{"id":169298,"date":"2022-03-21T16:10:01","date_gmt":"2022-03-21T09:10:01","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=169298"},"modified":"2022-03-21T16:12:39","modified_gmt":"2022-03-21T09:12:39","slug":"5-acara-komedi-televisi-yang-legendaris","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-acara-komedi-televisi-yang-legendaris\/","title":{"rendered":"5 Acara Komedi Televisi yang Legendaris Tahun 2000-an"},"content":{"rendered":"<p>Menonton wawancara Parto Patrio di kanal YouTube <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=Z311bLVW_a8&amp;t=15s\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>Helmy Yahya Bicara<\/em><\/a> menarik ingatan saya ke beberapa acara komedi di era 2000-an. Parto Patrio yang didapuk sebagai narasumber seakan membawa kenangan saya tentang beberapa acara komedi televisi yang pada masanya.<\/p>\n<p>Kala itu, dimana akses hiburan masih terbatas, orang berbondong-bondong untuk mencari hiburan melalui media televisi. Acara-acara komedi selalu mendapat respon dari penontonnya lantaran tidak ada pilihan lain untuk mendapatkan hiburan selain televisi.<\/p>\n<p>Seperti ungkapan jawa <em>witing tresno jalaran soko kulino <\/em>menonton acara komedi di televisi pada masa itu juga suka lantaran terbiasa karena mau tak mau yang disiarkan hanya itu. Sehingga, acara komedi di waktu itu menimbulkan kenangan tersendiri. Berikut ini deretan acara komedi di televisi yang menurut saya legendaris:<\/p>\n<p><strong>#1. Ngelaba \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><\/p>\n<p>Membicarakan Patrio tentu ingatan kita akan tertuju pada acara komedi <em>Ngelaba<\/em> (Ngerumpi Lewat Banyolan) Acara ini merupakan sebuah acara yang ditayangkan oleh TPI (red. saat ini MNC TV). Acara itu pertama kali mengudara pada 1 Mei 1995 dan berhenti tayang tanggal 23 Februari 2008. Grup Lawak Patrio digawangi oleh Parto, Akri, dan Eko. Grup lawak ini mampu bertahan selama 13 tahun di panggung komedi. Bahkan eksistensi mereka diganjar beragam penghargaan.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-169486 aligncenter\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1368793937-1-300x200.jpg\" alt=\"acara tv mojok.co\" width=\"695\" height=\"464\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1368793937-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1368793937-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1368793937-1-750x500.jpg 750w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1368793937-1.jpg 1000w\" sizes=\"(max-width: 695px) 100vw, 695px\" \/><\/p>\n<p><strong>#2. Asep Show<\/strong><\/p>\n<p>Tayang menjelang waktu berbuka puasa kala Ramadan, <em>Asep Show<\/em> hadir menghibur pemirsa yang tengah menunggu waktu azan magrib (<em>ngabuburit<\/em>). Memadukan acara komedi lewat wayang golek yang dipandu dalang kenamaan Asep Sunarya, acara tersebut sukses merebut hati para pemirsa televisi. Bahkan hingga saat ini, saat saya melihat wayang golek, selalu ingatan saya tertuju pada acara ini. <em>Asep Show<\/em> dulu ditayangkan di stasiun televisi TPI yang kini sudah menjadi MNC TV. Karakter Cepot menjadi maskot di acara komedi ini.<\/p>\n<p><strong>#3. Chating<\/strong><\/p>\n<p>Serupa dengan <em>Ngelaba<\/em>, <em>Chating<\/em> (Canda itu Penting) juga merupakan acara yang ditayangkan di TPI, kelompok Cagur dipercaya untuk mengisi di program acara ini. Cagur merupakan grup lawak Indonesia yang beranggotakan Denny, Narji, dan Sapto yang didirikan pada tanggal 23 Juli 1997. Beberapa lama kemudian, Sapto digantikan oleh Bedu. Denny, Narji, dan Bedu berjalan, namun pada tahun 2002, Bedu mengundurkan diri dan posisinya digantikan Wendy. Sama dengan <em>Ngelaba<\/em>, acara <em>Chating<\/em> ini juga memiliki pesona sendiri bagi penikmatnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_169437\" aria-describedby=\"caption-attachment-169437\" style=\"width: 704px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-169437\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1708636954-300x200.jpg\" alt=\"acara kuis mojok.co\" width=\"704\" height=\"470\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1708636954-300x200.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1708636954-768x512.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1708636954-750x500.jpg 750w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1708636954.jpg 1000w\" sizes=\"(max-width: 704px) 100vw, 704px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-169437\" class=\"wp-caption-text\">ilustrasi shooting acara tv. (Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>#4. Extravaganza<\/strong><\/p>\n<p>Bagi kalangan anak muda tahun 2000-an pasti tahu acara ini. Acara <em>Extravaganza<\/em> merupakan sebuah acara di <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Trans_TV\">Trans TV<\/a>\u00a0yang menampilkan berbagai cerita seru dalam bentuk\u00a0<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sketsa_komedi\">sketsa komedi<\/a>. Kisah yang diangkat\u00a0 merupakan tema dari kisah keseharian,\u00a0<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Film\">film<\/a>, bahkan legenda masa silam. Acara ini ditayangkan setiap Senin, Jumat, dan Sabtu malam pukul 19:00 <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Waktu_Indonesia_Barat\">WIB<\/a>. <em>Extravaganza<\/em> pertama kali tayang 30 Mei 2004 dan berakhir tayang pada 9 Juni 2013. <em>Extravaganza<\/em> jadi embrio acara komedi dengan format baru di Indonesia. Dari acara ini pula nama-nama besar macam Tora Sudiro, Aming, Indra Birowo, Tike Priatnakusumah, Ronal Surapradja muncul.<\/p>\n<p><strong>#5. <\/strong><strong>Opera Van Java<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong> (OVJ)<\/strong><\/p>\n<p>OVJ merupakan acara\u00a0<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Komedi\">komedi<\/a>\u00a0yang ditayangkan di\u00a0<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Trans7\">Trans7<\/a> mulai tahun 2008. Ide acara awalnya adalah pertunjukan\u00a0<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Wayang_orang\">wayang orang<\/a> versi modern. Ragam cerita yang diangkat pun merupakan tema-tema keseharian yang dekat dengan masyarakat. Acara ini menggandeng Parto Patrio sebagai dalang. Selain Parto, ada juga Sule, Andre Taulany, Nunung, dan Azis Gagap yang jadi idola pemirsa. Bahan candaan yang fresh membuat banyak kalangan mengidolakan acara ini.<\/p>\n<p>Itulah lima acara komedi yang membekas di hati. Bagi penulis, kesuksesan sebuah acara ditentukan oleh beragam hal termasuk faktor kebaruan dan ide yang ditawarkan program tersebut. Tidak sedikit acara-acara diatas yang dibuat ulang dengan format <em>reborn<\/em>, namun hasilnya tidak pernah sukses melebihi pendahulunya.<\/p>\n<p>Penulis: Fareh Hariyanto<br \/>\nEditor: Purnawan Setyo Adi<\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ngelaba ayo kita ngelaaba~<\/p>\n","protected":false},"author":664,"featured_media":169487,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13083],"tags":[12132,3785,2266,2126,8089],"class_list":["post-169298","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-acara-tv","tag-acara-komedi","tag-acara-tv","tag-hiburan","tag-komedi","tag-parto"],"modified_by":"Purnawan Setyo Adi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169298","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/664"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=169298"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169298\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/169487"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=169298"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=169298"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=169298"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}