{"id":116781,"date":"2021-04-06T16:00:41","date_gmt":"2021-04-06T09:00:41","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=116781"},"modified":"2021-04-07T07:37:15","modified_gmt":"2021-04-07T00:37:15","slug":"panduan-push-rank-magic-chess-untuk-pemula-ez-mythic","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/panduan-push-rank-magic-chess-untuk-pemula-ez-mythic\/","title":{"rendered":"Panduan Push Rank Magic Chess untuk Pemula. EZ Mythic!!!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai redaktur <em>Mojok,<\/em> tugas saya menulis dan mengedit. Tapi, ketika kerjaan kelar, saya adalah gamer penuh waktu. Seperti orang pada umumnya, saya main game yang umumnya dimainin orang, kayak Mobile Legends, PUBG, Apex Legends, dan lainnya. Khusus untuk Mobile Legends, belakangan saya kurang suka main ranked, tapi lebih suka main mode Magic Chess.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebetulnya saya main Magic Chess karena entah kenapa, hape saya tiba-tiba nggak kuat main ranked. Sekarang udah normal, tapi saya keterusan main mode yang benar-benar pakai otak dan keberuntungan ini. Nah, gara-gara sering main, saya jadi paham banyak. Kebetulan, rank saya udah mythic season ini, nggak sampe sebulan udah mythic. Saking bingungnya, saya pake akun kecil buat main Magic Chess, dari rank paling bawah, sekarang udah hampir mythic juga. Anjing, gabut banget aku semenjak LDR.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Katanya, ilmu tidak boleh disimpan sendiri. Maka, di sini saya mau membagi panduan push rank Magic Chess dari Warrior sampe hampir Mythic kurang dari seminggu. Dan ini nggak akan serumit apa yang kalian liat di kanal YouTube orang-orang yang kontennya 12 menit, tapi panduannya Cuma dua menit. Yang delapan menit kek baca Wikipedia doang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak usah lama-lama, gas!<\/span><\/p>\n<h4><b>Pakai duo wrestler Masha dan Chou<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mau pakai synergy apa pun, sebaiknya di early kalian jadiin Masha dan Chou buat tank dan disabler kalian. Harganya murah, stok bejibun. Di rank bawah, duo ini jarang banget dipake meski IMBA banget. Mau kalian pake synergy sengawur apa pun, selama pake duo ini buat ngetank, dijamin menang. Asli, masak ya too soon di rank warrior.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari Magic Chess season sebelumnya, wrestler emang synergy yang reliable bahkan hingga late game sekalipun. Di season ini, wrestler di-nerf habis-habisan, plus synergy Celestial udah nggak ada lagi, bikin potensi wrestler jadi terbatas. Tapi, bukan berarti nggak lagi bisa dipakai. Masih aman kok kalau untuk early, bahkan kalau bisa bikin bintang tiga, late game Masha plus Chou bisa ngilangin marksman dalam sekejap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kombo synergy recommended: Masha-Chou + Mech Era\/Mage\/Astro Power.<\/span><\/p>\n<h4><b>Spam synergy yang efektif<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena kalian sedang push rank untuk mencapai rank tinggi dalam waktu yang singkat, main satu-dua synergy itu nggak masalah. Beda cerita kalau udah di rank Legend atau Mythic, kalian mau nggak mau harus mulai mikir banyak strategi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak usah takut dibacot orang \u201cmain Magic chess kok cuman spam satu synergy, cupu!\u201d Kalian lomba rank, bukan lagi lomba keren-kerenan. Banyak pro player di dunia esports yang dapet nama karena one trick phony. Contohnya, di dunia Dota 2, dulu ada AdmiralBulldog yang hanya main Nature Prophet sama Lone Druid doang. Saya kasih tahu ya, selama kalian paham mekanik dasar suatu game, kalian practically bisa main pake karakter apa pun. Kata kuncinya adalah pahamin mekanik dasar, kalau nggak paham, mau spam satu karakter sampe 4000 game sekalipun nggak akan berkembang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Synergy recommended untuk spam sih, kalau saya, ya Mech Era plus Swordsman sama Mage plus Lightborn\/Weapon Master. Di rank bawah, nggak ada obat itu udah.<\/span><\/p>\n<h4><b>Pahami cara pro player bermain, jangan tiru<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesekali, kalian perlu liat pro player bermain, tapi jangan tiru mentah-mentah. Kesalahan orang belajar bermain game paling dasar adalah meniru mentah-mentah pro bermain, bukan memahami decision making mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi gini, meniru dan memahami itu beda. Kalau kalian meniru, bisa jadi situasi yang dihadapi itu berbeda. Kalau kalian memahami, kalian bisa aplikasikan cara pikir pro dalam berbagai situasi. Di Magic Chess, hal ini krusial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Katakanlah kalian meniru combo DPS <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UC19sH29ZXD1sUPGJGSNCRaw\/videos\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Alphine Setyawan<\/a>, salah satu pro player Magic Chess. Kalian pakai Gunner enam hanya karena Alphine pakai itu, tapi nggak tau kenapa dia pakai itu. Bisa jadi\u2014dan seringnya\u2014Alphine pakai kombo tersebut karena dia melihat celah yang bisa dimanfaatkan dari synergy musuhnya. Seringnya, Alphine berimprovisasi di tengah game.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lha kalau kalian pakai kombo Gunner, tapi di early musuh udah ada yang jadi Swordsman empat, ya kalian diratain Hayabusa kurang dari tiga detik lah. Makanya, paham dasar jauh lebih penting daripada meniru pro player.<\/span><\/p>\n<h4><b>Beli commander dan Chess Pass<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jujur, waktu saya gabut pake akun kecil untuk dinaikin ke rank tinggi, saya langsung beli Brown dan pakai commander tersebut. Kenapa? Soalnya commander bawaan dari Magic Chess nggak bisa bersaing di level tinggi. Saran saya kalau ada duit, beli. Kalau nggak, ya bisa aja sih, bebas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk Chess Pass, ini sebenarnya nggak harus. Cuman, Chess Pass ini membantu banget. Ketika battle pass game biasanya hanya memberi quest dan reward, Chess Pass justru ngasih kalian efek krusial dalam bermain, yaitu bisa melihat jumlah hero yang tersisa. Ini membantu banget ketika kalian bermain, karena bisa membantu kalian memikirkan strategi cadangan lewat jumlah hero yang tersisa. Beda sama Starlight yang hanya ngasih skin dan reward lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kalian ikutin cara yang saya kasih, saya yakin kalian bisa push rank Magic Chess dengan begitu mudah. Pengalaman saya, dalam semalem saya naikin Warrior ke Epic cuman butuh semalem doang. Ya semalem penuh sih saya main lol, tapi dari 25 games, saya menangin 23 di antaranya, ya naiknya cepet banget. Lagian satu game paling butuh sepuluh menit kalau kalian benar-benar mendominasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhir kata, selamat bermain! Tapi, jangan lupa sama kenyataan ya kawan-kawan, jangan sampai diputusin pacar gara-gara push rank.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau punya pacar sih.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/magic-chess-mobile-legends-versi-catur-yang-bebas-dari-bacot\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Magic Chess: Mobile Legends Versi Catur yang Bebas dari Bacot<\/a><\/b><b>\u00a0dan artikel\u00a0<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/rizkyprasetya\/\"><b>Rizky Prasetya<\/b><\/a><b>\u00a0lainnya.<\/b><\/p>\n<h6><b><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><b><i>ini<\/i><\/b><\/a><b><i>\u00a0ya.<\/i><\/b><\/h6>\n<h6><b><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i><\/b>\u00a0<b><i><a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6282136338016&amp;text&amp;app_absent=0\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/i><\/b><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>EZ PZ LEMON SQUEEZY<\/p>\n","protected":false},"author":777,"featured_media":61238,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[11204,11203,11201,6073,11202],"class_list":["post-116781","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-chess-pass","tag-commander","tag-magic-chess","tag-mobile-legends","tag-synergy"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116781","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/777"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=116781"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116781\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61238"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=116781"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=116781"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=116781"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}