{"id":135408,"date":"2021-08-18T13:00:38","date_gmt":"2021-08-18T06:00:38","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=135408"},"modified":"2021-09-07T12:18:58","modified_gmt":"2021-09-07T05:18:58","slug":"selain-what-if-ini-rekomendasi-serial-animasi-keren-marvel-lainnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/selain-what-if-ini-rekomendasi-serial-animasi-keren-marvel-lainnya\/","title":{"rendered":"Selain &#8216;What If?&#8217;, Ini Rekomendasi Serial Animasi Keren Marvel Lainnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada 11 Agustus kemarin, Marvel Studio merilis produk serial terbarunya di Disney Plus. Setelah merilis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">WandaVision<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Falcon and The Winter Soldier<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Loki<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Marvel Studio kini merilis serial animasi berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">What If?<\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">What If?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sendiri punya konsep berupa pengandaian tentang versi lain suatu kejadian di MCU di universe lain. Konsep ini bisa saja terjadi karena imbas dari serial <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Loki<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, di mana waktu mengalami kekacauan sehingga terjadi multiverse.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam episode pertama kemarin misalnya, menceritakan kejadian bagaimana kalau seandainya Steve Rogers tidak menjadi super soldier bernama Captain America, tapi justru Peggy Carter yang menjadi prajurit super. Dan ada banyak episode analogi lainnya yang memiliki konsep pengandaian serupa nantinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa penggemar MCU pastinya menantikan produk satu ini juga, khususnya bagi mereka yang juga bela-belain mengikuti produk-produk MCU seperti serial-serialnya di Disney Plus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, mumpung sudah mulai mengalihkan pandangan pada ranah animasi\u2014dimulai dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">What If?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, bagaimana kalau sekalian saja kita eksplor judul-judul lainnya? Pasalnya, Marvel juga punya beberapa judul serial animasi yang bagus meski tidak termasuk dunia MCU. Apalagi,beberapa judul tersebut punya keleluasaan memasukan beberapa tokoh hero Marvel yang ribet dan susah muncul di MCU seperti karakter-karakter dari dunia Spider-Man, Hulk, dan X-Men.<\/span><\/p>\n<p><b>#1 <\/b><b><i>The Spectacular Spider-Man<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adaptasi cerita-cerita Spider-Man satu ini menurut saya adalah serial animasi terbaik yang dimiliki Marvel, termasuk adaptasi terbaik akan dunia Spider-Man.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Spectacular Spider-Man<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sukses menggambarkan dunia sosial Peter Parker dan dunia fight crime-nya Spider-Man. Di sini kita akan melihat sisi gamang Peter Parker dalam kehidupan identitas gandanya sebagai Spider-Man dari posisi mentalitas seorang anak SMA. Jujur saja ini adalah versi yang lebih lengkap, lebih serius, dan lebih emosional dari versi MCU atau bahkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Spider-Man 2<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Sam Raimi yang mengalami problem yang sama,<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Serial ini pun termasuk punya cerita yang dewasa dan punya sajian aksi yang baik. Bahkan, kehadiran deretan karakter pendukung di dunia komik Spider-Man termasuk lengkap. Salah satunya adalah deretan love interest Peter seperti Mary Jane, Gwen Stacy, dan Liz Allen, semuanya hadir lengkap di sini. Jadi, jika kamu penggemar Spidey, wajib banget ngikutin serial ini.<\/span><\/p>\n<p><b>#2 <\/b><b><i>The Avenger: Earth\u2019s Mightiest Heroes<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum para karakter superhero bergabung dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Avengers<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pada 2012, &#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Avengers Earth\u2019s Mightiest Heroes<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; (selanjutnya disebut EMH) telah hadir lebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Squad Avengers kali ini berisi Iron Man, Thor, Hulk, Captain America, Hawkeye, Giant Man, dan Wasp. Namun, nantinya beberapa nama akan ikut bergabung. Bahkan akan ada beberapa episode yang memunculkan beberapa hero lain macam Spider-Man, Wolverine, hingga Fantastic Four. Sesuatu yang sulit kita lihat ada di live action.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">EMH<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan serial animasi yang berhasil memuaskan para fansnya. Selain cerita yang berhasil dikemas apik dan dewasa, serial ini juga membawa elemen komiknya dengan baik. Sesuatu yang jarang kita lihat di MCU juga. Salah satu contohnya, pencipta Ultron adalah Hank Pym seperti di komik, bukan Tony Stark.<\/span><\/p>\n<p><b>#3 <\/b><b><i>X-Men The Animated Series<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Serial ini adalah legenda klasik yang wajib disebut jika membahas animasi Marvel. Sebuah serial yang punya andil untuk mempopulerkan nama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">X-Men<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun serial ini rilis pada 1992, tapi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">X-Men TAS<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> punya bobot cerita yang menarik. Salah satunya mengenai tema pembahasan soal diskriminasi yang lekat pada X-Men.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi yang ingin mendalami dunia <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">X-Men<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, ini adalah salah satu tempat terbaik untuk mengenalnya. Karena serial ini memiliki pengembangan karakter yang setia pada komiknya.<\/span><\/p>\n<p><b>#4 <\/b><b><i>X-Men: Evolutions<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi yang tidak bisa beradaptasi dengan artwork klasiknya, bisa mencoba animasi yang lebih modern seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">X-Men: Evolutions<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Versi yang satu ini mengambil pendekatan dengan meremajakan para anggota utama X-Men.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski ceritanya lebih ringan dan fun, serial animasi ini masih tergolong baik menyajikan dunia X-Men yang punya banyak isu-isu pembahasan menarik.<\/span><\/p>\n<p><b>#4 <\/b><b><i>Spider-Man The Animated Series<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu lagi animasi adaptasi dari karakter Marvel paling popular, Spider-Man. Sebelum <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Spectacular Spider-Man<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, serial animasi 90-an ini adalah salah satu andalan Marvel dan fans Spidey dalam ranah animasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Serial yang berjalan tahun 1994-1998 ini juga punya bintang tamu beberapa karakter hero Marvel lainnya seperti Daredevil, Fantastic Four, bahkan sempat crossover dengan serial <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">X-Men TAS.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama ini Marvel dianggap di bawah bayang-bayang DC dalam ranah animasi. Tapi, bukan berarti Marvel tidak punya animasi-animasi berkualitas masterpiece loh ya.<\/span><\/p>\n<p><em>Sumber gambar: YouTube <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=x9D0uUKJ5KI\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Marvel Entertainment<\/a><\/em><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/panduan-menonton-wandavision-bagi-pemula\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Panduan Menonton \u2018WandaVision\u2019 bagi Pemula <\/a><\/strong><strong>dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/muhammad-sabilurrosyad\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Muhammad Sabilurrosyad<\/a> lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h6>\n<h6><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/kontakmojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masih ada banyak loh.<\/p>\n","protected":false},"author":1449,"featured_media":135444,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12907],"tags":[3984,12936,2817,12935,12934],"class_list":["post-135408","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hiburan","tag-marvel","tag-peggy-carter","tag-spider-man","tag-thor","tag-what-if"],"modified_by":"Administrator","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/135408","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1449"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=135408"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/135408\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/135444"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=135408"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=135408"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=135408"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}