{"id":168557,"date":"2022-03-15T13:00:12","date_gmt":"2022-03-15T06:00:12","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=168557"},"modified":"2022-03-14T23:14:52","modified_gmt":"2022-03-14T16:14:52","slug":"3-lagu-terbaik-tulus-dalam-album-manusia-yang-bikin-kita-memaknai-ulang-diri-sendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-lagu-terbaik-tulus-dalam-album-manusia-yang-bikin-kita-memaknai-ulang-diri-sendiri\/","title":{"rendered":"3 Lagu Terbaik Tulus dalam Album Manusia yang Bikin Kita Memaknai Ulang Diri Sendiri"},"content":{"rendered":"<p>Tulus luncurkan album baru, lho, Gaes! Tepatnya pada tanggal 3 Maret 2022 lalu. Judul albumnya <em>Manusia<\/em>. Isinya tentu ada sepuluh lagu. Kesepuluh lagu dalam album ini seolah menandai satu dekade Tulus berkarier di blantika musik Tanah Air. Seperti nama albumnya, lagu-lagu yang ada dalam album ini bercerita seputar kehidupan dan perasaan-perasaan yang dirasakan manusia. Makanya relate banget dengan kita lantaran lagu-lagu itu sedang bercerita tentang kita.<\/p>\n<p>Bagi saya, tentu saja seluruh lagu dalam album <em>Manusia<\/em> pantas untuk didengarkan. Bahkan semua lagu Tulus itu recommended buat didengarkan. Tapi, kalau disuruh pilih tiga lagu saja dalam album <em>Manusia<\/em> yang harus didengarkan dan bisa membuat kita memaknai kembali diri sendiri, maka inilah jawaban saya.<\/p>\n<h4><strong>#1 Diri<\/strong><\/h4>\n<p>Lagu pertama yang saya rekomendasikan adalah &#8220;Diri&#8221;. Sejak lirik pertamanya saja, lagu &#8220;Diri&#8221; ini sudah menghipnotis sekali. \u201cHari ini, kau berdamai dengan dirimu sendiri. Kau maafkan semua salahmu, ampuni dirimu. Hari ini, ajak lagi dirimu bicara mesra. Berjujurlah, pada dirimu kau bisa percaya,\u201d lirih Tulus bernyanyi.<\/p>\n<p>Mendengarnya saya langsung terenyuh dan merasa sedang diberi mantra begitu saja. \u201cPulihlah diri, ayo bangkit lagi. Hingga kini, meski berat dan bikin penat, toh tetap bisa dilalui,\u201d ujar diri saya saat Tulus dengan suara khas falsetnya melantun dengan lembut di telinga.<\/p>\n<figure id=\"attachment_168713\" aria-describedby=\"caption-attachment-168713\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-168713 size-full\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Meski-berat-tetap-bisa-dilewati-Pixabay.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Meski-berat-tetap-bisa-dilewati-Pixabay.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Meski-berat-tetap-bisa-dilewati-Pixabay-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Meski-berat-tetap-bisa-dilewati-Pixabay-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Meski-berat-tetap-bisa-dilewati-Pixabay-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-168713\" class=\"wp-caption-text\">Kau maafkan semua salahmu, ampuni dirimu (Pixabay.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Musik dan suara Tulus sederhana, tapi justru karena itulah terdengarnya lebih nyaman di telinga. Tulus nggak terlalu banyak berakrobat dengan suaranya meski sebetulnya tentu ia bisa. Pokoknya lagu ini nyaman didengar mulai dari masalah lirik hingga alunan musiknya. Kita bisa dengan mudah hafal lagunya dan kemudian ikut bernyanyi ria campur sedikit sendu dengannya.<\/p>\n<p>Dan yang paling penting, saat menyanyikannya kita lebih bisa berpikir jernih bahwa yang paling berharga bagi kita adalah diri kita sendiri.<\/p>\n<p>\u201cBisikkanlah, terima kasih pada diri sendiri. Hebat dia, terus menjagamu dan sayangimu. Suarakan, bilang padanya jangan paksakan apa pun. Suarakan, ingatkan terus aku makna cukup,\u201d kata Tulus.<\/p>\n<h4><strong>#2 Satu Kali<\/strong><\/h4>\n<p>Sudah merasa bosan, penat, dan kesal dengan keadaan kita saat ini? Maka, menepilah, pasang headsetmu, dan dengarlah lagu &#8220;Satu Kali&#8221; dalam album <em>Manusia<\/em> Tulus ini!<\/p>\n<p>\u201cKecil hanya sekali, muda hanya sekali, tua hanya sekali, hiduplah kini,\u201d begitu potongan lirik lagu &#8220;Satu Kali&#8221; yang banyak diulang dalam lagu ini.<\/p>\n<figure id=\"attachment_168714\" aria-describedby=\"caption-attachment-168714\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-168714 size-full\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Satu-Kali-Tulus-Unsplash.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Satu-Kali-Tulus-Unsplash.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Satu-Kali-Tulus-Unsplash-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Satu-Kali-Tulus-Unsplash-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Satu-Kali-Tulus-Unsplash-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-168714\" class=\"wp-caption-text\">Kecil hanya sekali, muda hanya sekali, tua hanya sekali, hiduplah kini (Pixabay.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Secara keseluruhan, lagu ini seolah ingin menyampaikan bahwa apa pun yang terjadi hari ini, sesulit dan sesakit apa pun menjalaninya, ya sudah jalani saja. Toh, itu cuma akan terjadi sekali dan kalau sudah dilewati, kadang kita justru akan merindukannya.<\/p>\n<p>Kalau ada banyak hal yang terjadi di luar ekspektasi kita, lantas jadi berbuah kesalahan-kesalahan, lirik lagu ini menampar lembut sekali. \u201cWajah kecilmu, kita manusia, bukan yang maha paling mulia.\u201d<\/p>\n<h4><strong>#3 Tujuh Belas<\/strong><\/h4>\n<p>\u201cMuda jiwa selamanya muda. Kisah kita abadi selamanya,\u201d lirik ini bergema sebagai pembuka. Dinyanyikan oleh banyak anak yang bikin lagu jadi terdengar mewah.<\/p>\n<p>Kamu yang lagi ada di umur sweet seventeen mana suaranya? Lagu ini bukan buat kamu sih meski judulnya begitu. Lagu &#8220;Tujuh Belas&#8221; justru lebih ditujukan buat kita yang sudah melewati masa itu. Masa di mana \u201cKita masih sebebas itu, rasa takut yang tak pernah mengganggu,\u201d kata lagu ini.<\/p>\n<figure id=\"attachment_168715\" aria-describedby=\"caption-attachment-168715\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-168715 size-full\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Lagu-Tujuhbelas-Pixabay.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Lagu-Tujuhbelas-Pixabay.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Lagu-Tujuhbelas-Pixabay-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Lagu-Tujuhbelas-Pixabay-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Lagu-Tujuhbelas-Pixabay-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-168715\" class=\"wp-caption-text\">Lagu Tujuh Belas cocok buat kita yang sudah melewati usia tersebut (Pixabay.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Pemilihan kalimat yang apik sekali. Tulus nggak bilang kita tak punya rasa takut, tapi merasakan takut juga, tapi nggak mengganggu. Nggak kayak sekarang yang dikit-dikit di-overthinking-kan. Takut berlebihan. Banyak pertimbangan. Kita banget, kan? Manusia dewasa banget, kan?<\/p>\n<p>Lagu ini vibesnya positif banget. Di awal lagu pakai suara anak-anak yang ramai dan mengingatkan kita waktu di usia 17 tahun. Ramai, asyik,dan bersahaja tentu saja. Musiknya juga kaya dan bikin badan joget dikit-dikit.<\/p>\n<p>\u201cSeberapa pun dewasa mengujimu, takkan lebih dari yang engkau bisa,\u201d pungkas Tulus di akhir lagu &#8220;Tujuh Belas&#8221;.<\/p>\n<p>Itulah tiga lagu terbaik dalam album Manusia Tulus yang saya rekomendasikan buat kamu dengarkan agar lebih bisa memaknai diri sendiri. Saya yakin setelah mendengarkan salah satu lagunya, kamu mau tak mau penasaran untuk dengarkan lagu lainnya dalam album <em>Manusia<\/em>.<\/p>\n<p>Penulis: Tazkia Royyan Hikmatiar<br \/>\nEditor: Intan Ekapratiwi<\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Udah dengerin lagu-lagunya?<\/p>\n","protected":false},"author":320,"featured_media":168712,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13084],"tags":[10999,12870,199,3645],"class_list":["post-168557","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-musik","tag-album-baru","tag-lagu-indonesia","tag-manusia","tag-tulus"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168557","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/320"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=168557"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168557\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/168712"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=168557"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=168557"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=168557"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}