{"id":166689,"date":"2022-02-28T11:30:31","date_gmt":"2022-02-28T04:30:31","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=166689"},"modified":"2022-02-28T11:59:38","modified_gmt":"2022-02-28T04:59:38","slug":"7-tontonan-anti-perang-untuk-pengingat-pahitnya-masa-perang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/7-tontonan-anti-perang-untuk-pengingat-pahitnya-masa-perang\/","title":{"rendered":"7 Tontonan Soal Perang untuk Pengingat Pahitnya Masa Perang"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dunia Internasional saat ini sedang panas terkait kondisi yang terjadi pada Rusia dan Ukraina. Ini memang menambah rentetan persoalan negara konflik lainnya. Informasi telah bertebaran menjelaskan berbagai situasi, yang tentunya bukan perkara mudah untuk menyimpulkannya. Muncul berbagai keresahan dan ketakutan akan potensi perang yang terjadi, mulai dari kecemasan pada orang yang jauh di sana hingga kekhawatiran efeknya menyerempet hingga ke sini. Sayangnya, internet selalu berhasil menghasilkan bola liar opini terkait bagaimana orang-orang merespons situasi ini.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_166735\" aria-describedby=\"caption-attachment-166735\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-166735\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/shutterstock_2111977616.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/shutterstock_2111977616.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/shutterstock_2111977616-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/shutterstock_2111977616-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/shutterstock_2111977616-560x354.jpg 560w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/shutterstock_2111977616-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-166735\" class=\"wp-caption-text\">Demo menolak serangan Rusia ke Ukraina (Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sekian banyak respons, Saya agak sedikit terganggu dengan respons soal membercandakan peperangan. Mungkin orang-orang tersebut memang tidak pernah merasakan kondisi tersebut. Sebetulnya, saya juga. Sehingga, ini memunculkan kesulitan untuk menerapkan empati terkait situasi tersebut karena memang tidak memiliki data pengalaman. Wajar saja sebenarnya, tapi bukan berarti bisa direspons dengan mewajarkan. Ada banyak karya-karya tercipta, mulai dari buku, lagu, hingga film, yang dibuat untuk dijadikan pembelajaran buat generasi selanjutnya bahwa perang itu pahit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sendiri mendapatkan informasi perasaan tidak menyenangkan terkait situasi ini dari menonton film-film soal ini. Bicara soal film perang, film jenis ini tidak cuma menghadirkan kesan heroik akan para pahlawan. Entah itu dalam bentuk film propaganda ataupun sekadar bentuk entertainment semata.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa film perang yang justru memberikan kesan horor dan memang dibuat untuk menimbulkan pesan antipeperangan. Film-film ini perlu ditonton buat mereka yang merasa bingung bagaimana merespons situasi perang di tempat lain.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;\">#1 Grave of The Fireflies<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ghibli dikenal sebagai salah satu studio animasi terbaik di dunia. Namun, studio ini bukan cuma jago membuat film fantasi menyenangkan, mereka juga pernah membuat film yang traumatis dalam menggambarkan suasana perang. Film ini merupakan film terbaik yang sulit ditonton lebih dari sekali karena after tastenya yang begitu menyedihkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bercerita mengenai Seita dan Setsuko, sepasang kakak beradik yang harus bertahan hidup tanpa tempat tinggal setelah desanya diserang tentara Amerika saat Perang Dunia II. Film ini pasti akan membuatmu membenci perang.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;\">#2 Hacksaw Ridge<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_166733\" aria-describedby=\"caption-attachment-166733\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-166733\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/shutterstock_1373159120-1.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/shutterstock_1373159120-1.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/shutterstock_1373159120-1-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/shutterstock_1373159120-1-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/shutterstock_1373159120-1-560x354.jpg 560w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/shutterstock_1373159120-1-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-166733\" class=\"wp-caption-text\">Poster film Hacksaw Ridge (Shutterstok.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini merupakan film perang yang unik karena tokoh utamanya tidak mau memegang senjata. Bercerita mengenai Desmond T. Doss, petugas medis pada Perang Dunia II yang menolak membawa atau menggunakan senjata api di medan perang terkait prinsipnya, baik itu sebagai dokter, orang beragama, dan tentunya sebagai manusia. Film ini juga terinspirasi dari kejadian nyata, sehingga wajar kalau melabelinya sebagai salah satu kisah heroik terbaik di medan perang. <\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;\">#3 Jojo Rabbit<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai film berlatar Perang Dunia II, film ini unik karena memiliki aspek komedi dengan tokoh utama anak-anak. Sebuah film komedi satir yang bercerita tentang Jojo Bletzer, bocah 10 tahun fanatik Nazi yang sejak kecil sudah terobsesi agar bisa menjadi sahabat sekaligus ajudan Hitler. Tapi, pertemuan Jojo dengan Elsa, seorang gadis Yahudi, perlahan membuka matanya dan membuatnya mengerti bahwa perang bukanlah sesuatu yang baik.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;\">#4 Attack on Titan<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_166734\" aria-describedby=\"caption-attachment-166734\" style=\"width: 854px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-166734\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/shutterstock_1626885334.jpg\" alt=\"\" width=\"854\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/shutterstock_1626885334.jpg 854w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/shutterstock_1626885334-300x190.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/shutterstock_1626885334-768x486.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/shutterstock_1626885334-560x354.jpg 560w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/shutterstock_1626885334-750x474.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 854px) 100vw, 854px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-166734\" class=\"wp-caption-text\">Patung Armin Arlelt dan Ellen Jaeger dari Attack on Titan (Shutterstock.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umat manusia dibantai sejak berabad-abad lalu, hingga hampir punah oleh makhluk mengerikan menyerupai manusia yang disebut Titan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun anime series ini memiliki elemen fantasi yang bentuk dunianya berbeda dengan dunia sebenarnya, kisah tragedi dan politik dalam cerita ini tidak bisa diabaikan begitu saja sebagai bahan refleksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anime ini akan membuat Anda membenci perang, entah Anda memposisikan diri di pihak mana pun, Anda pasti enek dengan persoalan siapa yang benar dan siapa yang salah.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;\">#5 The Boy in The Striped Pajama<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Film ini menceritakan persahabatan seorang anak laki-laki dan tahanan kamp Auschwitz, yakni Bruno (Asa Butterfield) anak dari komandan Kamp Nazi dan Schmuel (Jack Scanlon) seorang bocah Yahudi. Keduanya menjalin kisah persahabatan yang terlarang. Pasalnya, ini bisa membahayakan nyawa keduanya. Sebuah kontras yang menarik, tapi tetap meninggalkan perasaan pilu.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;\">#6 Apocalypse Now<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Film ini dianggap sebagai film perang berlatar perang Vietnam terbaik. Bahkan, ia dianggap sebagai film soal peperangan terbaik sepanjang masa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dibuat oleh sutradara legendary Francis Ford Coppola, film ini bercerita mengenai Captain Willard yang merupakan veteran di kesatuan U.S. Army. Dia diberi misi melacak keberadaan Kolonel Kurtz untuk kemudian membunuhnya. Namun, misi ini membuat Willard mengubah pandangannya soal perang.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;\">#7 Come and See<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Film antiperang ini mendapatkan label sebagai film perang terbaik Uni Soviet, bahkan bisa diperdebatkan sebagai yang terbaik sepanjang masa pula. Film ini akan membuatmu merasakan rangkaian pengalaman trauma, keputusasaan, dan ketidakberdayaan di tengah Perang Dunia II, saat tentara Nazi merangsek ke pedesaan Eropa Timur, tepatnya Belarusia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Muhammad Sabilurrosyad<br \/>\nEditor: Audian Laili<\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kita butuh nonton ini untuk memahami dan empati.<\/p>\n","protected":false},"author":1449,"featured_media":166736,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13081],"tags":[10150,28,3549,13098],"class_list":["post-166689","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-film","tag-attack-on-titans","tag-film","tag-perang","tag-pilihan-redaksi"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166689","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1449"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=166689"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166689\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/166736"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=166689"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=166689"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=166689"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}