{"id":128976,"date":"2021-07-11T15:00:37","date_gmt":"2021-07-11T08:00:37","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=128976"},"modified":"2021-10-06T15:07:34","modified_gmt":"2021-10-06T08:07:34","slug":"the-devil-judge-ketika-ji-sung-jadi-hakim-iblis-di-dunia-distopia-korea","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/the-devil-judge-ketika-ji-sung-jadi-hakim-iblis-di-dunia-distopia-korea\/","title":{"rendered":"The Devil Judge: Ketika Ji Sung Jadi Hakim Iblis di Dunia Distopia Korea"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Habis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Law School<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, terbitlah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Devil Judge<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. K-drama terbaru bertemakan hukum ini masih on going, dan drama ini adalah drama terbaru Ji Sung setelah absen dari dunia drama. Hal tersebut bikin drama ini ditunggu banyak orang, terutama yang udah nggak sabar melihat aksi Ji Sung kembali ke dunia peran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, meskipun animo fans terhadap drakor ini tinggi, sebenarnya apa sih kelebihan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Devil Judge<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Coba saya paparkan beberapa di antaranya berdasarkan beberapa episode yang saya tonton. Siapa tahu kalian yang lagi butuh asupan K-drama tertarik dengan drama satu ini.<\/span><\/p>\n<h4><b>Ide cerita yang segar<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Drakor bertema hukum sepertinya udah banyak banget ya. Yang terakhir ada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Law School<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang baru aja tamat kemarin. Drakor persidangan lain yang juga pernah saya tonton, misalnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Witch\u2019s Court<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Diary of Prosecutor<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Innocent Defendant<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga nggak kalah seru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu apa yang berbeda dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Devil Judge<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini jika dibandingkan dengan K-drama bertema serupa lainnya? Banyak. Salah satunya, adalah ide cerita yang segar. Penulis naskahnya sendiri nggak main-main, yakni mantan hakim Korea bernama Moon Yoo Suk, yang sebelumnya juga udah pernah bikin naskah buat drakor <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Miss Hammurabi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Korea Selatan digambarkan sebagai dunia distopia. Kerusuhan terjadi di mana-mana, termasuk kerusuhan Gwanghwamun. Terjadi penjarahan, perusakan, bakar-bakaran. Polisi bentrok dengan rakyat. Demonstrasi di jalanan. Orang-orang protes di depan gedung pemerintah. Banyaknya selebaran tentang tuntutan jaminan kesejahteraan kerja dan pekerjaan bikin penonton tahu Korea sedang mengalami chaos.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya merasa baru kali ini saya mendapati K-Drama yang pake background dystopian world seperti ini. Mengingatkan saya pada film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Time to Hunt<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Hanya saja memang hawa distopianya jauh lebih terasa di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Time to Hunt<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah semua situasi chaos itu, muncul sebuah komunitas elite bernama Social Responsibility Foundation yang isinya penggede-penggede pemerintahan. Di dalamnya ada pemberi dana, menteri kehakiman, bos perusahaan media, dan beberapa tokoh penting lain. Mengingatkan saya juga pada K-drama politik berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Chief of Staff<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yang di dalam ceritanya juga ada sekelompok penggede negara dengan intrik dan strategi mereka demi memenangkan kepentingan masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebaruan ide cerita <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Devil Judge<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga nampak dari adanya acara sidang yang disiarkan live, di mana rakyat dapat memberikan voting bersalah tidaknya terdakwa. Seru sih, ide yang seperti itu aja bahkan nggak pernah saya bayangkan sebelumnya. Memang spesial ya kalau mantan hakim yang merancang ceritanya.<\/span><\/p>\n<h4><b>Deretan aktor ternama dan karakterisasi yang kuat<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">K-Drama yang disutradarai Choi Jung Gyu ini mengusung banyak aktor ternama. Sebut saja Ji Sung yang memerankan karakter Kang Yo Han, hakim sangar, kharismatik, dan misterius yang akan membuat penonton bertanya-tanya seperti apa sifat aslinya. Buat kalian yang penasaran segimana cool-nya Ji Sung pegang senapan, cus dah nonton drakor ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu ada juga Kim Min Jung yang berperan sebagai Jung Sun Ah, direktur eksekutif komunitas penggede tadi. Penuh intrik dan strategi, terkesan berani, namun sepertinya juga menyimpan rahasia dan intensi yang membuat penonton berspekulasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada pula Jin Young GOT7 yang memerankan karakter Kim Ga On, hakim muda yang punya integritas tinggi, asistennya Kang Yo Han. Saya sebagai penonton merasa dibawa menilik situasi dan mengikuti cerita dari persepsi Kim Ga On ini. Terlebih, saat Ga On mencurigai Kang Yo Han. Dan gesekan konflik antara dua karakter utama ini membuat penonton menjadi lebih penasaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak ketinggalan ada pula Park Gyu Young sebagai Yoon Soo Hyun, teman masa kecil Ga On yang sekarang bekerja sebagai detektif kepolisian. Ia hadir membantu Ga On mencari tahu lebih dalam tentang sosok Kang Yo Han.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, ada beberapa side character, diperankan aktor yang sudah nggak asing lagi di mata fans drakor. Misalnya Ahn Nae Sang, habis jadi profesor yang dibunuh di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Law School<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, eh sekarang hidup lagi di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Devil Judge<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, jadi profesor hukum lagi lho. Memang takdir nggak kemana ya kan? Hehe. Ada juga Jang Young Nam, ini ahjumma seabrek drama, eomma-nya Go Moon Young di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">It\u2019s Okay To Not Be Okay<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Ada pula Jung In Gyeom, ahjussi dengan mata khasnya yang berakting dalam beberapa drama fenomenal, salah satunya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mr. Sunshine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pokoknya dari segi pemilihan cast, saya rasa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Devil Judge<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sudah memberikan yang terbaik.<\/span><\/p>\n<h4><b>Aspek sinema yang ciamik<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aspek-aspek teknis filming dalam produksi maupun post produksi drakor ini juga patut diacungi jempol. Aspek visualnya sama sekali nggak mengecewakan. Pengambilan gambar, konsep visual, coloring, hingga editing membuat cerita semakin hidup. Storyline tersampaikan lengkap dengan backsound yang mendukung. Mampu memberi gambaran Korea Selatan di era yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aspek detail seperti scene yang menyorot ke chamber desinfektan (diceritakan memang Korsel baru saja usai bangkit dari pandemi), selebaran yang bertebaran di jalanan, perjalanan Ga On dari rumahnya menuju kantor yang menunjukkan situasi sosial saat itu memberikan banyak informasi pendukung tentang cerita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat kalian penyuka drama genre hukum dan misteri yang belum nonton, boleh nih coba tonton drakor satu ini. Dalam dua episode saja, kalian bakal dikejutkan dengan plot<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">twist, digiring untuk menduga-duga, hingga terjebak cliffhanger yang makin bikin penasaran di akhir episode.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat yang udah nonton, hayo menurut kalian Kang Yo Han ini villain atau hero?<\/span><\/p>\n<p><em>Sumber gambar: YouTube <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=AYgj-ZeG3h0\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Viu Singapore<\/a><\/em><\/p>\n<p><b>BACA JUGA\u00a0<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/daftar-kejanggalan-plot-k-drama-terbaru-lee-min-ki-oh-my-ladylord-yang-bikin-gemas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Daftar Kejanggalan Plot K-Drama Terbaru Lee Min Ki \u2018Oh My Ladylord\u2019 yang Bikin Gemas<\/strong>\u00a0<\/a><b>dan tulisan\u00a0<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/mariamona\/\"><b>Maria Monasias Nataliani<\/b><\/a><b> lainnya.<\/b><\/p>\n<h6><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h6>\n<h6><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i>\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/kontakmojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><i>di sini.<\/i><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ji Sung comeback nih.<\/p>\n","protected":false},"author":29,"featured_media":129254,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13118],"tags":[1307,11661,3306,12286,12287],"class_list":["post-128976","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-serial","tag-drakor","tag-hiburan-terminal","tag-hukum","tag-ji-sung","tag-the-devil-judge"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/128976","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/29"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=128976"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/128976\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/129254"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=128976"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=128976"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=128976"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}