{"id":15434,"date":"2019-10-01T12:15:44","date_gmt":"2019-10-01T05:15:44","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=15434"},"modified":"2019-10-01T15:23:18","modified_gmt":"2019-10-01T08:23:18","slug":"siksakubur-jadi-musisi-istana-metalheads-kecewa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/siksakubur-jadi-musisi-istana-metalheads-kecewa\/","title":{"rendered":"Siksakubur Jadi \u2018Musisi Istana\u2019: Metalheads Kecewa"},"content":{"rendered":"<p>Sebagai anak metal, <em>ciyee anak metal<\/em>, pasti lah bangga ketika tahu bahwa Presiden saat ini di negara ini adalah <a href=\"https:\/\/mojok.co\/kal\/esai\/menjadi-hijaber-metal-adalah-hak-segala-metalhead\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">anak metal<\/a> juga. Terlepas dari benar atau nggak, pasti ada lah rasa bangga ketika tahu ternyata bapak Presiden suka mendengarkan Metallica, atau Burgerkill. Beberapa kali Presiden terlihat pakai kaos Napalm Death, atau <a href=\"https:\/\/tirto.id\/burgerkill-akan-tur-keliling-amerika-pada-16-oktober-mendatang-ehJ5\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Burgerkill<\/a>, dan bahkan pernah diberi bass oleh Robert Trujillo, bassis Metallica. Metal banget, kan, Presiden kita? Tapi sepertinya nggak banyak juga yang bangga dengan hal ini. Musisi-musisi metal dan metalheads lainnya malah biasa-biasa saja. Nggak terlalu gimana-gimana.<\/p>\n<p>Banyak alasan mengapa nggak sedikit musisi metal yang nggak mau meromantisasi kedekatan referensi musik mereka dengan penguasa. Ya wajar, sih, musik metal yang memang dari dulunya selalu berbau perlawanan, agak aneh kalau ternyata dekat dengan penguasa. Nggak mungkin, lah, kita \u201cmengepalkan tangan kiri\u201d bareng-bareng bersama penguasa. Aneh gitu. Lha wong lihat Marjinal yang punk banget sepanggung sama Pak Moeldoko (TNI) beberapa tahun lalu aja sudah aneh banget, cringe gitu lihatnya. Ini lagi metal sama penguasa. Ya nggak nyambung.<\/p>\n<p>Kedekatan ini semakin terpampang nyata, ketika kemarin, Istana mengundang (menerima tamu) dari kalangan musisi-musisi tanah air. Mereka datang ke Istana, rencananya akan menggelar \u201cKonser Perdamaian\u201d atau apa lah itu namanya. Ada Sandy Pas Band, Godbless, Kikan, Sandhy Sandoro, John Paul Ivan, dan beberapa musisi lain. Total ada sekitar 68 musisi yang hadir di instana. Mereka berdalih, bahwa dengan kondisi Indonesia yang agak kacau akhir-akhir ini, solusinyab adalah bikin konser musik. Nyambung sekali solusinya.<\/p>\n<p>Tapi dari puluhan musisi\/band yang datang ke Istana, ada satu yang bikin saya dan banyak kalangan metalheads terutama, kecewa. Adalah band death metal, Siksakubur, yang terlihat ada di barisan \u2018musisi istana\u2019 ini. Agak aneh dan susah dipercaya ketika band seperti Siksakubur bersanding dengan \u2018musisi-musisi istana\u2019 lainnya, ketika negara sedang kacau-kacaunya. Maksudnya begini, kita semua tahu kalau Siksakubur dengan death metal-nya punya DNA perlawanan yang cukup kuat. Ketika bersanding dengan penguasa dan \u2018musisi-musisi istana\u2019 lainnya, ya aneh jadinya.<\/p>\n<p>Oke lah, kalau musisi seperti Kikan, Slank, atau Sandhy Sandoro punya kedekatan intim dengan penguasa. Toh mereka juga sudah lama jadi musisi istana. Slank malah sudah \u201cterbeli\u201d semangat perlawanannya. Nggak heran, lah, kalau sama musisi-musisi seperti mereka. Apa kata Istana pokoknya. Tapi ini Siksakubur, lho! Semangat perlawanannya nggak pernah padam dari dulu. Siksakubut juga sering mengangkat isu-isu sosial dalam karya-karyanya. Ini malah sekarang jadi \u2018musisi Istana\u2019. Seperti ada yang aneh aja, ketika lihat Andre Tiranda, gitaris Siksakubur berpose bareng Presiden. Agak gimana gitu.<\/p>\n<p>Di media sosial, kekecewaan muncul dari berbagai kalangan ketika kabar ini muncul. Saya juga kaget, sekaligus kecewa. Apa lagi ketika tahu Siksakubur ada di barisan \u2018musisi istana\u2019. Kekecewaan muncul mulai dari musisi, hingga bocah-bocah metalheads. Ucok (Morgue Vanguard) eks Homicide bahkan mencuitkan di twitternya kalimat, \u201csiksa duniawi = pernah featuring dengan Siksakubur.\u201d Ya wajar sih, kalau sekelas saya saja kecewa, apalagi sekelas Ucok yang selain musisi, dia juga aktivis.<\/p>\n<p>Dengan bergabungnya Siksakubur ke barisan \u2018musisi Istana\u2019, apa pun alasannya, agaknya kita harus siap kehilangan daya magis karya-karya Siksakubur. Mungkin mulai sekarang, lagu \u201cHonay\u201d, lagu yang diciptakan sebagai bentuk solidaritas sekaligus kritik terhadap konflik Papua, akan berbeda rasanya. Lagu \u201cSumpah Berbisik Part 1\u201d dan \u201cSumpah Berbisik Part 2\u201d, yang bercerita tentang tragedi pembantaian rakyat Indonesia tahun 1965 juga akan berbeda rasanya. Bingung mengapa? Cari tahu sendiri alasannya.<\/p>\n<p>Entah Siksakubur mau menyuarakan isu tersebut dari dalam, saya sih pesimis. Slank dulu katanya juga begitu, kok. Sekarang malah bisu.<\/p>\n<p>Memang nggak seharusnya, sih, musisi metal itu dekat dengan penguasa. Dari sejarahnya, di mana pun negaranya, musik metal dan musisi metal juga sudah berada di luar Istana. Menyuarakan kegelisahan kaum-kaum tertindas, kaum-kaum marjinal, tentang kesewenangan penguasa, apa pun wujudnya. Siksakubur mungkin mengambil jalan berbeda. Mereka memilih bergabung dengan \u2018musisi Istana\u2019. Tapi percaya lah, ketika Siksakubur sudah resmi jadi \u2018musisi Istana\u2019, lagu-lagu Siksakubur sepertinya nggak akan punya nyawa lagi. Basi! Semoga Andre Tiranda baca tulisan ini. (*)<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<\/strong><a class=\"link link--forsure\" href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/hanya-orang-bodoh-yang-percaya-kalau-metallica-beneran-memainkan-indonesia-raya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Hanya Orang Bodoh yang Percaya Kalau Metallica Beneran Memainkan Indonesia Raya<\/a>\u00a0atau tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/Iqbal-AR\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Iqbal AR<\/a><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/faridhermawan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">\u00a0<\/a>lainnya.<\/p>\n<p>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dari puluhan musisi yang datang ke Istana, ada satu yang bikin saya dan banyak kalangan metalheads terutama, kecewa. Adalah band death metal, Siksakubur.<\/p>\n","protected":false},"author":75,"featured_media":15454,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[3679,3680,3681,3492],"class_list":["post-15434","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-metalheads","tag-musisi-istana","tag-siksakubur","tag-slank"],"modified_by":"Zahroh Ayu","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15434","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/75"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15434"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15434\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15454"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15434"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15434"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15434"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}