{"id":133406,"date":"2021-08-06T14:00:39","date_gmt":"2021-08-06T07:00:39","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=133406"},"modified":"2021-11-14T15:57:28","modified_gmt":"2021-11-14T08:57:28","slug":"3-pekerjaan-kamen-rider-andai-mereka-hidup-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-pekerjaan-kamen-rider-andai-mereka-hidup-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Kamen Rider Bakal Punya 3 Pekerjaan Ini Andai Mereka Hidup di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa minggu lalu sedang heboh serial <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kamen Rider<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan mengeluarkan season terbarunya di tahun 2021 pada 5 September nanti. Tahun ini namanya adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kamen Rider<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Revice<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yang akan saya singkat Revice setelah ini.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Revice<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini heboh karena pekerjaan pemeran utamanya adalah sebagai pengurus pemandian umum. Tumben sekali pekerjaan pemeran utama sangatlah Jepang sekali ya kan. Melihat keunikan itu, saya jadi ingin membedah bagaimana pekerjaan pemeran utama jika <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kamen Rider<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ada di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oiya, bagi yang nggak pernah sama sekali nonton serial ini, jadi pemeran utama itu selalu mempunyai pekerjaan yang berbeda-beda di tiap tahunnya. Misalnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kamen Rider<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Ryuki<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2002), pemeran utamanya bekerja sebagai jurnalis yang baru masuk dan tidak pernah peduli uang. Dia hanya peduli dengan pengalaman yang ia dapatkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu ada juga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kamen Rider<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Drive<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2014) yang pemeran utamanya adalah seorang polisi yang ingin membongkar kedok jahat dari atasannya. Dia rela deh dimarahin sama seniornya, tapi yang penting polisi harus bebas dari kejahatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh yang terakhir adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kamen Rider<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Fourze<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2011) yang pemeran utamanya masih menjadi anak SMA. Si pemeran utama ini pengennya temenan sama semua orang. Bahkan ketika orang itu jahat, si pemeran utama yakin kalau orang itu bisa berubah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pokoknya pemeran utama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kamen Rider<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> itu selalu baik hati dan tidak sombong. Juga tidak pernah mikirin reputasi sama uang, selalu mikirin keselamatan orang lain. Nah jadi saya akan mengelaborasi nih pekerjaan apa yang sesuai dengan sifat baik hati dan tidak sombong jika <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kamen Rider<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ada di Indonesia.<\/span><\/p>\n<h4><b>Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengurus BEM memang bukan pekerjaan sih, tapi anggap aja ini kerjaan. Lagian seringnya orang yang jadi pengurus BEM pasti sibuk, disamain aja ya. Pengurus BEM memang terkenal sangat idealis dan selalu memperhatikan rakyat kecil serta keadilan dari pemerintah Indonesia. Pengurus BEM sangatlah cocok untuk dijadikan sebagai pemeran utama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kamen Rider<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karena memang pengurus BEM pasti akan mengorbankan segala hal demi terpenuhi kebutuhan umum dari rakyat kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengurus BEM juga biasanya terancam dikeluarkan dari kampus jika kampus tidak suka cara mengkritik BEM-nya, ya kayak kasus yang baru-baru ini hangatlah. Nah cocok nih jadi pemeran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kamen Rider<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karena mengorbankan edukasinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pokoknya cocok deh pemeran utama itu jadi pengurus BEM, apalagi jadi Presiden BEM! Ya tentu saja yang dimaksud di sini adalah pengurus yang idealis, bukan yang menjadi kaki tangan politik kampus.<\/span><\/p>\n<h4><b>Tukang tambal ban<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sekitar kalian, pasti sempat mendengar bahwa ada tukang tambal ban yang suka menebar paku agar dapat pelanggan banyak. Nah kalau pemeran utama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kamen Rider<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah tukang tambal ban bisa nih ceritanya suatu pemuda idealis yang ingin menambal ban di Indonesia tanpa kecurangan satu pun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya mungkin nanti ada adegan flashback<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">di mana si pemeran utama dititipi pesan oleh bapaknya untuk jangan melempar paku di jalanan karena menambal ban seharusnya dilakukan untuk menolong orang lain, bukan untuk mendapatkan uang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nanti mungkin ada suatu babak di mana pemeran utama akhirnya melawan tukang tambal ban lain karena tambal ban tersebut jahat dengan caranya menyebarkan paku ke jalanan. Pada akhirnya, si pemeran utama membuka dalang cara menyebarkan payung tersebut ke jalanan.<\/span><\/p>\n<h4><b>Perajin batik<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti serial-serial kekinian, jika pemeran utama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kamen Rider<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah seorang perajin batik, mungkin cerita akan dimulai pada saat Indonesia mengalami modernisasi besar-besaran. Jadi batik udah dilupakan dan dianggap tradisional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dateng deh pemeran utama yang dengan penuh semangat ingin mengembalikan budaya batik ke Indonesia lagi. Tentu saja pasti nanti ada bagian di mana pemeran utama sedang lelah mengerjakan desain batik, namun desainnya diberikan secara cuma-cuma.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin catchphrase yang akan sering dipakai oleh pemeran utama dalam serial<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0ini adalah \u201cLestarikan Budayamu Bersamaku!\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya di akhir pun sang pemeran utama bisa menjadikan batik sebagai kebanggaan Indonesia lagi. Eh bentar, ini nggak terlalu nasionalis kan ya? Nggak lah ya, hehehe.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><b>BACA JUGA<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/lu-bu-sebenar-benarnya-mimpi-buruk\/\">\u00a0<b>Lu Bu dan Red Hare Adalah Sebenar-benarnya Mimpi Buruk Masa Kecil<\/b><\/a><b>\u00a0dan artikel<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/muhammad-fikri-arrahman\/\">\u00a0<b>Muhammad Fikri Arrahman<\/b><\/a><b>\u00a0lainnya.<\/b><\/span><\/p>\n<h6><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>\u00a0ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h6>\n<h6><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/kontakmojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><em>di sini.<\/em><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Henshin!<\/p>\n","protected":false},"author":1009,"featured_media":133457,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13083],"tags":[2952,12751,11661,31,7504,3105,5190],"class_list":["post-133406","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-acara-tv","tag-batik","tag-bem","tag-hiburan-terminal","tag-indonesia","tag-kamen-rider","tag-profesi","tag-tambal-ban"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133406","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1009"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=133406"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133406\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/133457"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=133406"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=133406"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=133406"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}