{"id":155553,"date":"2021-12-22T11:30:05","date_gmt":"2021-12-22T04:30:05","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=155553"},"modified":"2021-12-21T22:48:31","modified_gmt":"2021-12-21T15:48:31","slug":"davos-permen-legenda-penuh-khasiat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/davos-permen-legenda-penuh-khasiat\/","title":{"rendered":"Davos, Permen Legenda Penuh Khasiat"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Permen merupakan camilan yang kerap berfungsi sebagai time killer. Tak jarang kita akan menemukan permen dalam toples kecil ketika mendatangi Bank atau kantor pelayanan, keberadaan permen di Bank tentu saja bukan tanpa alasan. Salah satu alasannya adalah agar nasabah bisa menikmati waktu tunggu selama mengantri dengan ngemut permen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bicara soal permen, kita tentu tidak asing dengan permen Davos yang sudah eksis jauh sebelum Indonesia Merdeka. Permen dengan sensasi semriwing tersebut rupanya sudah diproduksi pada 1930.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Permen ini memiliki dua varian, yaitu Davos Lux dengan semriwing yang soft dan Davos Peppermint dengan semriwing yang strong. Davos Lux memiliki ukuran kecil seperti baterai jam, sedangkan varian Peppermint berukuran lebih besar seperti ukuran baterai CMOS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya semriwing, permen ini juga memiliki beragam khasiat. Sehingga sangat layak untuk menyediakan permen Davos saat perjalanan jauh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah khasiat dari permen Davos, perman legend yang telah melewati berbagai dekade tanpa mengubah desain produk kemasan.<\/span><\/p>\n<h4><b>Menghilangkan bau mulut<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan ada momen di mana kita harus terbebas dari bau mulut. Misalnya ketika kita makan pete dalam jumlah banyak sedangkan 30 menit lagi akan ada jadwal bimbingan skripsi. Bau mulut mungkin tidak mengurangi nilai skripsi, tapi tentu saja bau dari mulut kita bisa sangat menyiksa bagi dosen pembimbing. Permen Davos tentu saja layak menjadi penyelamat pada momen seperti ini.<\/span><\/p>\n<h4><b>Melegakan tenggorokan dan hidung tersumbat<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak permen pelega tenggorokan yang tersedia di minimarket, tetapi tidak ada yang se-legend permen Davos yang diklaim sebagai permen mint pertama di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kandungan mentol pada permen ini bisa kita jadikan penyelamat jika tenggorokan terasa gatal atau hidung tersumbat. Sensasi semriwing dari permen ini tidak hanya berkutat di lidah, tetapi juga tembus hingga tenggorokan. Nikmat mana lagi yang kau dustakan?<\/span><\/p>\n<h4><b>Pertolongan pertama pada perut mual<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa orang sering mengalami mual ketika dalam perjalanan darat. Bagi yang kerap dilanda mual tak ada salahnya untuk menjadikan permen Davos sebagai bestie selama perjalanan. Sebab, permen ini bisa dijadikan pertolongan pertama pada perut mual.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Efek anti mual ini disebabkan karena permen ini memiliki kandungan minyak peppermint. Sehingga dengan menghirup atau mengemutnya saja, permen Davos layak dimasukkan ke dalam daftar perlengkapan anak-anak PMR ketiga bertugas sebagai narahusada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi misal ada yang perutnya eneg, jangan cuma mengandalkan minyak kayu putih saja. Tapi, jadikan pula permen Davos sebagai pertolongan pertama pada rasa mual.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu bagi yang kerap mabuk darat, plis jangan cuma sedia plastik kresek, tapi sedia juga permen davos.<\/span><\/p>\n<h4><b>Penghilang rasa kantuk<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penghilang rasa kantuk tidak hanya ada pada secangkir kopi. Bagi siapapun yang tidak bisa minum kopi karena alasan asam lambung, coba hirup aroma permen davos. Kita akan mendapati aroma mentol yang cukup strong yang mampu menampar langit-langit hidung, sehingga mata kita akan terjaga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, ketika permen davos kita isap, rasa mint dari permen ini akan membuat saraf di lidah mengirimkan sinyal ke otak bahwa lidah tengah digempur oleh sensasi pedas. Lihat saja, tidak ada orang ngantuk saat lidahnya kepedesan bukan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu saja permen ini saya rekomendasikan untuk para driver maupun praktisi ronda malam yang kerap terjaga selama matahari masih bersembunyi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya permen ini dijual di warung kelontong atau pasar tradisional. Bukan di minimarket di mana kasirnya selalu menawarkan promo tebus murah. Dengan harga Rp2.500 per bungkus, permen asal Purbalingga ini tentu saja layak dinobatkan sebagai permen mint cum permen pelega tenggorokan termurah.<\/span><\/p>\n<p><em>Sumber Gambar:\u00a0<a href=\"https:\/\/pixabay.com\/id\/photos\/es-batu-es-beku-dingin-minuman-3506781\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pixabay<\/a><\/em><\/p>\n<p><em>Editor: Rizky Prasetya<\/em><\/p>\n<p><span id=\"Terminal_Mojok_merupakan_platform_User_Generated_Content_UGC_untuk_mewadahi_jamaah_mojokiyah_menulis_tentang_apa_pun_Submit_esaimu_secara_mandiri_lewat_carainiya\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Davos, dinginnya nendang. Dinginnya kek sikapmu, nendangnya kayak idamanmu.<\/p>\n","protected":false},"author":770,"featured_media":155556,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[14427,9775],"class_list":["post-155553","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-davos","tag-permen"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/155553","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/770"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=155553"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/155553\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/155556"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=155553"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=155553"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=155553"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}