{"id":141578,"date":"2021-09-29T11:30:24","date_gmt":"2021-09-29T04:30:24","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=141578"},"modified":"2021-09-29T02:48:27","modified_gmt":"2021-09-28T19:48:27","slug":"4-fakta-lagu-lingsir-wengi-yang-sering-bikin-kalian-takut-nggak-jelas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-fakta-lagu-lingsir-wengi-yang-sering-bikin-kalian-takut-nggak-jelas\/","title":{"rendered":"4 Fakta Lagu Lingsir Wengi yang Sering Bikin Kalian Takut Nggak Jelas"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Lingsir wengi sliramu tumeking sirno<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ojo tanggi nggonmu guling<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Aku lagi bang wingo wingo<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jin setan tak utusi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2026.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kalian orang Indonesia khususnya yang bermukim di Jawa plus pecinta film horor, tentunya tidak asing dengan potongan lirik ini. Yups, ini adalah lirik pembuka tembang \u201cLingsir Wengi\u201d yang konon katanya dapat memanggil kuntilanak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagu ini mulai populer setelah dijadikan soundtrack film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kuntilanak<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Sejak itu pula kesan mistis \u201cLingsir Wengi\u201d semakin kental dan \u201ckatanya\u201d tidak boleh dinyanyikan di tempat-tempat sepi atau angker.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, benarkah begitu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mencari banyak referensi tentang \u201cLingsir Wengi\u201d, akhirnya saya tahu bahwa ini bukan lagu pemanggil setan. Ketimbang kalian salah kaprah, saya beri empat fakta tentang lagu ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketimbang takut nggak jelas gara-gara lagu doang. SMH.<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Diciptakan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cLingsir Wengi\u201d dalam bahasa Indonesia artinya menjelang malam. Versi asli tembang ini diciptakan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga. Beliau yang bernama asli Raden Mas Syahid merupakan salah satu Wali Songo yang menyebarkan Islam di bumi Jawa. Lagu ini digunakan oleh beliau sebagai sarana dakwah. Lagu ini kerap disenandungkan setelah sholat malam yang pada intinya menyiratkan munajat kepada Tuhan. Jauh dari kesan horor bukan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun versi asli masih terus diperdebatkan, namun yang jelas lirik ciptaan Sunan Kalijaga berbeda dengan yang versi soundtrack film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kuntilanak<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Ayo ngaku, siapa yang kurang kerjaan ngubah liriknya???<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Lagu pengantar tidur anak-anak<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama halnya dengan lagu \u201cNina Bobo\u201d, \u201cLingsir Wengi\u201d digunakan oleh ibu-ibu jaman dulu untuk menidurkan anak-anaknya. Lagu ini diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga dalam perjalanannya menyebarkan Islam. Makna lirik versi asli yang penuh harapan disertai dengan irama yang mendayu-dayu, membuat lagu ini sangat cocok sebagai pengantar tidur. Anak-anak pun akan segera tertidur sesaat setelah mendengar tembang ini.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Menggunakan pakem gending Durma<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak bisa dimungkiri, ketika kita mendengar alunan \u201cLingsir Wengi\u201d pasti membuat bulu kuduk agak merinding. Ini bukan karena mitosnya yang bisa memanggil hantu, melainkan lagu ini memang dibuat menggunakan pakem Durma. <a href=\"https:\/\/jbbudaya.jogjabelajar.org\/artikel\/tembang-durma\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Durma<\/a> adalah salah satu pakem gending Jawa yang memiliki ciri khas yaitu alunan lagu yang suram dan menyayat hati pendengarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pakem inilah yang mungkin menambah kesan mistis pada lagu ini. \u201cLingsir Wengi\u201d versi asli maupun versi sekarang sama-sama menggunakan pakem Durma.<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 Lagu untuk menolak bala<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika versi yang sekarang diyakini dapat memanggil makhluk halus\u2014khususnya kuntilanak\u2014versi yang asli justru sebaliknya. \u201cLingsir Wengi\u201d ciptaan Sunan Kalijaga digunakan untuk menolak bala. Apabila kita perhatikan arti lirik aslinya, lagu ini sebenarnya juga bertujuan untuk menghindari atau mencegah gangguan jahat para makhlus halus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, tujuan lagu ini mulai terlupakan dan disalahartikan seiring dengan populernya lagu versi sekarang yang sering digunakan sebagai soundtrack film horor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah itulah empat fakta lagu \u201cLingsir Wengi\u201d yang perlu diketahui. Salah besar jika kita masih menganggap dan menyakini lagu ini sebagai tembang pemanggil kuntilanak. Justru lagu ini memiliki makna yang mengarah kepada kebaikan. So, jangan takut lagi ya!!!<\/span><\/p>\n<h5><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Takut sama lagu? SMH.<\/p>\n","protected":false},"author":1647,"featured_media":66814,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13084],"tags":[29,2682,3432],"class_list":["post-141578","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-musik","tag-horor","tag-lagu","tag-lingsir-wengi"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141578","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1647"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=141578"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141578\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66814"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=141578"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=141578"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=141578"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}