{"id":159684,"date":"2022-01-17T06:03:14","date_gmt":"2022-01-16T23:03:14","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=159684"},"modified":"2022-01-20T13:22:27","modified_gmt":"2022-01-20T06:22:27","slug":"25-kamus-warna-yang-sering-dijumpai-di-online-shop","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/25-kamus-warna-yang-sering-dijumpai-di-online-shop\/","title":{"rendered":"25 Kamus Warna yang Sering Dijumpai di Online Shop"},"content":{"rendered":"<p>Mari kita bersama-sama bersyukur bisa hidup di masa ketika belanja online melalui marketplace sudah semudah ini. Marketplace ini sudah seperti \u201cpalugada\u201d, alias \u201capa lu mau gua ada\u201d. Hampir semua benda yang ada di dunia ini diperjualbelikan oleh online shop lewat marketplace. Bahkan nggak hanya benda, semua warna pun tersedia.<\/p>\n<p>Dulu, saat menginginkan suatu barang, saya juga akan mempertimbangkan warnanya. Kala itu, warna yang saya ketahui sekaligus dipahami oleh orang-orang dewasa di sekitar saya masih berupa warna-warna dasar, seperti merah, biru, dan kuning. Intinya, warna-warna yang ada di krayon Titi ukuran kecil. Lambat laun, saya mulai mengerti bahwa warna-warna tadi punya turunan. Misalnya saja warna biru memiliki turunan warna biru navy, biru elektrik, sampai biru langit. Sampai di sini saya masih menganggapnya mudah.<\/p>\n<p>Tapi saat ini, mulai bermunculan nama-nama warna yang benar-benar asing. Sudah pakai bahasa asing, nggak terbayang juga warnanya seperti apa jika nggak saya cari di Google. Saya justru kasihan dengan para orang tua yang kepingin beli baju baru tapi pilihan warnanya asing semua. Masih cukup banyak orang tua yang terbolak-balik dalam membedakan warna hijau dan biru, tapi mereka sudah disuguhkan dengan palet warna yang makin kompleks. Mereka cuma pengin punya baju warna hijau, tapi di opsinya ada sage green, mint, dan green emerald.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, kamus warna yang umumnya dipakai oleh online shop untuk menawarkan dagangannya di bawah ini perlu banget buat dibaca, khususnya kamu yang masih \u201cbuta\u201d soal warna-warna elusif ini. Yuk, simak deskripsi dari kamus warna di bawah ini biar nggak salah pilih saat belanja di marketplace!<\/p>\n<h4>#1 Sage green<\/h4>\n<p>Perpaduan hijau dan abu-abu yang warnanya mirip dengan daun sage.<\/p>\n<h4>#2 Lilac<\/h4>\n<p>Warna ungu pucat. Warna lilac ini masih punya turunan lain, di antaranya lilac pucat, rich lilac, dan deep lilac.<\/p>\n<h4>#3 Mauve<\/h4>\n<p>Warna ungu pucat juga, tapi warna mauve ini terletak di antara violet dan merah muda di color wheel<strong>.<\/strong><\/p>\n<h4>#4 Mocha<\/h4>\n<p>Terinspirasi dari kombinasi warna kopi dengan cokelat, mocha adalah warna yang mendekati cokelat gelap.<\/p>\n<h4>#5 Beige<\/h4>\n<p>Beige dapat dideskripsikan sebagai warna cokelat-abu terang, cokelat agak kuning dengan sedikit keabu-abuan, atau warna pucat mendekati kuning keabu-abuan. Maklum, warna ini kompleks banget karena banyak banget turunannya. Ada soft beige, wheat, sand dollar, champagne, mushroom, hingga rose beige.<\/p>\n<h4>#6 Khaki<\/h4>\n<p>Warna cokelat muda yang serupa dengan warna jerami saat sudah mengering.<\/p>\n<h4>#7 Cream<\/h4>\n<p>Versi pastel dari warna kuning. Ibaratnya seperti warna merah muda pada merah.<\/p>\n<h4>#8 Dusty rose<\/h4>\n<p>Percampuran antara merah muda soft dengan ungu.<\/p>\n<h4>#9 Dusty pink<\/h4>\n<p>Kalau dusty rose hanya memadukan dua warna, dusty pink mengombinasikan tiga, yaitu putih, merah, dan beige. Dusty pink sering disalahpahami sebagai pastel pink.<\/p>\n<h4>#10 Pastel pink<\/h4>\n<p>Bagian dari keluarga pink kekuningan yang bernuansa coral hingga peach.<\/p>\n<h4>#11 Coral<\/h4>\n<p>Memiliki beragam tone, warna coral ini sesungguhnya adalah perpaduan oranye dengan merah yang merepresentasikan Cnidarians, yaitu \u201ckeluarga besar\u201d koral, anemon, sampai ubur-ubur.<\/p>\n<h4>#12 Peach<\/h4>\n<p>Warna pucat yang ketika dilihat akan mengingatkan kita pada buah persik. Sebab nama warna ini memang terinspirasi dari situ.<\/p>\n<h4>#13 Mustard<\/h4>\n<p>Warna kuning gelap atau keruh, mirip dengan warna mustard yang selama ini kita konsumsi bersama burger.<\/p>\n<h4>#14 Ivory<\/h4>\n<p>Sekilas seperti warna kuning yang berpadu dengan putih pucat.<\/p>\n<h4>#15 Salem<\/h4>\n<p>Salem ini warna yang cukup menarik. Di luar negeri, salem berasal dari keluarga warna hijau dan merupakan perpaduan antara warna hijau dengan cyan. Sementara di Indonesia, salem lebih identik dengan warna yang sebelas dua belas dengan peach.<\/p>\n<h4>#16 Cotton Candy<\/h4>\n<p>Warna yang sedang naik daun ini adalah warna bayangan dari pink dan merah.<\/p>\n<h4>#17 Mint<\/h4>\n<p>Warna yang segar ini merupakan bagian dari warna hijau. Hanya saja mint ini punya shade yang lebih muda dan cerah dari hijau biasa.<\/p>\n<h4>#18 Bronze<\/h4>\n<p>Warna cokelat metalik yang mirip dengan logam perunggu.<\/p>\n<h4>#19 Baby pink<\/h4>\n<p>Shade lebih terang dibanding warna merah muda.<\/p>\n<h4>#20 Burgundy<\/h4>\n<p>Warna merah-keunguan gelap.<\/p>\n<h4>#21 Caramel<\/h4>\n<p>Hasil perpaduan dari beraneka macam warna, mulai dari kuning pucat, kuning sawo, sampai cokelat gelap.<\/p>\n<h4>#22 Emerald green<\/h4>\n<p>Terinspirasi dari batu permata zamrud, warna ini berwarna hijau dengan aksen kebiru-biruan. Emerald green ini katanya melambangkan royalti dan kemewahan.<\/p>\n<h4>#23 Cyan<\/h4>\n<p>Warna yang berada di antara spektrum hijau dan biru. Mudahnya, warna cyan inilah yang selama ini lebih kita kenal dengan hijau Wardah.<\/p>\n<h4>#24 Marigold<\/h4>\n<p>Warna oranye keemasan dengan warna kuning sekilas.<\/p>\n<h4>#25 Illuminating yellow<\/h4>\n<p>Illuminating yellow yang menjadi &#8220;<a href=\"https;\/www.pantone.com\/color-of-the-year-2021\">Color of the Year 2021&#8243;<\/a> ini bernuansa kuning cerah yang membuat kita teringat pada warna sinar mentari.<\/p>\n<p>Bagaimana, apakah kamus warna di atas sudah cukup membantu kamu?<\/p>\n<p>Penulis: <span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Noor Annisa Falachul Firdausi&quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:513,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0}\">Noor Annisa Falachul Firdausi<\/span><br \/>\nEditor: Audian Laili<\/p>\n<h5><em><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/span><\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nih, biar nggak bingung pilih warna lagi.<\/p>\n","protected":false},"author":1077,"featured_media":159757,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12902],"tags":[14612,14669,14611,2763],"class_list":["post-159684","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fesyen","tag-basic","tag-kamus-terminal","tag-kamus-warna","tag-online-shop"],"modified_by":"Ibil S Widodo","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/159684","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1077"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=159684"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/159684\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/159757"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=159684"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=159684"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=159684"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}