{"id":113987,"date":"2021-03-19T14:50:40","date_gmt":"2021-03-19T07:50:40","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=113987"},"modified":"2021-12-29T17:05:55","modified_gmt":"2021-12-29T10:05:55","slug":"lagu-aku-bukan-superman-mengandung-lirik-kelam-yang-salah-banget","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/lagu-aku-bukan-superman-mengandung-lirik-kelam-yang-salah-banget\/","title":{"rendered":"Lagu &#8216;Aku Bukan Superman&#8217; Mengandung Lirik Kelam yang Salah Banget"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Macho, selalu digambarkan dengan otot besar dan badan tegap. Bad boy juga terkadang dianggap sebagai indikator macho. Di kampung saya, asal punya motor bobokan, rambut dicat warna-warni, kuku jempol dipanjangin, biasanya disebut macho dan bad boy, ewww. Begitu pula dengan istilah \u201cboys dont cry\u201d. Istilah laknat yang seharusnya tak diciptakan untuk menunjukkan ke-macho-an seseorang. Seperti sebuah lagu \u201cAku Bukan Superman\u201d dari band The Lucky Laki, besutan Republik Cinta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada Al pada gitar dan vokal, Dul pada bass dan vocal, serta El pada drum dan vocal. Lagu pertama mereka \u201cAku Bukan Superman\u201d, mengantarkan mereka ke puncak popularitas yang sebetulnya sudah mereka miliki sejak mbrojol ke dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin jarang yang menyadari, jika lagu ini menyimpan sisi kelam dalam hal hubungan keluarga. Begitu juga saya, saat mendengarkan lagu ini di masa bocil saya yang indah, saya tak menangkap hal yang janggal di lagu ini. Kita bedah liriknya, biar cetho welo-welo. Berikut beberapa bagian dalam lirik lagu tersebut yang agak gimana gitu.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ayahku selalu berkata padaku<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Laki-laki tak boleh nangis<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Harus selalu kuat harus selalu tangguh<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Harus bisa jadi tahan banting<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tangguh dan kuat menurut babenya, diibaratkan dengan antitangis. Dengan menangis, berarti anaknya nggak tahan banting. Padahal menangis itu hal wajar, untuk umur berapa pun dan tak terikat jenis kelamin.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ayahku selalu memarahi aku<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jika jatuh air mataku<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kata ayah selalu<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Air mata itu adalah tanda kelemahan<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti kebanyakan pria dewasa, seorang ayah tak memperbolehkan si anak menangis. Sebab air mata dianggap sebagai bentuk kelemahan. Sering kali, para orang tua ngomong gini ke anaknya, \u201cCengeng banget!\u201d atau \u201cCowok nggak boleh nangis, kayak perempuan saja!\u201d Di situlah letak kesalahannya. Budaya kita, menganggap hanya wanita yang berhak menangis dan ini tergambar jelas di lagu \u201cAku Bukan Superman\u201d. Tentu saja, karena wanita juga diberi stigma lebih lemah dari laki-laki sehingga saat pria menangis, ia akan dipermalukan oleh lingkungannya.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ayahku tersayang maafkanlah aku<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jika aku masih menangis<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Masih belum bisa<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi seperti apa yang ayah selalu mau<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gambaran pria tangguh yang terbentuk dari budaya dilarang menangis, nyatanya melahirkan para pria rapuh. Rapuh secara emosional tentunya. Saat doktrin pria dilarang menangis dipaksakan sejak kecil, seseorang akan tumbuh menjadi pria yang kesulitan mengatur amarah. Banyak kasus, pria yang kena doktrin boys dont cry, menjadi pria yang tak memiliki empati. Tak semua, tapi hampir semua seperti itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang yang menganggap menangis itu lemah, terutama untuk pria. Padahal, tangisan itu adalah salah satu bentuk ekspresi manusia yang wajar. Terutama jika masih anak-anak. Menangis, adalah salah satu cara berekspresi yang paling digemari oleh anak-anak. Yang penting, jangan sampai anak jadi bombongan. Kita yang harus memberi pengertian jika menangis itu baik. Asal sesuai kaidahnya. Saat sakit, sedih, atau karena kasihan. Kita perlu memberi batasan, bukan ujug-ujug melarang semua jenis tangis. Setidaknya itu kata para ahli dan psikolog yang pernah saya temui.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya, setiap kali akan menangis, si anak akan menahannya karena malu. Doktrin jika menangis itu lemah dan seperti perempuan, sudah terlanjur melekat. Padahal, ada beberapa jenis emosi yang memang tepat jika diluapkan dengan menangis. Saat sudah terlanjur malu dan tak sudi menangis, orang akan kehilangan kontrol saat mendapati emosi serupa. Alhasil anger management-nya jadi kacau saat dewasa. Bukankah kita sering merasakan itu? Bingung bersikap, bingung berekspresi, mau nangis malu, jadi serba salah.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Aku bukanlah Superman<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Aku juga bisa nangis<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kekasih hatiku<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pergi meninggalkan aku<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini lirik lagu \u201cAku Bukan Superman\u201d yang paling salah, salah banget. Superman itu sering nangis. Waktu patah hati dan galau, Superman nangis. Cari aja di komik dan filmnya. Bahkan, Superman ini gambaran makhluk dengan empati yang tinggi. Batman, yang paling luwah-luweh saja, pernah nangis. Kurang macho apalagi mereka itu. Menggunakan Superman sebagai lambang pria anti mewek adalah kesalahan fatal. Saya selaku fans DC nggak terima. Dia itu bucin juga, pernah nangis dan galau juga.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kita berjanji tuk tidak lagi<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Menangis karena cinta<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah soal ini agak sulit. Kalau kata Rusdi Mathari, \u201cLaki-laki memang tidak menangis, tetapi hatinya berdarah, Dik!\u201d Menangislah saat ditinggal pergi, daripada mabok ciu, ewww. Betapa memendam rasa itu berbahaya. Menangislah karena Anda manusia biasa.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/makna-lagu-resah-payung-teduh-yang-bikin-merinding\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Makna Lagu \u2018Resah\u2019 Payung Teduh yang Bikin Merinding<\/a> atau\u00a0<\/strong><strong>tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/bayu-kharisma-putra\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Bayu Kharisma Putra\u00a0<\/a><\/strong><strong>lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h6>\n<h6><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i>\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/kontakmojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><i>di sini.<\/i><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lirik lagu \u201cAku Bukan Superman\u201d layak ditinjau ulang. Superman itu bukan makhluk kuat yang tidak pernah nangis, ia melankolis.<\/p>\n","protected":false},"author":1151,"featured_media":114271,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13084],"tags":[2516,10,248],"class_list":["post-113987","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-musik","tag-band-musik","tag-lirik-lagu","tag-musik"],"modified_by":"Administrator","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113987","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1151"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=113987"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113987\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/114271"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=113987"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=113987"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=113987"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}