{"id":167094,"date":"2022-03-02T09:40:25","date_gmt":"2022-03-02T02:40:25","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=167094"},"modified":"2022-03-15T17:14:11","modified_gmt":"2022-03-15T10:14:11","slug":"8-kuliner-dengan-nama-aneh-dan-unik-dari-memek-hingga-wedang-pejuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/8-kuliner-dengan-nama-aneh-dan-unik-dari-memek-hingga-wedang-pejuh\/","title":{"rendered":"8 Kuliner dengan Nama Aneh dan Unik: Dari Memek hingga Wedang Pejuh"},"content":{"rendered":"<p>Renatta Moelek, chef sekaligus juri ajang <em>Masterchef Indonesia<\/em> ini lagi-lagi banyak diperbincangkan di media sosial. Kali ini bukan soal masakannya, atau apa yang dilakukannya di Masterchef, melainkan <a href=\"https:\/\/twitter.com\/moeloekrenatta\/status\/1498564430971293696?s=24\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">soal cuitannya<\/a> yang mengunggah sebuah tangkapan layar artikel yang menyebut namanya. \u201cChef Renatta Penasaran Banget Ingin Cicipi Memek khas Aceh,&#8221; begitu yang tertulis di artikel, yang ditanggapi Chef Renatta dengan kata, \u201cAstaga.\u201d<\/p>\n<p>Bukan. Tulisan ini bukan akan membahas soal Chef Renatta. Tulisan ini akan membahas tentang makanan (dan minuman) di Indonesia yang mempunyai nama yang aneh, seperti \u201cmemek\u201d di atas. Seperti kita tahu, Indonesia tidak hanya terkenal dengan kuliner yang kaya akan cita rasa. Indonesia juga terkenal dengan kuliner yang juga punya nama-nama aneh dan unik. Bahkan beberapa di antaranya terkesan jorok atau vulgar.<\/p>\n<p>Nama kuliner yang aneh-aneh itu, ternyata malah menarik perhatian pembeli atau penikmatnya. Seaneh apa pun namanya, kalau rasanya enak ya tidak ada masalah sebenarnya. Nah, dari sekian banyak kuliner yang mempunyai nama-nama aneh di luar sana, ada setidaknya delapan yang akan saya bahas di tulisan ini. Apa saja kedelapan nama itu? Cekidot di bawah ini.<\/p>\n<h4>#1 Memek<\/h4>\n<p>Ini yang membuat Chef Renatta rame kemarin. Sebenarnya, ini adalah makanan khas dari Kabupaten Simeulue, Aceh. Makanan ini terbuat dari beras ketan, pisang, santan, dan beberapa bumbu lainnya. Teksturnya seperti bubur (ya emang bubur, sih), rasanya manis, dan makanan ini kerap didapati ketika bulan Ramadan sebagai menu takjil. Saya jadi penasaran, nih.<\/p>\n<h4>#2 Kue peler berdebu<\/h4>\n<p>Secara fisik, ternyata yang dinamakan kue peler berdebu ini adalah kue klepon. Hanya saja, beberapa orang di Kepulauan Seribu menyebutnya dengan nama kue peler berdebu. Katanya, hanya karena teksturnya yang lembek, kue ini disebut begitu. Entah, saya juga bingung tentang asal mula nama kue ini. Satu yang jelas, kue peler berdebu ini ya kue klepon itu. Udah, itu saja.<\/p>\n<figure id=\"attachment_167095\" aria-describedby=\"caption-attachment-167095\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-167095\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1481772290.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1481772290.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1481772290-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1481772290-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1481772290-560x354.jpg 560w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1481772290-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-167095\" class=\"wp-caption-text\">Kue klepon atau disebut juga dengan kue peler berdebu (Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<h4>#3 Kue kontol kejepit<\/h4>\n<p>Kue yang rasanya manis ini terbuat dari adonan tepung beras dan gula Jawa, lalu digoreng. Kalau penasaran dengan kuliner ini, kalian bisa meluncur ke daerah Bantul, DIY, karena kue ini khas dari sana. Meskipun cukup vulgar dan kasar, nama kue ini agak masuk akal, sebab makanan satu ini mirip skrotum, bagian bawah penis laki-laki. Tapi, apakah tidak ada istilah atau persamaan lain untuk makanan ini? Harus banget dinamakan kue kontol kejepit, ya?<\/p>\n<h4>#4 Kue turuk nyonya<\/h4>\n<p>Dalam bahasa Jawa, istilah \u201cturuk\u201d itu mengacu pada penyebutan vagina, tapi dalam tingkat yang kasar. Nah, saya tidak tahu mengapa kue ini dinamakan turuk, apalagi ditambah frasa nyonya di belakangnya. Kue ini terbuat dari adonan beras ketan, diisi dengan kacang hijau, dan warna kue ini merah menyala. Enak, tapi saya masih belum menemukan jawaban pasti mengapa kue ini dinamakan sebagai kue turuk nyonya.<\/p>\n<h4>#5 Es dawet jembut kecabut<\/h4>\n<p>Padahal ya tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan dengan es dawet lainnya. Tapi mengapa pakai nama seperti itu, sih? Isinya ya pasti ada dawet, santan, gula merah, dan es batu. Sama saja, kan? Ngapain pakai nama \u201cjembut kecabut\u201d segala? Awas, lho, kata orang-orang \u201cnama adalah doa\u201d.<\/p>\n<figure id=\"attachment_167097\" aria-describedby=\"caption-attachment-167097\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-167097\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1661292100.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1661292100.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1661292100-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1661292100-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1661292100-560x354.jpg 560w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1661292100-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-167097\" class=\"wp-caption-text\">Tampilan es dawet jembut kecabut mirip dengan es dawet ireng (Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<h4>#6 Peler Kambing<\/h4>\n<p>Bukan, ini bukan torpedo (peler) kambing yang biasa kita jumpai di warung sop kaki kambing. Peler kambing yang ini adalah makanan khas Palembang, yang kadang disebut juga pempek pisang. Kue ini terbuat dari pisang yang sudah dihaluskan, dicampur dengan tepung terigu, lalu digoreng. Setelah itu, dimakannya pakai gula halus. Lalu apakah ada kemiripan dengan arti peler kambing sebenarnya, ya silakan simpulkan sendiri.<\/p>\n<h4>#7 Gatot<\/h4>\n<p>Singkong kering (gaplek) direndam dan diolah sedemikian rupa, lalu dikukus, dan disajikan biasanya dengan parutan kelapa. Itulah gatot, makanan yang kerap dijadikan pengganti nasi. Tapi, sejak kapan nama orang dijadikan sebagai nama makanan? Ini pertanyaan saya dari dulu, lho. Kayaknya ini cuma ada di Indonesia, deh. Apa ada di Amerika sana makanan yang diberi nama Franklin atau Andrew. Tidak ada, kan?<\/p>\n<figure id=\"attachment_167096\" aria-describedby=\"caption-attachment-167096\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-167096\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1836059125.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1836059125.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1836059125-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1836059125-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1836059125-560x354.jpg 560w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/shutterstock_1836059125-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-167096\" class=\"wp-caption-text\">Gatot, makanan yang berbahan dasar singkong (Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<h4>#8 Wedang Pejuh<\/h4>\n<p>Agak jorok, sih, namanya, tapi percayalah bahwa minuman ini ada dan tidak seperti yang ada di pikiran kotor kalian. Wedang pejuh ini sebenarnya adalah campuran dari jeruk pomelo, jahe, sereh, dan kental manis. Oh iya, minuman ini khas Kudus, jadi kalau kalian sedang berkunjung ke Kudus, jangan lupa cicipi minuman ini. Namun, kalau mau buat sendiri ya silakan saja, gampang kok resepnya.<\/p>\n<p>Itulah setidaknya delapan kuliner yang mempunyai nama aneh dan unik. Kalau kalian ada nama-nama kuliner lain yang aneh dan unik selain delapan di atas, boleh berbagi ke teman-teman pembaca lainnya. Dan untuk Chef Renatta, semoga segera diberi kesempatan mencicipi makanan khas Aceh itu.<\/p>\n<p>Penulis: Iqbal AR<br \/>\nEditor: Audian Laili<\/p>\n<p>Bonus dari <a href=\"https:\/\/www.tiktok.com\/@mojok.co\/\">TikTok Mojok<\/a>:<\/p>\n<blockquote class=\"tiktok-embed\" style=\"max-width: 605px; min-width: 325px;\" cite=\"https:\/\/www.tiktok.com\/@mojok.co\/video\/7074477555805474074\" data-video-id=\"7074477555805474074\">\n<section><a title=\"@mojok.co\" href=\"https:\/\/www.tiktok.com\/@mojok.co\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@mojok.co<\/a>Nama-nama makanan ini bakal bikin kaget!<\/p>\n<p><a title=\"\u266c Dalamo Dalamo - DJ Opus\" href=\"https:\/\/www.tiktok.com\/music\/Dalamo-Dalamo-7059221563095730177\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">\u266c Dalamo Dalamo &#8211; DJ Opus<\/a><\/p>\n<\/section>\n<\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/www.tiktok.com\/embed.js\"><\/script><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini.<\/a><\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bentar, jangan mikir kotor dulu.<\/p>\n","protected":false},"author":75,"featured_media":167098,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[14975,462,14973,14972,14974],"class_list":["post-167094","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-kue-kontol-kejepit","tag-makanan","tag-nama-aneh","tag-renatta-moelek","tag-wedang-pejuh"],"modified_by":"Administrator","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/167094","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/75"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=167094"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/167094\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/167098"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=167094"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=167094"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=167094"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}