{"id":145529,"date":"2021-10-18T09:00:30","date_gmt":"2021-10-18T02:00:30","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=145529"},"modified":"2021-10-18T09:40:40","modified_gmt":"2021-10-18T02:40:40","slug":"bendera-pbsi-berkibar-saat-kemenangan-tim-thomas-cup-indonesia-lumayan-daripada-bendera-pb-djarum-kan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bendera-pbsi-berkibar-saat-kemenangan-tim-thomas-cup-indonesia-lumayan-daripada-bendera-pb-djarum-kan\/","title":{"rendered":"Bendera PBSI Berkibar Saat Kemenangan Tim Thomas Cup Indonesia? Daripada Bendera PB Djarum, kan?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah 19 tahun tidak pulang, akhirnya tahun ini piala Thomas Cup kembali ke tanah air. Melalui berbagai rintangan yang nggak mudah tentunya. Mulai dari kemenangan berdarah-darah untuk maju jadi juara grup, lolos semi final dengan kondisi pemain yang sebagian belum prima secara fisik maupun mental, hingga babak final bertemu juara bertahan yang sudah bertahun-tahun langganan bawa pulang piala Thomas. Namun akhirnya, di laga final itu tim Thomas Indonesia berhasil memuaskan dahaga untuk jadi juara turnamen beregu putra kelas dunia ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti biasa, kemenangan tim bulu tangkis Indonesia, apalagi kalau turnamen besar kayak olimpiade, Sudirman Cup, Thomas&amp;Uber Cup pasti jadi trending di media sosial, headline di media, pokoknya jadi omongan di mana-mana, deh. Biasanya ya ikut terharu, bangga, senang, dan emosi-emosi lain yang wajar dirasakan sebagai manusia yang berkewarganegaraan sama dengan yang punya prestasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasalnya, kemenangan-kemenangan kayak gini cukup sering jadi satu-satunya momen di mana masyarakat dari berbagai lapisan merasakan kebanggaan yang sama hanya karena tinggal di Indonesia. Mulai dari pejabat yang pasang baliho, sampai adik-adik SMP SMA juga ikutan seneng kalau tahu tim Indonesia menang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, pada kemenangan tim Thomas Cup kali ini ada yang agak beda. Nggak cuma yang seneng, yang marah juga ikutan meramaikan jagat medsos. Lantaran bendera Indonesia kali ini dilarang berkibar saat tim Thomas Indonesia sudah berdiri di podium tertinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebabnya adalah permasalahan administratif yang dianggap \u201csepele\u201d oleh Kemenpora, tapi hal tersebut menyebabkan Indonesia dikenai sanksi pelarangan pengibaran bendera negara jika memenangkan turnamen besar seperti Thomas Cup ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi tenang, lagu Indonesia raya masih boleh berkumandang kok, cuma yang naik kali ini Bendera PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) yang mirip logo sekolahan itu. Nggak apa-apa, lah ya, masih ada Indonesia-Indonesianya juga, kok itu. Diwakili huruf &#8220;i&#8217; terakhir dari kependekan PBSI.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya paham betul kalau orang-orang pada kesel karena hal ini. Wajar, lah, 19 tahun lho Indonesia belum berhasil bawa piala Thomas pulang, eh sekalinya berhasil bawa pulang, momentumnya malah nggak sempurna akibat kesalahan administrasi yang seharusnya tidak perlu terjadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, ya, ada yang masih bisa kita syukuri, lho karena yang naik bendera PBSI jadinya yang marah ya kita-kita aja: yang dari awal udah muak sama kinerja pemerintah. Coba kalau yang naik bendera PB Djarum kayak yang dibilang sama <a href=\"https:\/\/twitter.com\/fawazisme\/status\/1449759721359953932?t=HfKK9dNVU-MklVGEw9sbRA&amp;s=19\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mas @fawazisme<\/a> di Twitter. Wah, pasti makin banyak lagi yang bakal ikutan marah-marah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain atlet jebolan klub di luar PB Djarum, yang bakal sangat marah kalau yang berkibar bendera PB Djarum, pastilah KPAI. Bagaimana tidak, masak iya ada logo rokok (yang CSR-nya berhasil cetak atlet berprestasi) boleh nangkring di turnamen se-gede Thomas Cup? Padahal mereka, kan berpotensi mengeksploitasi anak-anak dengan memasang logo rokok di baju olahraga atletnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDi mana empati kita terhadap anak? Masa yang kaya gitu (mengibarkan bendera PB Djarum) dibenarkan?&#8221; Gi<\/span>tu kira-kira simulasi wawancara kepada salah satu petinggi KPAI, yang kalau ada anak dipekerjakan di jalan raya, suka tiba-tiba nggak keliatan.<\/p>\n<p>Terlepas dari permasalahan administratif \u201csepele\u201d yang mangkeli ini, kita patut bersyukur bahwa di tengah carut-marutnya urusan kesehatan, ekonomi apalagi politik negara kita, ternyata masih ada hal-hal yang bisa bikin kita merasa bangga jadi WNI. Salah satunya adalah keberadaan KPAI, eh maksudnya prestasi atlet bulutangkis yang kebanyakan dibibit dari kecil di klub kepunyaan perusahaan rokok.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari kita ucapkan selamat kepada tim Thomas, selamat juga PBSI. Kapan lagi, kan ada logo organisasi nangkring di ajang sepenting Thomas Cup? Terima kasih, lho, Kemenpora udah nganggep sebuah masalah itu cuma sepele.\u00a0<\/span><\/p>\n<h5><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pejabat kita memang menggemaskan, ya! <\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":145532,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12904],"tags":[10858,1060,13779,3175,13609,13778],"class_list":["post-145529","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga","tag-bendera","tag-bulu-tangkis","tag-kemenpora","tag-pb-djarum","tag-pbsi","tag-thomas-cup"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/145529","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=145529"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/145529\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/145532"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=145529"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=145529"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=145529"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}