{"id":169213,"date":"2022-03-21T12:11:48","date_gmt":"2022-03-21T05:11:48","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=169213"},"modified":"2022-03-21T12:11:48","modified_gmt":"2022-03-21T05:11:48","slug":"panduan-menikmati-10-lagu-terbaik-the-rain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/panduan-menikmati-10-lagu-terbaik-the-rain\/","title":{"rendered":"Panduan Menikmati 10 Lagu Terbaik The Rain"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">The Rain adalah <a href=\"https:\/\/mojok.co\/senamotak\/kuis-mojok-nostalgia-lagu-lagu-legendaris-warnet-edisi-band-luar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">band<\/a> yang konsisten dalam membuat karya anti-ribet. Lagu-lagu The Rain selalu dikemas dengan nada dan lirik yang mudah diingat. Tema dari lagu-lagu The Rain kebanyakan diambil dari aneka kisah cinta yang sering kita temui.\u00a0 Serunya, nggak cuma kisah cinta yang manis, tapi kisah yang getir dan ambyar pun ada pada lagu-lagu The Rain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya bukan fans berat The Rain. Meskipun saya nggak masuk dalam kategori <a href=\"https:\/\/twitter.com\/therainkeepers\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>TheRainKeepers<\/em><\/a>, namun saya punya kenangan-kenangan yang bertaut pada lagu-lagu The Rain. Saya sendiri baru benar-benar memperhatikan The Rain setelah adik saya meninggal di tahun 2008. Ia seolah meninggalkan pesan lewat lagu &#8220;Terlalu Indah&#8221; dalam RBT (<em>Ring Back Tone<\/em>) terakhir pada ponselnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak itu, rasanya lagu-lagu The Rain selalu mampir dalam tiap tahapan hidup. Saya yakin, ada banyak penggemar The Rain yang juga merasakan hal ini. Harus diakui bahwa The Rain memang piawai dalam membuat lagu yang mewakili aneka perasaan dalam diri manusia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sekian banyak lagu The Rain yang bagus, ada sepuluh lagu terbaik yang dapat menemani Jamaah Mojokiyah menjalani hidup. Berikut ini kesepuluh lagu terbaik The Rain versi saya:<\/span><\/p>\n<p>https:\/\/www.instagram.com\/p\/CaeeEJnLNbD\/<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4><strong>#1 &#8220;Terima Kasih, Karena Kau Mencintaiku&#8221;<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagu ini dengan mudah mendapat tempat di telinga penggemar musik nasional yang kala itu sedang dimabuk lagu-lagu mellow dari Sheila on 7, Noah, Jikustik, hingga Ada Band. &#8220;Terima Kasih, Karena Kau Mencintaiku&#8221; bernada ceria dan dapat membuat frasa &#8220;I love you too&#8221; terdengar lebih manis. Lagu ini ada\u00a0 dalam album <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Hujan Kali Ini<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dirilis pada tahun 2003.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Walau kadang, kau mengiris perih di hatiku, terima kasih karena kau mencintaiku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">duu du du duu du du du du\u2026&#8221;<\/span><\/p>\n<h4><strong>#2 &#8220;Dengar Bisikku&#8221;<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada kiasan nan puitis di lirik lagu &#8220;Dengar Bisikku&#8221; yang membuat lagu ini kental dengan nuansa sendu yang melodramatis. Dalam <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/c\/TherainbandIndonesia\/videos\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kanal Youtube The Rain<\/a>, Indra Prasta, menyebut bahwa lagu ini punya judul asli &#8220;Dengarkan Sayang&#8221;. Namun, akhirnya direvisi oleh pihak label. Ia sendiri tak merasa lagu ini sangat keren. Akan tetapi tak bisa dimungkiri bahwa berkat lagu inilah The Rain bisa dikenal oleh para penggemar musik Indonesia. Lagu ini muncul dalam album<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Hujan Kali Ini<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di tahun 2003.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Bila gundahmu tak menghilang<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hentikan dulu dayung kita<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila kau ingin lupakan aku<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ku tak tahu apalah daya\u2026.&#8221;<\/span><\/p>\n<h4><strong>#3 &#8220;Terlalu Indah&#8221;<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagu ini biasanya dimaknai sebagai lagu putus cinta. Namun, saya memaknai lagu ini sebagai lagu perpisahan dengan mendiang adik saya. Keunikan dari lagu-lagu The Rain memang terdapat dalam kesederhanaan lirik dan melodinya yang mudah diingat. Komposisi tersebut ada di dalam lagu ini. Jika Jamaah Mojokiyah sedang sedih dan merasa sendirian, main-mainlah ke kolom komentar lagu ini di <\/span><a href=\"https:\/\/youtu.be\/_Th_IfnrI3A\"><span style=\"font-weight: 400;\">Youtube<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Di sana, niscaya banyak temannya, jadi sedihnya bisa berjamaah. Lagu ini dirilis pada tahun 2007 dalam album <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Serenade<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Ada awal dan ada akhirnya<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang mungkin tak dapat terurai semua<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada duka, ada bahagia<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang mungkin tak akan pernah terlupa&#8221;<\/span><\/p>\n<p>https:\/\/www.instagram.com\/p\/CYv5mBfrRsd\/<\/p>\n<h4><strong>#4 &#8220;Terlatih Patah Hati&#8221;<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagu ini mewakili siapa pun yang sering patah hati dan bertepuk sebelah tangan tanpa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">menye-menye<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. &#8220;Terlatih Patah Hati&#8221; merayakan ratapan nasib orang-orang yang terbiasa tersisih dalam nada yang menyenangkan. Lagu yang ada di album <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jabat Erat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini merupakan hasil kolaborasi The Rain dengan Endank Soekamti yang dirilis pada tahun 2016.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa!)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa!)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penuh luka itu pasti, tapi aku tetap bernyanyi&#8221;<\/span><\/p>\n<h4><strong>#5 &#8220;Jika itu Denganmu&#8221;<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lirik lagu ini bercerita tentang rasanya jatuh cinta ke orang yang sudah punya pasangan. Liriknya begitu jujur dengan melodi yang riang. Jatuh cinta pada yang nggak bisa dimiliki memang kadang menyenangkan. Alih-alih <em>ngenes<\/em>, kesenangan tersebut ditangkap oleh The Rain dan dikemas menjadi sebuah lagu dengan irama gembira. Lagu yang dirilis pada tahun 2012 ini terdapat di album <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jingga Senja dan Deru Hujan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Aku tahu menginginkanmu<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama saja berharap<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kau gagal di kisahmu itu&#8221;<\/span><\/p>\n<h4><strong>#6 &#8220;Ujung Pertemuan&#8221;<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu keajaiban The Rain adalah tetralogi tentang Jono dan Mira. Pada akhirnya, lewat lagu &#8220;Ujung Pertemuan&#8221;, dikisahkan bahwa Mira memilih meninggalkan Jono untuk bersama Beni. Padahal Beni adalah teman Jono. Yah, seperti kisah-kisah cinta di kampus yang akhirnya kandas karena ditikung teman sendiri. Lagu ini dirilis pada tahun 2019 di album <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ujung Pertemuan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Sebagai penggemar The Rain, saya masih berharap suatu hari nanti Jono bisa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">balen<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan Mira. Hihihi\u2026\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Jika inilah yang terakhir kalinya<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kau dan aku bisa bertemu<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terima kasih untuk pernah mencoba<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menerimaku dengan segala beda&#8221;<\/span><\/p>\n<h4><strong>#7 &#8220;Gagal Bersembunyi&#8221;<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah kamu pernah <em>ngepoin<\/em> medsos mantan gebetan atau mantan pacar? Rasanya seperti\u00a0 ada yang ingin disampaikan tapi lalu mikir, &#8220;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ah ya sudahlah&#8221;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Nah, lagu ini mewakili perasaan semacam itu. Manusiawi banget kan, mengintip medsos mantan sambil membatin\u00a0 &#8220;Aku cuma rindu.&#8221; Lagu ini muncul pada tahun 2016 dalam album <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jabat Erat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Hei! Apa kabarmu jauh di sana?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tiba tiba teringat cerita yang pernah kita upayakan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kupikir, aku berhasil melupakanmu<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berani beraninya kenangan itu datang tersenyum&#8221;<\/span><\/p>\n<p>https:\/\/www.instagram.com\/p\/CYn_sufLszq\/<\/p>\n<h4><strong>#8 &#8220;Getir Menjadi Tawa bila Kubersamanya&#8221;<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagu ini dibuka dengan lirik yang dapat mempersuasi pendengar untuk bernostalgia ke suatu sore yang menyenangkan. Hasilnya, penikmat lagu ini bakal tenggelam dalam memori rasa, mengingat hari-hari pertama ketemu pujaan hati. Sungguh lagu ini adalah lagu cinta tanpa norak sedikit pun. &#8220;Getir Menjadi Tawa bila Kubersamanya&#8221; dirilis pada tahun 2016 dalam album <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jabat Erat.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Aku tak pernah lupa<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat kali pertama<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berjuang memilih kata<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya untuk menyapanya&#8221;<\/span><\/p>\n<h4><strong>#9 &#8220;Aku Siap&#8221;<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melodi di lagu ini terdengar mirip dengan lagu lawas milik Bed and Breakfast &#8220;If You Were Mine&#8221;. Lagu yang sangat 90-an dan <em>easy listening<\/em> ini bertutur tentang seseorang yang sudah siap untuk menyatakan perasaan pada gebetannya. Lagu yang asik ini dirilis pada bulan Juni 2021.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Aku siap jika kau tak rasakan yang sama<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih siap jika kau mau &#8216;tuk menerima<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tulus hati ini ingin membuatmu bahagia<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bersama mengukir cerita&#8221;<\/span><\/p>\n<h4><strong>#10 &#8220;Terjebak Bersama&#8221;<\/strong><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Musik video dari <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=CATNCtVuVS4\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">&#8220;Terjebak Bersama&#8221;<\/a> menampilkan dokumentasi Indra, Iwan, Ipul, dan Aang. Lagu ini diluncurkan dalam rangka perayaan ulang tahun The Rain ke-20 yang jatuh pada 31 Desember 2021. Seperti lagu-lagu The Rain yang lain, lagu romantis ini pun bebas dinikmati dan diinterpretasikan sesuai pengalaman rasa para penggemarnya. Saya jadi membayangkan pemerintah negeri wakanda yang suka nge-band itu mengajak penduduk negerinya menyanyikan lagu ini bersama-sama setelah mereka semua terjebak bersama di negeri indah yang saat ini sedang carut marut itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Mereka bilang kita terjebak bersama,\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu benar adanya<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beruntungnya aku<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terjebak bersamamu&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jamaah Mojokiyah yang baik, sepuluh lagu ini jelas nggak bisa menampung seluruh lagu terbaik The Rain. Masih banyak lagu-lagu The Rain lainnya yang bisa jadi adalah soundtrack hidupmu. Yang jelas, mari bersepakat bahwa The Rain telah membuat setiap tahapan hidup menjadi lebih bernada.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Butet Rachmawati Sailenta Marpaung<br \/>\nEditor: Purnawan Setyo Adi<\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Terrrlatih patah haati~<\/p>\n","protected":false},"author":1139,"featured_media":169454,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13084],"tags":[8552,15088,248,15086,15087],"class_list":["post-169213","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-musik","tag-band-indonesia","tag-band-jogja","tag-musik","tag-the-rain","tag-the-rain-band"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169213","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1139"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=169213"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169213\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/169454"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=169213"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=169213"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=169213"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}