{"id":163571,"date":"2022-02-07T09:00:25","date_gmt":"2022-02-07T02:00:25","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=163571"},"modified":"2022-02-07T11:03:59","modified_gmt":"2022-02-07T04:03:59","slug":"28-istilah-yang-sering-digunakan-pengguna-vape","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/28-istilah-yang-sering-digunakan-pengguna-vape\/","title":{"rendered":"28 Istilah yang Sering Digunakan Pengguna Vape"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain rokok konvensional 3S (Surya, Super, dan Samsu), saya juga menikmati rokok elektrik, atau kebanyakan orang menyebutnya dengan vape\/vapor. Orang kek saya ini sebutannya hybrid. Nyedot Surya iya, nyedot <a href=\"https:\/\/www.tokopedia.com\/find\/liquid-muffin-xes\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Muffin and Xes<\/a> juga iya. Bagi kaum vape, terkadang saat nongkrong muncul istilah-istilah unik dalam membahas dunia per-vape-an. Nggak jarang, beberapa istilah tersebut malah membingungkan orang-orang yang asing dengan vape.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jangan khawatir, untuk membantu orang-orang yang bingung itu, berikut ini akan saya paparkan beberapa istilah umum yang sering dijumpai saat nongkrong dengan kaum kebul. Apa saja? Simak baik-baik!<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Pod<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah pod sebenarnya merujuk pada jenis mod kecil, baik dari ukuran maupun daya. Biasanya, pod digemari oleh pemula, lantaran perawatannya mudah, harganya murah, dan dayanya juga nggak terlalu tinggi, yaitu hanya sekitar 60 sampai 80 Watt saja. Beda pod dengan mod biasa adalah biasanya menggunakan salt nicotine. Apa itu salt nicotine? Nanti saya jelaskan.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Mod<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mod adalah pemantik daya dalam vape. Mod terbagi dalam dua jenis, mekanikal dan elektrikal. Bedanya dengan pod, mod ini punya daya yang lebih besar, juga butuh baterai yang lebih besar. Mod biasanya butuh RDA\/RTA untuk membakar liquid.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 RDA<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara sederhana, RDA atau rebuildable drip atomizer dapat diartikan sebagai atomizer yang bisa dirangkai sendiri. Maksudnya, RDA ini masuk ke dalam jenis vape yang menggunakan sistem tetes liquid (dripping) dan build coil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, RDA ini ibaratnya adalah api dari vape. Maksudnya, liquid baru bisa disedot ketika dipanaskan di RDA, melalui coil dan kapas. Gampangnya, RDA itu kompor, kapas itu sumbunya, coil itu penghantar gas yang jadi api.<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 RTA<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara RTA (Rebuildable Tank Atomizer), fungsinya hampir sama dengan RDA, namun yang jadi pembeda adalah adanya tank (penampung liquid). Jadi, khusus vape yang pakai RTA nggak usah pakai sistem tetes (dripping), tapi liquid cukup dimasukkan tank\/tangki.<\/span><\/p>\n<h4><b>#5 Liquid<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gampangnya, liquid adalah cairan atau juice yang digunakan untuk memberikan rasa (flavour) ke vape. Prosesnya, yakni dengan dua cara tadi, ada yang pakai tanki ada juga yang pakai sistem drip yang kemudian dipanaskan menjadi uap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih bingung? Liquid itu, mudahnya, tembakaunya vape. Nah.<\/span><\/p>\n<h4><b>#6 Tank\/tanki<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tank di sini jangan dibayangkan seperti kendaraan tempur, lho, ya. Tapi, sebagai tempat penampung liquid. Biasanya digunakan di vape yang pakai RTA.<\/span><\/p>\n<h4><b>#7 Atomizer<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atomizer sering disebut juga atty, yaitu sebuah bagian yang berguna untuk memanaskan liquid menjadi uap. RDA\/RTA itu atomizer.<\/span><\/p>\n<h4><b>#8 Connector<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang jadi pertanyaan, \u201cKok bisa panas? Padahal, kan, nggak pakai kompor?\u201d. Untuk menghasilkan panas, atomizer dikoneksikan melalui connector ke mod (Body yang isinya aliran listrik dari baterai).<\/span><\/p>\n<h4><b>#9 Drip Tip<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahasa paling gampang dari drip tip adalah tempat mengisap. Fungsinya, ya, untuk mengisap uapnya, lah.<\/span><\/p>\n<h4><b>#10 Top cap<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau ada tempat mengisap harus ada tutupnya juga, kan? Nah, itulah yang dinamakan top cap.<\/span><\/p>\n<h4><b>#11 Dripping<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara harfiah, dripping artinya menetes. Sama halnya saat kita minum kopi Vietnam drip, proses dripping juga digunakan untuk menikmati vape dengan cara meneteskan liquid ke cotton.<\/span><\/p>\n<h4><b>#12 Cotton<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengubah cairan liquid menjadi uap, tentu menggunakan medium, yakni kapas. Tapi, yang dipilih bukan kapas sembarangan, lho, ya, tapi kapas khusus vape, bukan kapas luka ataupun kapas make-up.<\/span><\/p>\n<h4><b>#13 Coil<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau sudah ada aliran listrik yang membuat panas, ada medium kapasnya, ada liquid-nya, lalu di mana bagian memanaskannya? Yup, semua itu terjadi di coil.<\/span><\/p>\n<h4><b>#14 Post<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terus, coil-nya ditaruh di mana? Oh iya, tempat menaruh coil namanya post.<\/span><\/p>\n<h4><b>#15 Chamber<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, kalau coil sudah terpasang di post, semuanya ada di mana? Hmmmm, ada di chamber.<\/span><\/p>\n<h4><b>#16 Cartridge<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara praktik, baik coil dan cartridge fungsinya sama. Tapi yang membedakan adalah tempatnya, cartridge biasa ditemukan di pod. Bedanya lagi, kalau ingin ganti coil, berarti hanya ganti coilnya saja. Kalau cartridge, ya ganti cartridge-nya.<\/span><\/p>\n<h4><b>#17 Build<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya merangkai. Jadi, vape itu bisa dibongkar pasang, terutama saat mengganti coil.<\/span><\/p>\n<h4><b>#18 Firing<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Firing berasal dari kata fire. Fire berarti api. Firing artinya proses pengapian\/pembakaran untuk mengubah cairan liquid menjadi gas uap.<\/span><\/p>\n<h4><b>#19 Flooding<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Eits, artinya bukan kebanjiran, lho, Gaes. Memang, istilah flooding sering digunakan jika liquid yang diberikan memenuhi chamber tempat coil berada. Sehingga, akan basah dan menyebabkan proses firing menjadi terganggu.<\/span><\/p>\n<h4><b>#20 Dry hit<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika tadi kebasahan\/kebanjiran, dry hit berarti sebaliknya, yakni terlalu kering dan ditandai dengan rasa agak smoky alias gosong. Dry hit ini bahaya, sebab bisa bikin tenggorokan terasa sakit dan batuk yang parah.<\/span><\/p>\n<h4><b>#21 Spitback<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain kekeringan dan kebanjiran, ada juga istilah spitback, yaitu sensasi muncratan liquid panas saat build-nya keliru. Kalau keseringan, bisa sariawan.<\/span><\/p>\n<h4><b>#22 Leaking<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara istilah leaking berarti menandakan adanya cairan liquid yang bocor dari atomizer.<\/span><\/p>\n<h4><b>#23 Aftertaste<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah aftertaste nggak hanya digunakan di dunia kuliner maupun per-kopi-an saja, lho. Tapi juga digunakan untuk istilah vape. Jika kita sedang minum kopi arabica, aftertaste-nya agak kecut-kecut sedap. Sementara aftertaste saat nge-vape, dihasilkan oleh tertinggalnya rasa liquid di dalam mulut.<\/span><\/p>\n<h4><b>#24 Mouth to lung inhale<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah ini adalah teknik mengisap, yakni teknik yang sama ketika kita sedang merokok konvensional. Ditahan di mulut dulu, lalu diisap ke paru-paru.<\/span><\/p>\n<h4><b>#25 Direct to lung inhale<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara direct to lung inhale, merupakan teknik mengisap yang langsung diarahkan ke paru-paru tanpa harus ditahan di mulut.<\/span><\/p>\n<h4><b>#26 Dry burn<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kadang, untuk membersihkan coil yang masih layak pakai, hanya cukup memanaskan coil-nya dengan menahan firing button-nya saja. Nah, teknik tersebut diistilahkan dengan dry burn.<\/span><\/p>\n<h4><b>#27 Throat hit<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah ini artinya sensasi gatal di tenggorokan. Beberapa liquid punya kadar throat hit yang berbeda. Biasanya, makin tinggi kadar nikotinnya, makin terasa throat hit-nya.<\/span><\/p>\n<h4><b>#28 PSK<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini bukan istilah tabu, lho, Gaes. Tapi, istilah yang digunakan para pemburu vape seken. Kepanjangan PSK sendiri adalah Paket Siap Kebul. Bisanya, PSK ini tergantung jenis vape-nya. Jika mod, PSK-nya ada baterai, RDA\/RTA, coil, cotton, dan liquid. Sedangkan untuk POD, PSK-nya ada baterai (kadang pisah, kadang tanam), coil, dan liquid.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kalian yang baru join nge-vape atau mungkin punya teman yang suka nge-vape dan pakai istilah di atas lalu kalian nggak tahu artinya, kalian bisa buka istilah-istilah itu di kamus vape di atas. Semoga bermanfaat, ya, Gaes.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Adhitiya Prasta Pratama<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\"><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hah, throat hit apaan tu<\/p>\n","protected":false},"author":1549,"featured_media":163627,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[14280],"tags":[14669,12803,3843],"class_list":["post-163571","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sebat","tag-kamus-terminal","tag-liquid","tag-vape"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163571","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1549"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=163571"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163571\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/163627"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=163571"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=163571"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=163571"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}