{"id":156755,"date":"2021-12-30T13:00:15","date_gmt":"2021-12-30T06:00:15","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=156755"},"modified":"2021-12-30T00:22:49","modified_gmt":"2021-12-29T17:22:49","slug":"10-album-terbaik-2021","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/10-album-terbaik-2021\/","title":{"rendered":"10 Album Terbaik 2021, dan Tentu Saja Ada Taylor Swift"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun 2021 menjadi tahun yang penuh harap, terutama bagi dunia musik. Pandemi yang sedikit mereda membuat industri musik kembali bergeliat, setelah nyaris mati total di tahun sebelumnya. Para musisi pun sudah mulai memberanikan diri merilis karya-karya mereka dalam berbagai format. Intinya, 2021 jadi satu lembaran baru bagi para musisi untuk memulai lagi perjalanan mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski masih berada di masa pandemi, karya-karya (dalam hal ini album) yang dirilis oleh para musisi ternyata masih saja ciamik. Dari bulan awal 2021 hingga pekan-pekan terakhir sebelum 2021 berakhir, sudah banyak sekali album-album yang beredar dari semua genre musik, dan dari seluruh kalangan musisi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, tulisan ini mencoba merangkum setidaknya 10 album terbaik 2021. Memang, menulis daftar album terbaik adalah tugas berat, apalagi hanya 10. Perlu dipahami dulu, bahwa urutan nomor di bawah ini tidak ada kaitannya dengan mana yang paling baik. Semua ditulis acak, dan beberapa album mungkin akan terdengar sangat subjektif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langsung saja tanpa perlu fafifu wasweswos lagi, inilah 10 album terbaik 2021.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><b> GLOW ON \u2013 Turnstile<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari skena hardcore, Turnstile muncul lagi dengan warna yang sedikit berbeda melalui album ketiga mereka, \u201cGLOW ON.\u201d Rilis pada Agustus 2012, album ini sukses dengan salah satu nomor andalannya, \u201cMYSTERY.\u201d Rancak, dan agak funky. But, still hardcore. Tidak ada alasan lain mengapa album ini jadi salah satu yang terbaik di 2021, sebab hanya ada satu kata untuk menjelaskan album ini, edan!<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><b> Fortitude \u2013 Gojira<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagi-lagu Gojira tidak ada obat. Adalah \u201cFortitude\u201d, album terbaru unit death metal asal Prancis ini yang rilis pada April 2021. Tetap keras, gelap, dengan beberapa nuansa groove. Nomor \u201cBorn For One Thing\u201d dan \u201cAmazonia\u201d jadi salah dua andalan di album ini. \u201cFortitude\u201d ini semakin menambah kekaguman saya terhadap Gojira. Putar penuh keseluruhan nomor di album ini dan siap-siap mengangguk-anggukkan kepala. Cadas!<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><b> Infinite Granite \u2013 Deafheaven<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu alasan kuat mengapa \u201cInfinite Granite\u201d dari Deafheaven jadi salah satu album terbaik 2021 adalah keberanian dan keberhasilan mereka berganti genre dari nuansa black metal menjadi shoegaze. \u201cIn Blur\u201d dan \u201cGreat Mass of Color\u201d masih jadi favorit saya, dan entah mengapa karena album ini saya jadi agak malas menengok lagi album-album Deafheaven sebelumnya. Meski sama-sama gelap, shoegaze sepertinya lebih cocok.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><b> Red (Taylor\u2019s Version) \u2013 Taylor Swift<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk di ranah populer, rasanya tepat jika album \u201cRed (Taylor\u2019s Version)\u201d dari Taylor Swift jadi yang terbaik. Ya meskipun ini adalah album gubahan ulang dari album \u201cRed\u201d yang rilis pada 2012. Tapi versi terbarunya juga tidak kalah keren. \u201cAll To Well\u201d jadi andalan di album ini. Lagu dengan durasi 10 menit ini ternyata bisa mengambil hati banyak orang, termasuk para Swiftie di luar sana. Pertanyaannya, setelah ini apa lagi, Taylor?<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><b> SOUR \u2013 Olivia Rodrigo<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jujur, saya bukan pendengar musik-musik semacam ini (kecuali Taylor Swift). Bahkan saya baru tahu nama Olivia Rodrigo beberapa bulan terakhir dari teman saya yang tiba-tiba memutarnya ketika sedang mabuk. Lalu saya dengar album terbarunya, \u201cSOUR\u201d, yang ternyata sudah rilis sedari Mei 2021. Rasanya kaget, kok enak banget. Dan saya juga kaget ketika tahu bahwa dia masih berusia 18 tahun. Edan! Lagu \u201ctraitor\u201d dan \u201cdriver license\u201d jadi dua lagu favorit saya di album ini.<\/span><\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li><b> 2020 \u2013 White Shoes and The Couples Company (WSATCC)<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahagia sekali rasanya ketika tahu kabar bahwa WSATCC merilis album terbaru mereka yang berjudul \u201c2020.\u201d Sayangnya album ini tidak ada (atau belum ada?) di platform streaming, dan hanya dijual boxset fisiknya. Saya, yang berbekal CD pinjaman dari teman, berhasil mendengarkan keseluruhan album ini. Lagu \u201cFolklor\u201d enak banget, dan ada lagu \u201cSam dan Mul\u201d yang juga jadi favorit. Tidak perlu membandingkan dengan album sebelumnya, sebab kita hanya perlu bersenang-senang dengan \u201c2020\u201d ini bersama WSATCC.<\/span><\/p>\n<ol start=\"7\">\n<li><b> Alkisah \u2013 Senyawa<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entah bagaimana mendeskripsikan Senyawa ini. Mereka bisa memadukan beberapa bunyi-bunyian hingga berhasil menciptakan identitas mereka sendiri. Album \u201cAlkisah\u201d seakan jadi bukti, bahwa Senyawa ini semakin hari semakin edan saja. Saya tidak perlu panjang-lebar menjelaskan bagaimana album ini. Silakan cari tahu, dengar, dan buktikan sendiri, bahwa album \u201cAlkisah\u201d memang pantas jadi album terbaik tahun ini.<\/span><\/p>\n<ol start=\"8\">\n<li><b> Katarsis \u2013 Hursa<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rock, modern, berbahasa Indonesia, dan ketukan ganjil. Itulah Hursa, kuartet yang pada 2021 merilis album ciamik berjudul \u201cKatarsis.\u201d Dalam album \u201cKatarsis\u201d ini, Hursa berhasil meramu musik rock moderen dan ketukan ganjilnya, dengan lirik bahasa Indonesia yang kerap menjadi ranjau jebakan bagi para musisi. Meski Hursa adalah nama baru di telinga saya, tapi mereka langsung jadi favorit dan semua nomor dari album \u201cKatarsis\u201d masuk dalam daftar putar saya.<\/span><\/p>\n<ol start=\"9\">\n<li><b> Semar &amp; Pasukan Monyet \u2013 Ardhito Pramono<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang dilakukan Ardhito ini tergolong berani. Dia dengan nekat merilis album anak-anak berjudul \u201cSemar &amp; Pasukan Monyet\u201d ketika tren itu sudah lama mati. Tidak tahu apakah secara komersil album ini berhasil atau tidak. Satu yang pasti, apresiasi patu diberikan pada Ardhito.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara kualitas, ini album yang keren. Perpaduan aransemen musik yang memang \u201canak-anak sekali\u201d dan vokal Ardhito yang seakan sedang mendongeng membuat album ini wajib didengar anak-anak. Bahagia sekali rasanya ketika ada album anak-anak di saat seperti sekarang ini.<\/span><\/p>\n<ol start=\"10\">\n<li><b> Second Chance (Taman Langit) \u2013 Noah<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Noah menutup tahun dengan sempurna. Merilis lagi album pertama mereka (masih bernama Peterpan) yaitu \u201cTaman Langit\u201d dengan aransemen baru, Noah berhasil mengemas album legendaris ini menjadi sangat berkelas. Ditambah lagi Noah juga merilis remake video musik \u201cYang Terdalam\u201d yang semakin membuat album ini semakin lengkap dan tanpa cela. Sebagai seorang Sahabat Noah, album ini wajib saya nobatkan jadi salah satu album terbaik 2021.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pas 10 album. kan? Ya sudah, cukup! Terima kasih. Sila nikmati album terbaik 2021, dan selamat liburan!<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Iqbal AR<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<h5><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Taylor Swift pasti masuk lah, edan po.<\/p>\n","protected":false},"author":75,"featured_media":156757,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13084],"tags":[6164,4380,13098,14497],"class_list":["post-156755","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-musik","tag-album-musik","tag-noah","tag-pilihan-redaksi","tag-taylor-sw"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/156755","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/75"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=156755"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/156755\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/156757"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=156755"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=156755"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=156755"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}