{"id":123942,"date":"2021-06-04T14:00:50","date_gmt":"2021-06-04T07:00:50","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=123942"},"modified":"2021-12-28T15:30:29","modified_gmt":"2021-12-28T08:30:29","slug":"sudahi-persoalan-skripsian-di-coffee-shop-saya-skripsian-di-angkringan-juga-nggak-selesai-selesai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sudahi-persoalan-skripsian-di-coffee-shop-saya-skripsian-di-angkringan-juga-nggak-selesai-selesai\/","title":{"rendered":"Sudahi Persoalan Skripsian di Coffee Shop, Saya Skripsian di Angkringan Juga Nggak Selesai-selesai"},"content":{"rendered":"<p>Coffee shop jadi tujuan beberapa mahasiswa menyelesaikan skripsinya. Kawan saya banyak yang sukses dengan metode tersebut, namun nggak sedikit pula yang menjadikan coffee shop sebagai ajang bikin InstaStory doang. Ayolah, persoalan di dunia ini seperti dua keping logam, berbeda arah namun nggak pernah berjauhan.<\/p>\n<p>Pun dengan masalah sepele seperti coffe shop untuk skripsian. Demi pantat Sinchan, kok ya bisa geger ya <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mengerjakan-skripsi-di-coffee-shop-itu-100-persen-gaya-gayaan-nol-persen-ngerjain-beneran\/\">persoalan ini<\/a> di <em>Terminal Mojok<\/em>? Padahal ya simpel, nggak cocok ya minggat, ganti suasana, ha nek cocok ya lanjutkan skripsian.<\/p>\n<p>Kecuali kalau coffee shop ala-ala lho, ya. Di sana kalian nggak bakal menemukan ketenangan. Pol mentok suara Mbak Nela Kharisma dan juga Aftershine, \u201cYowes modaro!\u201d<\/p>\n<p>Tapi saya punya pengalaman yang nggatheli sekali, yakni skripsian di angkringan. Kalian boleh berdebat perihal coffee shop, namun masalah angkringan nggak bisa dijadikan tempat membuat skripsi, itu nggak bisa diganggu-gugat.<\/p>\n<p>Angkringan gaul sepanjang Bantul, rasanya nggak masalah. Masih bisa menemukan ketenangan dan tempat mojok yang enak buat ngetik. Ha nek angkringan berterpal\u2014yang kalau terpalnya dibuka berarti angkringannya tutup, kalau ditutup berarti angkringannya buka\u2014saya jamin bikin satu kalimat saja nggak bisa.<\/p>\n<p>Ha gimana, saya pernah hendak mengetik skripsi babagan maskulinisme dan kelompok suporter Persiba, supaya lebih meresapi, saya skripsian di angkringan agar menemukan vibes yang Mbuantul sekali. Namun apa daya, baru satu kata, bapak bakul e langsung sambat masalah rumah tangga.<\/p>\n<p>Saya pernah menulis <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-tipe-bakul-angkringan-di-mata-penikmat-nasi-kucing\/\">tipe-tipe bakul angkringan<\/a>, dan bakul ini masuk ke dalam yang hobi curhat. Kalau nggak sedang skripsian nggak masalah dicurhati, tapi kalau pikiran sedang kalut karena DO sudah di depan mata, ha babak bundas utekku.<\/p>\n<p>Pas mau ngetik, bapak bakul langsung nembung, \u201cHes\u2026 Anakku Mas, meh kuliah tur aku ra ndue det!\u201d katanya, yang artinya anaknya mau kuliah tapi blio nggak punya uang. Duh, Dek, ha aku ya bingung. Meh ngelamar anak orang tapi terganjal ijazah.<\/p>\n<p>Saya hanya bisa nimpali, \u201cHa nggih yo, Lik,\u201d seadanya, seakan hendak menyudahi obrolan. Untung tak dapat diraih, Malang itu salah satu kota di Jawa Tengah, bapak bakul terus curhat dan melampiaskan kesusahannya. Sedang saya sudah susah tambah susah.<\/p>\n<p>Nggak pernah kan di coffee shop, tiba-tiba ada barista\u2014ya, misalnya barista itu Riyanto\u2014duduk di depanmu, terus curhat kalau sampo yang biasa ia gunakan habis ketika hendak mandi? Atau curhat karena belakangan ini kawan-kawannya nggak bisa diajak ngopi?<\/p>\n<p>Godaan di coffee shop, ketika skripsian, pol mentok ya musik yang disetel terlalu keras. Atau meja sebelah yang ngguya-ngguyu ra karuan. Coba wes di angkringan, sekali duduk, dicurhati bapak bakul. Curhatannya nggak main-main, bahkan perihal kehidupan keuangan.<\/p>\n<p>Selain itu, pernah juga ketika mau ngetik, mas-mas bangku sebelah langsung mbengok, \u201cBUAJINGAAAN!\u201d Coba tebak kenapa? Gagal panen! Astaganaga, saya kira blio ini kerasukan atau kenapa, jebul gagal panen karena hama wereng. Setelah itu, kawan mas-mas itu datang dan obrolan seputar wereng berkelindan di pikiran saya.<\/p>\n<p>Pitikih, batin saya. Saya yang harusnya menyadur teori-teori dari <em>The Persistence of Global Masculinism,<\/em>\u00a0malah jadi ndengerin babagan sawah Pak Pardi tadi pagi diserang wereng, galengan sawah Pak Yo ambrol diinjak-injak mbak-mbak narsis yang hendak foto di sawah blio. Saya malah nyimak dan nyauri, \u201cHa terus gimana nasib Pak Pardi?\u201d<\/p>\n<p>Kalau di coffee shop, palingan ya obrolan para filsuf dinosaurus yang membawa teori-teori yang sudah usang dan berdebu. Nggak seaktual mas-mas yang tiba-tiba ngacungin clurit di angkringan, terus memeragakan bagaimana cara mereka melawan tikus tanah yang nggerogoti kacang-kacang di persawahan yang sejatinya masuk waktu panen.<\/p>\n<p>Di angkringan, selalu ada alasan untuk menutup laptop. Di angkringan, selalu ada sebuah hal yang menarik\u2014baik itu perbincangan atau sebuah curhatan\u2014untuk sekadar didengar atau ditertawakan. Ada kehidupan manusia di angkringan, yang nggak akan bisa dibawa menuju ruang-ruang semu perkuliahan, berbalut 2 SKS dan para dosen yang menjeleskan dengan cara nggrememeng di depan layar LCD.<\/p>\n<p>Ah, angkringan nggak semembosankan itu. Bajingannya, eh, pertanyaannya, skripsi saya kapan selesai? Ibu sudah menunggu, calon mertua di Magelang menanti.<\/p>\n<p><em>Sumber Gambar: YouTube <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=0BaZc1OT8kM\">Good News From Indonesia<\/a><\/em><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/artikel-balasan-saya-skripsian-di-coffee-shop-karena-ingin-lulus-bukan-gaya-gayaan\/\">Artikel Balasan: Saya Skripsian di Coffee Shop karena Ingin Lulus, Bukan Gaya-gayaan <\/a><\/b><strong>dan<\/strong>\u00a0<b>tulisan\u00a0<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/gusti-aditya\/\"><b>Gusti Aditya<\/b><\/a><b>\u00a0lainnya.<\/b><\/p>\n<h6><b><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><b><i>ini<\/i><\/b><\/a><b><i>\u00a0ya.<\/i><\/b><\/h6>\n<h6><b><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i><\/b>\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/kontakmojok\"><b><i>di sini.<\/i><\/b><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau skripsian di coffee shop paling banter hanya berisik karena suara musik. Lha, kalau skripsian di angkringan, dicurhati bakulnya, Gaaan!<\/p>\n","protected":false},"author":130,"featured_media":123954,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[1641,635,11660,10696],"class_list":["post-123942","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-angkringan","tag-coffee-shop","tag-kuliner-terminal","tag-skripsian"],"modified_by":"Administrator","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123942","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/130"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=123942"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123942\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/123954"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=123942"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=123942"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=123942"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}