{"id":14144,"date":"2019-09-21T08:30:53","date_gmt":"2019-09-21T01:30:53","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=14144"},"modified":"2022-02-25T14:20:29","modified_gmt":"2022-02-25T07:20:29","slug":"pendengar-curhat-yang-baik-adalah-mereka-yang-tiap-curhat-nggak-kalian-dengerin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pendengar-curhat-yang-baik-adalah-mereka-yang-tiap-curhat-nggak-kalian-dengerin\/","title":{"rendered":"Pendengar Curhat yang Baik Adalah Mereka yang Tiap Curhat Nggak Kalian Dengerin"},"content":{"rendered":"<p>Sebagai seseorang yang pemalu sekaligus <span style=\"text-decoration: line-through;\">malu-maluin dan nggak tahu malu<\/span> saya sering dianggap nggak pernah punya masalah hanya karena nggak pernah Curhat. Dan kayaknya saya perlu untuk meluruskan ini semua&#8230; Jadi gini, jangan mentang-mentang saya nggak pernah curhat tentang masalah saya lalu kalian menganggap saya nggak punya masalah. Justruu, yang saya hadapi itu sebaliknya. Saya-juga-punya-masalah-dan-sangat-amat-butuh-curhat-tentang-masalah-masalah-saya, tapi&#8230;<\/p>\n<p>&#8230;gara-gara tiap saya curhat, saya jarang betul-betul didengarkan, akhirnya ya saya jadi malas sendiri untuk curhat tentang masalah saya.<\/p>\n<p>Saya&#8212;juga seperti kebanyak perempuan lainnya tentu butuh untuk curhat. Karena dengan curhat lah perasaan kami bisa jadi sedikit lebih plong meskipun sebenarnya nggak dikasih solusi\/saran apa-apa sama si pendengar.<\/p>\n<p>Mengingat eratnya persahabatan perempuan, sebenernya cukup gampang untuk bisa curhat. Tinggal cari waktu, keberanian, dan pengertian dari teman-teman atau calon pendengar curhat kita. <em>Waktu<\/em> tentu berkaitan dengan apakah mau curhat saat itu atau nggak. <em>Keberanian<\/em> berkaitan dengan kesiapan emosional kita dan keyakinan apakah orang yang akan mendengarkan curhat kita itu orang yang bisa dipercaya apa nggak, ember bocor atau bukan. Dan <em>pengertian<\/em>, berkaitan tentang apakah orang yang bakal ngedengerin curhatan kita ini bakal ngasih perhatian penuh apa nggak. Apakah dia bakal nyimak atau nggak.<\/p>\n<p>Nah, masalah pengertian ini yang sering saya rasakan. Pas saya curhat, teman saya ini malah bermain ponsel terus, lalu dengan santainya bilang, \u201cLanjut aja. Aku dengerin terus, kok.\u201d Padahal ujung-ujungnya dia bolak-balik nanya, minta ceritanya diulang-ulang.<\/p>\n<p>Atau, setiap kali saya lagi curhat, dia selalu motong, \u201cKe intinya aja deh, nggak usah muter-muter. Setahun juga nggak bakalan selesai kalau kamu ngomongnya kayak gini.\u201d Padahal ujung-ujungnya, dia yang akhirnya curhat ngalor-ngidul nggak jelas apa intinya \ud83d\ude41<\/p>\n<p>Makanya, gara-gara pengalaman-pengalaman buruk itu, saya akhirnya memilih untuk mengalah dan memutuskan untuk jadi tempat curhat orang lain saja, alias jadi pendengar setia curhatan mereka. Soalnya percuma, tiap kali saya mau mulai ngomong, pasti udah kepotong. Baru buka mulut, terpaksa harus ditutup lagi. Setelah saya pikir-pikir, curhatan saya mungkin nggak menarik minat dan antusiasme mereka ketimbang curhatan yang sering mereka sampaikan ke saya.<\/p>\n<p>Tapi yang menyebalkan adalah, ketika saya udah menyerah dan nggak menaruh minat buat curhat lagi, teman-teman saya ini malah dengan enteng bilang. \u201cSekarang, gantian kamu yang curhat.\u201d<\/p>\n<p>\u201cLah, mau curhat apaan?\u201d<\/p>\n<p>Sebenernya sih bukan karena nggak punya masalah yang perlu dicurahkan dan dicari solusinya bareng-bareng. Tapi karena udah biasa nggak diberi ruang sama si penodong curahan hati a.k.a teman-teman saya ini, lama-lama kan jadi bosen juga ditawari kayak gitu. Lama kelamaan jadi kebiasaan mendem masalah sendiri&#8212;yang mungkin juga bakal dianggap terlalu sepele dan nggak penting-penting amat oleh mereka.<\/p>\n<p>Bagi saya, pernyataan, \u201cSekarang, gantian kamu yang curhat,\u201d sekarang rasanya cuma kayak basa-basi doang biar mereka nggak sungkan karena hanya mereka yang curhat terus lalu ngerasa jadi <a href=\"https:\/\/web.archive.org\/web\/20190203175805\/https:\/\/www.huffpost.com\/entry\/23-warning-signs-of-a-tox_b_9645474\">sahabat yang buruk<\/a>. Belum lagi, kesannya kok saya harus nunggu ada waktu sisa dulu cuma buat ngeluarin unek-unek doang. Padahal kan unek-unek saya juga seringnya datang tanpa tahu waktu, tempat, situasi, maupun kondisi. Seolah-olah saya mesti nunggu disuruh dulu, baru boleh mencurahkan isi hati. Seakan-akan hati saya se-<em>remoteable<\/em> itu. Wkwk.<\/p>\n<p>\u201cYa terserah, kan kamu yang punya cerita,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>\u201cLagi nggak pengin curhat.\u201d<\/p>\n<p>\u201cNggak asik, ah. Masa, dari tadi aku mulu yang curhat? Sekali-sekali kamu curhat juga.\u201d<\/p>\n<p>Lho, lho kok kesannya perasaan saya bisa diatur sebegitu gampangnya? Seolah-olah saya cuma butuh curhatnya saat disuruh dan dia lagi \u201cpengen dengerin\u201d doang.<\/p>\n<p>Aslinya sih di dalam hati udah balas, \u201cMales ah, dari kemarin-kemarin dipotong mulu sih.\u201d Tapi yang ke luar malah, \u201cKan emang lagi nggak ada yang mau dicurhatin. Jadinya bingung mau cerita apa.\u201d<\/p>\n<p>Mungkin awalnya emang gitu. Pendengar dan penyimak curhat yang baik berasal dari mereka yang sama sekali tak didengarkan; yang tak menemukan itu pada orang lain makanya menciptakannya dalam dirinya sendiri. Dan, karena inilah kami sadar bahwa tempat terbaik untuk mencurahkan isi hati adalah sajadah, dengan Dia sebagai pendengar, penyimak, serta pemberi solusi. Eaaaa.<\/p>\n<p>Jadi, teruntuk kalian-kalian yang nyaman curhat sama seseorang tapi orang itu enggan curhat sama kalian, hati-hati aja. Bisa aja kasus saya dan orang itu sama. Hahahaha.<\/p>\n<p>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/hal-hal-sepele-yang-membedakan-antara-hubungan-pertemanan-dan-persahabatan\/\">Hal-hal Sepele yang Membedakan Antara Hubungan Pertemanan dan Persahabatan<\/a> atau tulisan<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/Lestahayu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"> Lestahayu<\/a>\u00a0lainnya.<\/p>\n<p>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saya nggak curhat bukan karena nggak punya masalah, tapi saya cape, tiap ngomong selalu dipotong. Jadi ya saya menyerah dan memutuskan jadi pendengar aja.<\/p>\n","protected":false},"author":293,"featured_media":14156,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13078],"tags":[383,748],"class_list":["post-14144","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup","tag-curhat","tag-persahabatan"],"modified_by":"Ibil S Widodo","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14144","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/293"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14144"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14144\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14156"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14144"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14144"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14144"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}