{"id":164995,"date":"2022-02-21T14:45:49","date_gmt":"2022-02-21T07:45:49","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=164995"},"modified":"2022-02-21T14:37:52","modified_gmt":"2022-02-21T07:37:52","slug":"rumbling-dalam-attack-on-titan-terlihat-benar-karena-ceritanya-memang-bermasalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rumbling-dalam-attack-on-titan-terlihat-benar-karena-ceritanya-memang-bermasalah\/","title":{"rendered":"Rumbling dalam Attack on Titan: Terlihat Benar karena Ceritanya Memang Bermasalah"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tulisan<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/fans-aot-yang-membenarkan-rumbling-kalian-tuh-kenapa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Mas Agiel Rabbani tentang rumbling<\/a> baru-baru ini kembali menyegarkan ingatan kita soal betapa kontroversialnya topik ini ketika bagian terakhir <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Attack on Titan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini pertama kali naik cetak sebagai manga. Di satu titik saya memahami maksud Mas Agiel: genosida tidak bisa dibenarkan. Tapi di sisi lain, saya juga memahami orang yang menjustifikasi aksi Eren, sebab sudut pandang cerita membenarkan hal itu. Soal wibu yang ingin sekolah hukum untuk membenarkan rumbling, yah, kita nggak pernah kehabisan ruang untuk orang-orang aneh semacam itu kan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persoalan terbesar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Attack on Titan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yang seringkali luput dari kritik, adalah kegagalan penulis untuk menciptakan keseimbangan sudut pandang. Armin dan Reiner, yang didapuk sebagai protagonis pengganti Eren, gagal dikemas dengan baik di paruh terakhir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begini, nama pertama tidak menarik sama sekali. Sementara nama terakhir lebih banyak menjadi bahan meme, bahkan sampai dijuluki &#8220;Plot Armoured Titan&#8221; karena susah mati kayak Bruce Willis. Maka nggak heran, orang-orang akan tetap menganggap Eren sebagai tokoh utama sampai akhir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, penyakit keseimbangan ini merupakan hal yang bakal sering kita jumpai di anime-anime bergenre perang dan atau militer. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Gundam Seed Destiny<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, misalnya, tokoh utamanya, Shinn Asuka, gagal menyaingi kharisma Kira Yamato hingga pada akhirnya salah satu entry Gundam terbuluk itu jatuh ke resep prekuelnya: Kapal Induk Archangel vs everybody atau &#8220;good guy vs bad guy&#8221;.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada kasus <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Attack on Titan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, jatuhnya tembok Maria adalah salah satu pembukaan anime terbaik yang ada saat ini. Kita diperlihatkan betapa brutalnya titan dan pada saat itu penonton diajak untuk berempati pada Eren sekaligus memahami motivasinya. Kesadaran yang ditanamkan pada penonton saat itu: manusia itu baik dan titan itu jahat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baiklah, Anda dapat beropini bahwa tema klasik &#8220;baik vs jahat&#8221; bukanlah tema <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Attack on Titan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, memang itu benar. Namun, tidak bisa dimungkiri cara pandang itu masih dipelihara oleh sebagian besar penggemar hingga versi anime <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Attack on Titan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kini nyaris mencapai kata &#8220;titik&#8221;. Maka, ketika masalah mulai melebar menjadi tema sejarah, isu rasial, dan rantai kebencian, penggemar masih melihatnya sebagai sesuatu yang hitam dan putih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di mata pendukung Eren: Eldia itu pantas mendapat rasa simpati karena penindasan yang mereka alami sekarang, terlepas betapa brengseknya mereka di masa lalu. Sementara Marley itu jahat karena rasis, terlepas dari besarnya rasa takut mereka akan kehilangan seperti yang mereka alami di bawah tangan Eldia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, di mata penggemar yang lain seperti Mas Agiel: kemanusiaan, yang direpresentasikan faksi Scouting Legion, itu baik. Sedangkan Yeageris, yang brutal dan mendukung rumbling, itu jahat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebetulnya, Hajime Isayama sudah berjuang memastikan penggemar tidak terjebak pada cara pandang simplistik seperti itu. Serangan Eren ke Liberio, misalnya, juga menggambarkan kekejaman yang terjadi pada masyarakat sipil Marley. Namun, kembali lagi, karena tidak seimbang, kesan protagonis (dalam Eren) melawan antagonis (dalam diri Willy Tybur) masih sangat kental.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat masalah ini, saya justru semakin ingin memuji serial klasik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mobile Suit Gundam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Serial tersebut sukses menggambarkan tema peperangan dengan seimbang, yang direpresentasikan oleh tokoh Amuro Ray dan Char Aznable. Kita dibawa untuk memahami &#8220;kebaikan&#8221; dalam diri Amuro Ray. Namun juga berempati pada &#8220;kejahatan&#8221; Char Aznable. Pada titik akhir di Char&#8217;s Counterattack, kedua kubu ini akhirnya mencapai kata sepakat soal perbedaan mereka. Tidak ada justifikasi atau kebencian berlebihan yang diarahkan pada kedua faksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang yang membela tindakan rumbling Eren tidak bisa sepenuhnya disalahkan. Pembelaan itu lahir dari konsekuensi atas betapa tidak seimbangnya sudut pandang yang diambil <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Attack on Titan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pesona Eren, sebagai protagonis, memang terlalu kuat ditambah nggak ada narasi tandingan sama kuat dari tokoh-tokoh lain yang ada dalam cerita. Singkatnya, Eren memang nggak ada lawan. Atau, emang ceritanya aja yang bermasalah.<\/span><\/p>\n<p><em>Sumber gambar: Instagram <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CXfC_XzuA_A\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@attackontitan<\/a><\/em><\/p>\n<p>Penulis: Nurfathi Robi<\/p>\n<p>Editor: Rizky Prasetya<\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n<h5><em>Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/forum\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Genosidanya &#8220;keliatan&#8221; bener karena ya hehehehe.<\/p>\n","protected":false},"author":676,"featured_media":165723,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12908],"tags":[5917,10606,14875],"class_list":["post-164995","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-anime","tag-attack-on-titan","tag-eren","tag-rumbling"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/164995","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/676"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=164995"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/164995\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/165723"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=164995"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=164995"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=164995"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}