{"id":113292,"date":"2021-03-18T08:45:37","date_gmt":"2021-03-18T01:45:37","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=113292"},"modified":"2021-03-18T08:47:03","modified_gmt":"2021-03-18T01:47:03","slug":"panduan-pesan-makan-di-rm-padang-pakai-bahasa-minang-terminal-mulok-08","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/panduan-pesan-makan-di-rm-padang-pakai-bahasa-minang-terminal-mulok-08\/","title":{"rendered":"Panduan Pesan Makan di RM Padang Pakai Bahasa Minang. Terminal Mulok #08"},"content":{"rendered":"<p>Lah, memangnya kalau makan di RM Padang kudu pakai bahasa Minang?<\/p>\n<p>Ya, nggak harus, tapi nggak ada salahnya dicoba. Siapa tau si uda (sebutan untuk &#8220;kakak&#8221;) jadi ngerasa \u201cdekat\u201d dengan kita karena mengira kita berasal dari daerah yang sama. Efeknya bisa jadi, mulai dari dipilihin samba (lauk) yang besar atau digratisin sayur.<\/p>\n<p>(((Ngarep)))<\/p>\n<p>Tanpa berlama-lama karena saya yakin kalian sudah nelen ludah ngebayangin tumpukan ayam bumbu, daging rendang, atau telur dadar tebal yang mejeng di kaca restoran Padang. Kita mulai saja, ya&#8230;.<\/p>\n<p>Saat memasuki restoran, umumnya si uda tidak akan menyapa kita dengan, \u201cHalo. Hai. Selamat siang Kak. Selamat datang di RM Segerbana\u201d. Atau teriak, \u201cGuest coming!\u201d Kalau kalian berharap disapa seperti itu, mending jangan masuk ke RM Padang. Pasalnya, sapaan awal yang akan kalian dapatkan biasanya adalah, \u201dMakan?\u201d<\/p>\n<p>Stop! Jangan emosi dulu, &#8220;Lah iya mau makan, masa mau dangdutan!&#8221; Maksud si uda, \u201cmakan\u201d di sini artinya makan nasi putih di restoran dengan lauk-pauknya. Kadang ada juga yang menyapa dengan kalimat lebih lengkap, \u201cMakan bara?&#8221; (kata &#8220;bara&#8221; di sini artinya &#8220;berapa orang yang mau makan&#8221;).<\/p>\n<p>Kenapa harus dipertegas bahwa \u201cmakan\u201d artinya makan nasi putih? Lantaran RM Padang biasanya juga menyediakan menu lain di luar lauk-pauk yang telah matang. Ada soto Padang, mi rebus, atau nasi goreng. Ini adalah menu-menu yang harus dipersiapkan atau dimasak terlebih dahulu sesaat sebelum disajikan.<\/p>\n<p>Jadi, kalau kalian datang berdua terus kamu mau makan nasi putih dan lauknya, sementara pacar kamu lagi pengin makan mi rebus, itu artinya yang \u201cmakan\u201d hanya satu orang. Sapaan si uda pun bisa kamu jawab dengan, \u201cMakan ciek, soto ciek, Da (uda)\u201d. Artinya, yang makan nasi beserta lauknya hanya satu orang (kata &#8220;ciek&#8221; berarti satu). Atau kalau kamu dan pacarmu sama-sama pengin makan nasi dan lauknya, kamu bisa bilang, \u201cMakan duo, Da.\u201d (Kata &#8220;duo&#8221; berarti dua).<\/p>\n<p>Informasi ini penting buat si uda karena blio akan menyajikan hidangan lauk-pauk sesuai dengan jumlah yang akan \u201cmakan\u201d. Kalau yang \u201cmakan\u201d satu orang, ia akan menyediakan satu piring beserta kobokan. Nasi putih beserta lauk yang disajikan pun jumlah dan jenisnya kadang menyesuaikan juga dengan jumlah orang yang \u201cmakan\u201d.<\/p>\n<p>Berikutnya sedikit tips kalau mau pesan minuman. Biar terdengar &#8220;khas Minang&#8221;, kalian bisa pesan \u201ces kosong\u201d. Artinya, gelas berisi es batu. Kadang gelas yang datang sudah diisi air putih oleh si uda. Jadilah air es. Namun, menu \u201ces kosong\u201d bisa berupa es batu dalam gelas saja. Kemudian konsumen menambahkan air sendiri dari teko minum yang disediakan. Atau, bisa juga kalian pesan jus\/es pokat (kata &#8220;pokat&#8221; berarti alpukat). Mengucapkan kata \u201cpokat\u201d akan terdengar &#8220;sangat Minang&#8221;, dibanding menyebut jus\/es alpukat.<\/p>\n<p>Khusus buat kalian yang doyan minum teh, kalau kalian mau pesan es teh manis, biasanya cukup dengan sebutan \u201cteh es\u201d saja. Pasalnya, di kebanyakan RM Padang, \u201cteh es\u201d berarti minuman teh dingin, sudah dengan gula. Dan kalau kalian sukanya teh manis panas, cukup menyebut \u201cteh manih\u201d (kata &#8220;manih&#8221; berarti manis).<\/p>\n<p>Makan di RM Padang akan terasa kurang lengkap kalau belum mengeluarkan jargon legendaris \u201ctambuah ciek\u201d. Si uda dengan sigap akan mengantarkan tambahan satu porsi nasi putih panas dengan campuran kuah sebagai topingnya.<\/p>\n<p>(((Laper)))<\/p>\n<p>Selesai makan, jangan lupa <span style=\"text-decoration: line-through;\">tutup dengan doa<\/span> bayar. Si uda bisa dipanggil sambil berkata, \u201cDa, bara sadonyo ko, Da?\u201d Artinya, &#8220;Berapa (harga) semuanya?\u201d Mungkin blio akan bertanya, \u201cAlah?\u201d artinya, \u201cSudah (selesai makannya)?\u201d Kalian pun bisa membalasnya dengan \u201calah\u201d atau sekedar kata \u201clah\u201d, untuk mengiyakan.<\/p>\n<p>Kalau setelah dihitung dan kalian nggak ngerti berapa yang harus dibayar (mohon maaf, pelajaran bahasa Minang kali ini nggak membahas tentang hitung-hitungan), lihat saja deh angkanya di coretan bon.<\/p>\n<p>Untuk penulisan harga di bon ini, beberapa RM Padang ada yang mengganti tiga digit nominal terakhir dengan tanda \u201cgaris\u201d. Misalnya, harga rendang lima belas ribu rupiah, maka yang ditulis di bon adalah angka \u201c15\u201d, kemudian tanda \u201c-\u201c. Jadi, kalau di akhir penjumlahan tertera angka \u201c87\u201d dan tanda \u201d-\u201c, berati total yang harus dibayar adalah delapan puluh tujuh ribu rupiah. Pinter.<\/p>\n<p>Gimana? Gampang, kan? Nggak ada salahnya mencoba. Walaupun tentu saja, si uda pasti bisa ngenalin mana yang orang Sumatra beneran dan mana yang KW.<\/p>\n<p><em>*Terminal Mulok adalah segmen khusus yang mengulas tentang bahasa dari berbagai daerah di Indonesia dan dibagikan dalam edisi khusus Bulan Bahasa 2021.<\/em><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tidak-ada-yang-salah-dari-makan-nasi-padang-dicampur-kecap\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tidak Ada yang Salah dari Makan Nasi Padang Dicampur Kecap <\/a>dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/dessy-liestiyani\/\">Dessy Liestiyani<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>\u00a0ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h6>\n<h6><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i>\u00a0<a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6282136338016&amp;text&amp;app_absent=0\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><i>di sini.<\/i><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Makan di RM Padang akan terasa kurang lengkap kalau belum mengeluarkan jargon legendaris \u201ctambuah ciek\u201d<\/p>\n","protected":false},"author":680,"featured_media":114053,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[11059,11058],"class_list":["post-113292","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-bahasa-minang","tag-rm-padang"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113292","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/680"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=113292"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113292\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/114053"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=113292"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=113292"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=113292"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}