{"id":120916,"date":"2021-05-12T09:00:51","date_gmt":"2021-05-12T02:00:51","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=120916"},"modified":"2021-11-16T13:23:37","modified_gmt":"2021-11-16T06:23:37","slug":"membeli-gawai-second-ternyata-nggak-seburuk-yang-saya-pikirkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/membeli-gawai-second-ternyata-nggak-seburuk-yang-saya-pikirkan\/","title":{"rendered":"Membeli Gawai Second Ternyata Nggak Seburuk yang Saya Pikirkan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di zaman modern ini, rasanya sudah makin jarang saya mendengar atau menjumpai teman atau kerabat yang menggunakan alat elektronik keluaran lama atau bahkan gawai second. Kecuali beberapa orang yang suka <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">vintage<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, ada sih yang memang sengaja menggunakan barang-barang jadul. Akan tetapi hampir semua orang yang saya jumpai menggunakan alat elektronik yang setidaknya paling lama keluaran lima tahun lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di kalangan mahasiswa pun banyak yang anti menggunakan barang-barang lama. Saya kenal dengan banyak teman yang setiap tahun ajaran baru selalu ganti <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tidak-bisa-jauh-dari-handphone-karena-pacar-yang-posesif\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">handphone<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Iya, mereka dua semester sekali ganti ke model terbaru. Alasannya?\u00a0 Selain ingin mencoba keluaran yang paling anyar. Mereka juga cepat bosan dan katanya sih ada sensasi berbeda setiap kali menggunakan perangkat yang berbeda pula.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Besar di keluarga kecil, orang tua saya selalu mengajarkan untuk menggunakan benda apa pun sampai ke titik darah penghabisannya. Pantang beli kecuali memang barang yang lama sudah nggak bisa dipakai. Akhirnya, saya menjadi si &#8220;handphone layar retak&#8221; dan si &#8220;laptop jadul&#8221; di kalangan teman-teman saya. Ditanyain, \u201cKok nggak ganti ke yang modelnya lebih bagus dan lebih enteng?\u201d Jawab saya, \u201cYa memang masih bisa dipakai, kok, program-programnya. Fungsi esensialnya masih jalan semua, buat apa ganti?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beruntung saya memiliki sahabat-sahabat yang peduli setan dengan prinsip saya ini. Mereka nggak menjauhi saya atau menyinggung peralatan jadul saya setiap kami berkumpul. Beberapa dari mereka bahkan juga menganut prinsip yang sama dengan saya, jadi setidaknya saya nggak sendiri-sendiri amat. Hehehe.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di lingkungan sosial saya, sih, saya jarang menemukan orang yang seperti ini (kecuali sahabat-sahabat saya tadi). Rasanya ada persaingan nggak terlihat untuk selalu menjadi manusia paling <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">update<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dan canggih. Padahal banyak juga dari mereka yang kondisi ekonominya nggak selancar Sungai Bengawan Solo. Jadi, kalau mau beli gawai tapi harganya terlalu mahal, gimana? Gampang, solusinya adalah layanan kredit online. Mau beli merek dan model apa pun bisa, asal setiap bulan mau selalu bayar cicilan. Tapi ya gitu, urusan hidup lain seperti biaya makan atau biaya <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">print<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> tugas harus dikorbankan supaya tiap bulan bisa bayar tepat waktu biar nggak kena penalti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membeli gawai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">second <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">rasanya sudah bukan suatu pilihan lagi semenjak ada program cicilan. Kebetulan, dikarenakan pandemi dan saya butuh gawai fleksibel untuk berkuliah dan mengerjakan tugas, saya memutuskan untuk membeli tablet.\u00a0 Awalnya saya bingung, baiknya beli tablet <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> atau menyicil saja? Masalahnya, saya nggak bisa berkomitmen untuk bayar tagihan tiap bulan karena sering ada pengeluaran tak terduga di pertengahan bulan. Tapi mau beli secara kontan kok rasanya sayang juga karena uang tabungan langsung ludes banyak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pilihan saya jatuh pada membeli barang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang harganya lebih murah dibandingkan harga keluaran terbaru. Lantaran masih ragu, saya bertanya ke banyak orang mengenai pengalaman mereka membeli gawai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Ternyata, banyak teman-teman saya nggak pernah beli <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, alasannya bermacam-macam. Dengan minimnya testimoni dari orang lain, saya putuskan untuk tetap nekat membeli sebuah tablet dari salah satu <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rame-e-commerce-gaet-bintang-k-pop-siapa-yang-paling-pecah\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">e-commerce<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> terbesar di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata, oh, ternyata\u2026 Tablet yang saya dapatkan benar-benar original dan berfungsi dengan baik. Akan tetapi, namanya barang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, piranti charger yang saya dapatkan sudah nggak original. Otomatis saya harus beli sendiri terpisah supaya penggunaannya maksimal. Ternyata pengalaman membeli tablet <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> ini nggak mengecewakan sama sekali. Jadi, saya ingin membagi sedikit tips bagi orang-orang yang ingin membeli gawai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> seperti saya.<\/span><\/p>\n<h4>#1 Tentukan esensi penggunaan<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gawai apa yang ingin dibeli dan mengapa harus gawai itu? Saya berusaha fokus pada esensi penggunaan tablet <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang saya beli ini. Tujuan awal saya melakukan pembelian ini adalah untuk berkuliah (menggunakan aplikasi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">video conference<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang lebih lega karena di <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">handphone<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> terlalu kecil) dan mengerjakan tugas (mengerjakan tugas melalui aplikasi Google Docs\/Sheet dan Google Classroom di tablet lebih lega karena layarnya lebih besar). Hal ini sangat membantu saya untuk memilah tablet mana yang sesuai dengan kebutuhan. Saya nggak jadi beli yang terlalu mahal atau yang dikhususkan untuk gim karena kurang sesuai dengan tujuan pembelian saya.<\/span><\/p>\n<h4>#2 Cari dan pilih toko yang terpercaya<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena saya menggunakan aplikasi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">e-commerce<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, saya selalu melihat toko dengan penilaian bagus dari pihak <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">e-commerce<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> serta <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/testi-dan-rating-marketplace-harus-diubah-agar-hasilnya-lebih-valid\/\">ulasan dari para pembeli<\/a> terdahulu. Jangan lupa juga untuk membaca ulasan dari para pengguna yang memberi bintang tiga ke bawah supaya kita bisa mengantisipasi kelemahan yang dimiliki oleh toko tersebut. Dari segi produk, saya akan lebih percaya kepada toko yang menyertakan foto asli barang ketimbang mereka yang hanya memasang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">template<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> foto barang dari situs merek asli penyedia gawai tersebut.<\/span><\/p>\n<h4>#3 Jangan berharap terlalu tinggi<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namanya juga barang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, jelas nikmat bagi pembeli karena harganya murah. Eits, tapi jangan pernah punya harapan tinggi mengenai &#8220;datangnya&#8221; barang ini, ya. Jangan berharap kardusnya masih kardus original merek tersebut, atau seperti saya, jangan berharap piranti <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">charger<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">-nya masih original. Jangan juga berharap akan diberi hadiah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">complimentary<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> seperti headset atau barang kecil-kecilan lain. Sesungguhnya, hal-hal tersebut nggak selalu disertakan dalam paket. Ekspektasi rendah adalah kunci untuk terhindar dari kekecewaan (mantaaap!). Yang harus kalian harapkan cuma satu, semoga barang intinya nggak rusak ketika sampai di tangan kalian, Mylov.<\/span><\/p>\n<h4>#4 Miliki pikiran untuk memperpanjang usia barang<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesuai namanya, barang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> artinya barang yang mungkin pernah dipakai oleh orang lain. Dengan pikiran ini, usahakan agar kalian merawat gawai tersebut baik-baik. Jangan hanya karena barang ini termasuk murah, kalian bisa seenaknya memperlakukan barang ini sehingga mudah rusak. Ingat, membeli barang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">second<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> berarti mencegah satu limbah elektronik berakhir di tempat pembuangan. Jadi, perlakukan barang second ini agar bisa dipakai dalam jangka waktu lama. Kalau kata saya, sampai titik darah penghabisan!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mau beli second atau via program cicilan, kiranya tiap mahasiswa tetap ingat untuk melaksanakan tugas utamanya: belajar dan lulus. Jangan karena sibuk main gawai, skripsi jadi terbengkalai\u2026Hehehe.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tips-memilih-iphone-second-biar-nggak-nyesel-salah-beli\/\">Tips Memilih IPhone Second biar Nggak Nyesel Salah Beli<\/a> <\/b><b>dan tulisan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/eunike-dewanggasani-w-s\/\">Eunike Dewanggasani W.S.<\/a> <\/b><b>lainnya.<\/b><\/p>\n<h6><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h6>\n<h6><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i>\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/kontakmojok\"><i>di sini.<\/i><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau pakai gawai second atau baru, kiranya tiap mahasiswa tetap ingat untuk melaksanakan tugas utamanya: belajar dan lulus. Jangan karena sibuk main gawai, skripsi jadi terbengkalai!<\/p>\n","protected":false},"author":1472,"featured_media":120929,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[8967,4172,7372,7351],"class_list":["post-120916","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-gadget","tag-gawai","tag-iphone-second","tag-laptop-second"],"modified_by":"Administrator","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120916","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1472"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=120916"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120916\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/120929"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=120916"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=120916"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=120916"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}