\n<p>Nah, ini adalah poin penting yang harus dilakukan kalau kamu mau cari muka di tempat kerja. Setiap atasan pasti punya program kerja dan menginginkan bawahannya mendukung program kerjanya itu. Makanya apapun program kerjanya, kamu harus full support dengan cara berinisiatif, berpikir kreatif, dan berinovasi.<\/p>\n<figure id=\"attachment_169610\" aria-describedby=\"caption-attachment-169610\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-169610\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Inisiatif-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Inisiatif-300x200.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Inisiatif-768x512.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Inisiatif-750x500.jpg 750w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Inisiatif.jpg 850w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-169610\" class=\"wp-caption-text\">Orang yang punya inisiatif dalam dunia kerja, belum tentu cari muka. (Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Itulah kelima hal yang perlu dilakukan kalau kamu mau cari muka di tempat kerja. Dari kelima hal tadi, poin nomor lima adalah yang paling penting. Karena kalau hanya memuja dan memuji atasan tanpa kerja yang baik dan inisiatif yang tinggi, maka kamu nggak ada bedanya dengan penjilat. Sedangkan cari muka di sini lebih ke &#8220;personal branding&#8221; supaya kamu dinotis dan dikenal baik oleh <a href=\"https:\/\/mojok.co\/pojokan\/siap-siap-resign-aja-lah-kalau-nemu-bos-nggak-masuk-akal-kayak-gini\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">atasan.<\/a><\/p>\n<p>Kalau usaha cari mukanya berhasil, bukan nggak mungkin kamu bakal dipercaya memegang proyek tertentu, jabatan tertentu, atau bahkan dilibatkan langsung dalam mengambil keputusan di tempat kerja. Keren, kan?<\/p>\n<p>Jadi gimana? Mau coba cari muka di tempat kerja?<\/p>\n<p>Penulis: Andri Saleh<br \/>\nEditor: Agung Purwandono<\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Muka mana muka~<\/p>\n","protected":false},"author":1468,"featured_media":169602,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13078,13080],"tags":[11554,3207],"class_list":["post-169512","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup","category-personality","tag-cari-muka","tag-kerja"],"modified_by":"Agung Purwandono","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169512","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1468"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=169512"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169512\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/169602"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=169512"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=169512"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=169512"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}