{"id":169110,"date":"2022-03-30T11:30:29","date_gmt":"2022-03-30T04:30:29","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=169110"},"modified":"2022-03-30T10:59:49","modified_gmt":"2022-03-30T03:59:49","slug":"berkarier-jadi-videografer-adalah-proses-panjang-dan-ini-tipsnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/berkarier-jadi-videografer-adalah-proses-panjang-dan-ini-tipsnya\/","title":{"rendered":"Berkarier Jadi Videografer Adalah Proses Panjang dan Ini Tipsnya!"},"content":{"rendered":"<p><em>Jika kamu ingin memulai berkarier sebagai videografer, ada beberapa tips yang perlu kamu tahu. Pasalnya, bekerja sebagai videografer adalah berkenan untuk melewati proses yang tidak singkat.\u00a0<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berkembangnya era digital memberi berkah tersendiri bagi beberapa bidang, salah satunya videografer. Kini, media sosial bukan cuma platform pribadi seseorang, tapi sudah menjadi platform besar bagi banyak kelompok hingga perusahaan. Mulai dari perseorangan dengan status <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/menggugat-aktris-dan-influencer-yang-sok-sokan-jadi-messiah-di-tengah-masyarakat-miskin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">influencer<\/a>, hingga perusahaan dengan nama besar, sudah mulai membutuhkan tenaga khusus untuk memproduksi konten video. Dengan kata lain, dunia digital dan media sosial sudah menjadi bagian industri tersendiri.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_171010\" aria-describedby=\"caption-attachment-171010\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-171010\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1972689758.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1972689758.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1972689758-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1972689758-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1972689758-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-171010\" class=\"wp-caption-text\">Jangan sampai kamera goyang, Bos! (Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, kesempatan berkarier untuk merekam video tidak cuma terbatas bekerja di stasiun televisi atau produksi film. Pesatnya perkembangan media sosial membuat semua lini membutuhkan divisi konten video tersendiri. Hal ini tentunya membuka kesempatan kerja yang luas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, skill yang dibutuhkan untuk menjadi videografer adalah bukan cuma bisa memencet tombol rekam di kamera. Apalagi jika video yang ingin dibuat adalah sebuah produksi konten yang serius. Ada banyak hal yang dibutuhkan untuk menjadi videografer. Lantas, apa sajakah itu?<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;\">#1 Pengoperasian dan pemahaman alat<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu saja ini adalah dasar skill yang harus dikuasai. Kamera memang ada berbagai macam, tapi pemahaman fungsi dasarnya sama, ada pengaturan ISO, shutter speed, aperture, fokus lensa, dan banyak lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi yang mengeluh karena tidak punya alat, jangan jadikan hal ini sebagai alasan untuk tidak mempelajari atau memperbarui wawasan soal perkembangan kamera dan berbagai alat lainnya. Wawasan dan referensi juga merupakan salah satu modal untuk menjadi videografer yang bisa diandalkan.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;\">#2 Pemahaman angle<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain pemahaman pada alat, hal dasar lainnya ada dalam pemahaman soal angle yang baik. Bagaimana merancang komposisi agar enak dilihat dalam frame layar kamera adalah pengetahuan dasar bagi videografer.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_171007\" aria-describedby=\"caption-attachment-171007\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-171007\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_568707994.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_568707994.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_568707994-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_568707994-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_568707994-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-171007\" class=\"wp-caption-text\">Meski harus tiarap pun, tetap dilakoni (Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengasah hal ini tidak cukup hanya belajar teori. Dibutuhkan pengalaman lapangan untuk mengasah insting, sehingga semakin banyak mencoba merekam dalam berbagai latar tempat dan situasi maka akan semakin berkembang.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;\">#3 Pencahayaan itu penting<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendapatkan hasil gambar yang baik, kontrol videografer adalah bukan cuma alat kameranya. Banyak videografer lupa betapa pentingnya peran cahaya untuk mendapatkan gambar yang cantik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak sumber cahaya yang bisa didapat dan tentunya harus dipelajari. Selain masalah penerangan yang berasal dari fitur kamera, videografer juga harus memahami bagaimana memanfaatkan lampu lighting ataupun sinar matahari langsung. Videografer harus paham bahwa bagaimana tiap sorot cahaya menimbulkan mood serta hasil gambar berbeda.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;\">#4 Bukan cuma soal kamera<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamera bukan satu-satunya alat perang videografer. Videografer juga harus memahami berbagai alat lainnya. Selain permasalahan cahaya yang sudah disebutkan tadi, videografer juga harus memahami alat olah audio, alat broadcasting, pemahaman software, komputer, dan banyak hal lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang, tidak semua alat itu mungkin dibutuhkan tergantung dengan jenis pekerjaannya, tapi tidak ada salahnya memperbanyak wawasan seputar bidang pekerjaan terkait.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;\">#5 Selalu tingkatkan skill editing video serta referensinya<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejatinya, videografer memang lebih berfokus pada pengoperasian kamera dalam suatu produksi video. Namun semakin ke sini, muncul pemahaman bahwa ia juga harus satu paket dengan video editor. Makin lama makin gila juga spesifikasi lowongan pekerjaan yang menambahkan tugas motion grafis hingga 3D animation ke tugas videografer, padahal ya nggak. Makin gila aja orang-orang ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau bagaimanapun, dunia memang selalu bergerak. Teknologi dan platform baru selalu bermunculan, tren baru akan selalu masuk, dan hal-hal itu mungkin akan berdampak ke tuntutan jobdesk videografer. Jadi, selalu upgrade kemampuanmu, termasuk dalam hal <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-rekomendasi-aplikasi-video-editor-biar-makin-estetik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">editing video<\/a> dan berbagai referensi editing video.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-weight: 400;\">#6 Komunikatif<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi videografer adalah wajib hukumnya untuk komunikatif. Selain berkoordinasi dengan tim, ia juga harus berkomunikasi dengan segala orang yang terkait dengan proyek, utamanya dengan talent.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam produksi video yang proper, ada banyak posisi yang bisa diisi untuk berkontribusi membuat video yang bagus. Selain talent yang akan tampil dalam frame, Anda juga akan bersinggungan dengan orang art, make up artist, bahkan klien.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;\">#7 Esensi lebih penting dari estetika<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang kepentingan membuat video ada berbagai macam, ada yang berorientasi pada kualitas, ada juga tempat yang menuntut videografernya berorientasi pada kuantitas. Namun, dasar dari semua pembuatan video adalah sama, yaitu visual dan makna apa yang ingin disampaikan. Masalah mau bagaimana gaya dalam menampilkannya, itu urusan selanjutnya.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_171008\" aria-describedby=\"caption-attachment-171008\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-171008\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1932959309.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1932959309.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1932959309-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1932959309-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1932959309-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-171008\" class=\"wp-caption-text\">Cek dulu, udah oke, belum? (Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang, membuat video dengan estetika yang menarik adalah impian dan idealisme kebanyakan videografer. Namun, esensi tetap harus diutamakan. Kalau estetika yang diinginkan membuat esensi terabaikan, hasilnya tetaplah jadi video jelek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misal, kalau ingin membuat video makanan yang menonjolkan kontras warna, sulit memaksakan ingin mengemas video dengan grading soft yang juga lagi ngetren. Atau apabila makna video lebih tersampaikan dengan angle yang diam, meskipun tidak menarik, tetap jangan memaksakan diri harus membuat video yang terus bergerak. Jadi, videografer juga harus paham kepentingan videonya dan mencocokan gayanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Minat jadi videografer? Itu dia beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk dikuasai. Bagi yang ingin berkarier jadi videografer, mulailah membuat berbagai video sendiri, buat <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Portofolio\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">portfolio<\/a> sembari belajar hal-hal tadi melalui pengalaman. Menjadi seorang videografer adalah penting untuk membuat portofolio sebagai modal cari pekerjaan.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Muhammad Sabilurrosyad<br \/>\nEditor: Audian Laili<\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ini nggak sesimpel mencet kamera, ya!<\/p>\n","protected":false},"author":1449,"featured_media":171009,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12911],"tags":[4316,12856,15213],"class_list":["post-169110","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-loker","tag-karier","tag-skill","tag-videografer"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169110","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1449"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=169110"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169110\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/171009"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=169110"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=169110"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=169110"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}