{"id":162581,"date":"2022-02-01T08:00:35","date_gmt":"2022-02-01T01:00:35","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=162581"},"modified":"2022-01-31T14:11:33","modified_gmt":"2022-01-31T07:11:33","slug":"5-lagu-radiohead-yang-bisa-dijadikan-self-healing-saat-galau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-lagu-radiohead-yang-bisa-dijadikan-self-healing-saat-galau\/","title":{"rendered":"5 Lagu Radiohead yang Bisa Dijadikan Self-Healing Saat Galau"},"content":{"rendered":"<p>Buat penggemar musik Britpop di era 90-an, mungkin nggak asing dengan grup band yang satu ini. Radiohead, namanya. Meski nggak setenar Oasis atau Blur, grup band yang digawangi oleh Thom Yorke cs ini punya keunikan tersendiri di mata para penggemarnya. Radiohead dikenal dengan lagu-lagunya yang cenderung berlirik dark dan depresi. Ditambah dengan karakter vokal Thom Yorke yang terkesan meratap dan menyayat hati, menambah aura depresi yang semakin menjadi-jadi.<\/p>\n<p>Karakter lagu Radiohead yang seperti itu ternyata bisa dijadikan media self-healing buat orang-orang yang sedang galau. Ini bukan mengada-ngada lho, ya. Soalnya saya pernah mengalaminya sendiri. Pernah ketika hati sedang galau, saya nggak sengaja mendengarkan lagu-lagu Radiohead. Saat itu juga saya jadi banyak merenung dan ajaibnya beban kegalauan jadi berkurang. Kalau kamu nggak percaya, sila dicoba sendiri, deh.<\/p>\n<p>Biar kamu nggak penasaran dan supaya bisa langsung praktik, nih tak saya kasih rekomendasi lima lagu Radiohead yang bisa kamu dengarkan ketika sedang galau.<\/p>\n<h4>#1 Creep<\/h4>\n<p>Ini adalah lagu legendaris yang bikin nama Radiohead populer. Lagu yang dirilis di album <em>Pablo Honey<\/em> (1993) ini bercerita tentang orang yang punya banyak kekurangan sehingga merasa nggak pantas mencintai seseorang. Ini terlihat jelas pada penggalan lirik berikut.<\/p>\n<p><em>I wish I was special<\/em><br \/>\n<em>You&#8217;re so f***in special<\/em><br \/>\n<em>But I&#8217;m a creep<\/em><br \/>\n<em>I&#8217;m a weirdow<\/em><br \/>\n<em>What the hell am I doing here?<\/em><br \/>\n<em>I don&#8217;t belong here<\/em><\/p>\n<p>Buat kamu yang sedang galau karena nggak bisa mencintai seseorang lantaran kamu punya banyak kekurangan, lagu ini siap menemani masa-masa kelammu.<\/p>\n<h4>#2 No Surprises<\/h4>\n<p>Lagu yang ada di album <em>OK Computer<\/em> (1997) ini bercerita tentang rasa muak dan putus asa seseorang karena kerja kerasnya nggak membuahkan hasil. Lihat, deh, penggalan lirik di awal-awal lagu.<\/p>\n<p><em>A job that slowly kills you<\/em><br \/>\n<em>Bruises that won&#8217;t heal<\/em><br \/>\n<em>You look so tired, unhappy<\/em><br \/>\n<em>Bring down the government<\/em><br \/>\n<em>They don&#8217;t, they don&#8217;t speak for us<\/em><\/p>\n<p>Video klipnya juga lumayan epik. Kepala sang vokalis ditutup bola kaca yang diisi air sampai penuh membuat suasana makin dramatis. Cocok buat kamu yang lagi galau karena urusan pekerjaan.<\/p>\n<h4>#3 Karma Police<\/h4>\n<p>Masih di album yang sama dengan lagu &#8220;No Surprises&#8221;, lagu &#8220;Karma Police&#8221; ini menceritakan tentang perasaan dendam kepada seseorang dan berharap ada karma yang berbalik. Lumayan dark juga sih, lagu ini.<\/p>\n<p><em>This is what you&#8217;ll get<\/em><br \/>\n<em>When you mess with us<\/em><br \/>\n<em>For a minute there<\/em><br \/>\n<em>I lost myself, I lost myself<\/em><\/p>\n<p>Ini cocok buat kamu yang sedang disakiti atau dikhianati oleh seseorang sampai kamu merasa galau dan berharap bisa membalasnya.<\/p>\n<h4>#4 High &amp; Dry<\/h4>\n<p>Berbeda dengan tiga lagu sebelumnya, lagu di album <em>The Bends<\/em> (1995) ini justru bernada riang dengan beat lumayan cepat. Tapi kalau dilihat di liriknya, sih, tetap saja depresi. Lagu ini bercerita tentang orang yang sudah sukses tapi merasa kesepian dan nggak berdaya dengan kesuksesannya itu.<\/p>\n<p><em>It&#8217;s the best thing that you&#8217;ve ever had<\/em><br \/>\n<em>The best thing you have had is gone away<\/em><br \/>\n<em>So don&#8217;t leave me high<\/em><br \/>\n<em>Don&#8217;t leave me dry<\/em><\/p>\n<p>Buat kamu yang sudah mati-matian kerja keras hingga mencapai puncak kesuksesan tapi merasa kesepian hingga galau, lagu ini cocok untuk didengar dan diresapi.<\/p>\n<h4>#5 Street Spirit<\/h4>\n<p>Kalau kamu sedang galau karena masalah hidup, ingat bahwa dunia ini nggak abadi dan semuanya akan menghilang. Nah, pesan inilah yang disampaikan dalam lirik lagu &#8220;Street Spirit&#8221;. Lagu ini masih satu album dengan lagu &#8220;High &amp; Dry&#8221; tadi.<\/p>\n<p><em>Cracked eggs, dead birds<\/em><br \/>\n<em>Scream as they fight for life<\/em><br \/>\n<em>I can feel death, can see its beady eyes<\/em><br \/>\n<em>All these things into position<\/em><br \/>\n<em>All these things we&#8217;ll one day swallow whole<\/em><br \/>\n<em>Fade out again<\/em><br \/>\n<em>Fade out again<\/em><\/p>\n<p>Dengan lagu ini, kamu akan hanyut dalam lirik dan menyadari kalau hidup di dunia itu cuma sementara.<\/p>\n<p>Bagaimana? Sudah agak baikan, kan, setelah mendengar lagu-lagu Radiohead tadi? Lagu-lagu tadi memang nggak akan mengubah mood kamu jadi lebih semangat. Tapi seenggaknya, lagu-lagu tadi bisa menemani dan merasakan kegalauan yang sedang kamu alami. Kamu nggak akan merasa sendirian. Ini bisa bikin beban kegalauan kamu jadi berkurang.<\/p>\n<p>Bahkan, saya pikir, mendengarkan lagu-lagu Radiohead tadi justru lebih menenangkan hati dan pikiran daripada mendengarkan bacotan motivator yang terkesan dibuat-buat itu. Serius.<\/p>\n<p>Penulis: Andri Saleh<br \/>\nEditor: Audian Laili<\/p>\n<h5><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Proses menerima rasa galau.<\/p>\n","protected":false},"author":1468,"featured_media":162661,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13084],"tags":[4544,2682,14760],"class_list":["post-162581","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-musik","tag-galau","tag-lagu","tag-radiohead"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162581","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1468"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=162581"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162581\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/162661"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=162581"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=162581"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=162581"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}