{"id":154141,"date":"2021-12-16T11:30:38","date_gmt":"2021-12-16T04:30:38","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=154141"},"modified":"2021-12-15T22:06:16","modified_gmt":"2021-12-15T15:06:16","slug":"susu-itu-udah-manis-nggak-usah-ditambahin-gula","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/susu-itu-udah-manis-nggak-usah-ditambahin-gula\/","title":{"rendered":"Susu Itu Udah Manis, Nggak Usah Ditambahin Gula!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Susu merupakan minuman menyehatkan dengan kandungan kalsium dan vitamin D yang tinggi. Bikin tulang dan gigi kuat, begitu kurang lebih kata pakar gizi. Normalnya, orang bikin susu itu ya susu ditambah air panas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan dengan komposisi susu yang pas, seharusnya rasanya enak sudah enak. Apalagi kalau diminum masih hangat-hangatnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, ya namanya manusia, kadang sukanya berbuat yang nggak-nggak.<\/span><\/p>\n<p><b>Menambahkan gula ke dalam susu<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dunia ini, ada golongan orang-orang yang masih menambahkan gula ke dalam susu yang mereka buat. Salah satu orang terdekat saya yaitu mama saya juga melakukan hal yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap kali beliau buat susu, selalu dikasih gula. Meskipun itu hanya seperempat sendok teh saja. Pokok harus ada tambahan gula, jangan sampai tidak ada sama sekali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya memang sih ini kembali ke persoalan selera. Namun tetap saja, bagi saya ini terlihat aneh. Wong udah manis, kenapa sih masih ditambahkan gula?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi untuk jenis susu kental manis. Udah jelas-jelas ada tulisan manis dan kalau dibaca komposisinya pasti ada tulisan gula, eh masih saja ditambahkan gula.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin hanya Bear Brand saja yang kandungan gulanya paling sedikit. Tapi sepanjang yang saya tau, belum ada orang yang menambahkan gula ke Bear Brand sih. Kecuali edan. Hanya susu bubuk dan kental manis yang biasanya ditambahkan pemanis alami macam gula.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin, di lidah mereka, kedua produk tersebut rasanya memang kurang manis. Sama halnya seperti pengakuan mama saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kok ditambahi gula, Ma? Kan udah manis dan ada campuran gulanya.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Iya, tapi kurang manis. Jadi, Mama tambahin gula sedikit.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Oh, gitu ya, Ma.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya saya diam saja, nggak berani menentang selera orang tua. Daripada panjang dan berabe urusannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Terlalu banyak gula itu tidak bagus<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal beberapa pakar sudah menyarankan bagi kita untuk mengurangi mengkonsumsi susu yang mengandung gula tinggi. Tapi kok, masih ada saja orang-orang yang menambahkan gula dengan dalih kurang manis. Bahkan imbauan ini langsung dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), lembaga resmi dan independen bukan abal-abal. Apa iya imbauan sekelas BPOM ini diacuhkan begitu saja?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya BPOM saja, seorang dokter dan ahli gizi masyarakat, Dr. dr. Tan Shot Yen, M. Hum juga menyarankan bagi kita untuk nggak sering-sering minum susu yang tinggi akan gula.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut beliau, susu kental manis mengandung gula yang cukup tinggi yaitu mencapai 40-50 persen. Bayangkan saja, belum ditambahi gula sudah segitu kandungannya, apalagi kalau ditambahi gula? Kandungannya bisa di atas 60 persen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengkonsumsi terlalu banyak gula tentu saja nggak bagus untuk kesehatan tubuh. Sebab dapat menimbulkan berbagai gangguan penyakit seperti obesitas dan diabetes apabila dikonsumsi terus menerus dalam jangka waktu yang lama. Susu yang pada dasarnya adalah minuman yang menyehatkan, bisa menjadi racun berbahaya hanya karena satu benda, yaitu gula.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya yakin produsen menambahkan gula dengan tujuan supaya masyarakat mau minum susu tanpa membahayakan kesehatannya. Komposisi gula pasti sudah dipertimbangkan dengan matang sehingga harapannya masyarakat tidak menambahkan gula lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, maka dari itu, menambahkan gula itu justru bikin minuman tersebut tak lagi sehat. Niatnya sehat, malah dibikin jadi penyakit. Lain kali, kalau mau cari manis, mending jilat gula sekalian. Biar total manisnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, saya tetep nggak berani nentang Mama saya. Durhaka, je.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\"><em>Sumber Gambar:\u00a0<a href=\"https:\/\/pixabay.com\/id\/photos\/susu-guyuran-tetes-makanan-cairan-4755234\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pixabay<\/a><\/em><\/p>\n<h5><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hash, angel.<\/p>\n","protected":false},"author":1080,"featured_media":154622,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12909],"tags":[9121,7974,10512],"class_list":["post-154141","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner","tag-gula","tag-susu","tag-susu-kental-manis"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/154141","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1080"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=154141"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/154141\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/154622"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=154141"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=154141"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=154141"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}