{"id":116288,"date":"2021-04-03T11:00:10","date_gmt":"2021-04-03T04:00:10","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=116288"},"modified":"2021-04-03T06:52:25","modified_gmt":"2021-04-02T23:52:25","slug":"pistol-dan-orang-berotak-kecil-yang-ingin-berkuasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pistol-dan-orang-berotak-kecil-yang-ingin-berkuasa\/","title":{"rendered":"Pistol dan Orang Berotak Kecil yang Ingin Berkuasa"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang sebenarnya dipikirkan oleh penduduk sipil yang menodongkan pistol kepada penduduk sipil lainnya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak manusia mengincar kekuasaan. Kekuasaan bisa dalam bentuk banyak, bisa dalam bentuk kekuasaan atas hak hidup orang lain, kekuasaan atas materi, teritorial, atau mengincar kekuasaan agar bisa ada di puncak kesuksesan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara yang ditempuh untuk mencapai kekuasaan bisa dalam bentuk apa saja. Ada yang mengumpulkan pengikut atau orang yang percaya, atau meraihnya by force alias atau dengan cara paksa. Pistol, sering jadi salah satu contoh meraih kekuasaan dengan cara paksa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perang, atau mobilisasi massa yang bersenjata adalah salah satu momen di mana pistol jadi alat untuk merebut dan meraih kekuasaan. Baiklah, mungkin kita tidak melihat tentara atau organisasi paramiliter menggunakan pistol, seringnya assault rifle, tapi Anda tau maksud saya lah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara itu mungkin lumayan umum di masa lalu. Di masa kini, mungkin masih ada, hanya saja tak terungkap oleh media atau terlalu jauh dari jangkauan kita. Yang sering kita liat di masa kini, kekuasaan diraih dengan cara yang lebih \u201celegan\u201d, yaitu politik, doxing, atau bullying. Tapi, outputnya sama: menguasai sesuatu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sampai titik ini, penduduk sipil yang menodongkan pistol jadi terlihat masuk akal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi, menurut saya ada hal-hal yang harusnya membuat peristiwa penodongan pistol itu tak perlu terjadi. Negara-negara di dunia, bahkan yang fiksi sekalipun, mengadopsi hukum dan kesetaraan dalam kehidupan bernegaranya. Meski terkadang kedua hal tersebut belum sempurna, namun setidaknya orang-orang sepakat bahwa di tempat umum, kau tak bisa seenaknya karena pada dasarnya semua orang setara, dan ada hukum yang membatasi orang agar tak bertingkah seenaknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau hukum terkesan membatasi, tapi memang itulah idealnya: kita tak bisa dan tak boleh seenaknya bertindak terhadap orang lain. Di tempat umum, semua setara. Ketika ada yang bertindak melanggar hukum ya harus ditindak dan mengaku bersalah karena pasti ada hak dan kewajiban yang dilanggar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, jujur saja, ketika ada orang\u2014penduduk sipil\u2014yang menodongkan pistol untuk memberi sinyal bahwa dia punya kuasa dan berkuasa atas orang lain, hal itu menandakan beberapa hal. Pertama, otak orang tersebut belum berkembang, atau mungkin hanya sebesar kecambah. Kedua, dia baru saja menunjukkan bahwa hak orang lain tidak punya arti baginya. Ketiga, hukum tak lagi punya arti baginya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat hal tersebut, bagi saya harusnya mudah untuk menghukum orang tersebut, apa pun privilese yang ia miliki. Sebab, membiarkan orang tersebut bebas tanpa diadili membuktikan bahwa hukum memang tak ada arti, atau penegak hukum yang punya wewenang untuk menindaknya tidak bekerja sebagaimana mestinya. Dan ketika orang sadar bahwa hukum tak berlaku untuknya, maka yang terjadi adalah kekacauan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita tak sekali dua kali melihat atau membaca sejarah mengerikan yang diukir oleh orang yang tak tersentuh hukum. Penghilangan nyawa besar-besaran, kemiskinan yang parah, hilangnya hak-hak para orang yang dianggap punya hubungan dengan pihak tertentu, semuanya dilakukan oleh orang yang tak tersentuh hukum. Sejarah menuliskan itu dengan detil, dan kita bisa mengaksesnya kapan saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lewat sejarah tersebut, saya pikir sudah seharusnya kita tidak membiarkan orang-orang yang kerap tak tersentuh hukum untuk berbuat seenaknya. Caranya? Saya kurang tahu, tapi dengan memberi dukungan dan tak membiarkan orang yang tertindas sendirian dalam menghadapi ketidakadilan untuk saat ini sangat perlu dilakukan. Dunia, meski tetap akan mengerikan, akan terlihat sedikit lebih baik ketika orang bahu membahu dalam kebaikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan untuk orang yang merasa gagah menodong pistol kepada kerumunan di jalan raya, saran saya adalah arahkan pistol itu ke kepalamu. Itu jauh lebih baik.<\/span><\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\">\n<p dir=\"ltr\" lang=\"in\">Beredar video, seorang Pria yang mengendari Toyota Fortuner hitam No. Pol B 1673 SJV memegang senpi di wilayah BKT Duren Sawit, Jaktim sekitar pukul 02.00 dini hari. Diduga pengendara mobil menabrak pengenda sepeda motor.<a href=\"https:\/\/twitter.com\/NTMCLantasPolri?ref_src=twsrc%5Etfw\">@NTMCLantasPolri<\/a> <a href=\"https:\/\/twitter.com\/TMCPoldaMetro?ref_src=twsrc%5Etfw\">@TMCPoldaMetro<\/a> <a href=\"https:\/\/twitter.com\/DivHumas_Polri?ref_src=twsrc%5Etfw\">@DivHumas_Polri<\/a> <a href=\"https:\/\/t.co\/VYcYGdE6fg\">pic.twitter.com\/VYcYGdE6fg<\/a><\/p>\n<p>\u2014 Radio Elshinta (@RadioElshinta) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/RadioElshinta\/status\/1377793709866020872?ref_src=twsrc%5Etfw\">April 2, 2021<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/gara-gara-senjata-biologis-voc-jakarta-pernah-dijuluki-sebagai-kota-tahi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gara-gara Senjata Biologis VOC, Jakarta Pernah Dijuluki sebagai Kota Tahi<\/a><\/b><b>\u00a0dan artikel\u00a0<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/rizkyprasetya\/\"><b>Rizky Prasetya<\/b><\/a><b>\u00a0lainnya.<\/b><\/p>\n<h6><b><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><b><i>ini<\/i><\/b><\/a><b><i>\u00a0ya.<\/i><\/b><\/h6>\n<h6><b><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i><\/b>\u00a0<b><i><a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6282136338016&amp;text&amp;app_absent=0\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/i><\/b><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Otak seukuran kacang polong tapi nafsu berkuasa sebesar dunia.<\/p>\n","protected":false},"author":777,"featured_media":116289,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[3549,11167,11168],"class_list":["post-116288","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-perang","tag-pistol","tag-senjata"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116288","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/777"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=116288"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116288\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/116289"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=116288"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=116288"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=116288"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}