{"id":112434,"date":"2021-03-09T07:20:16","date_gmt":"2021-03-09T00:20:16","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=112434"},"modified":"2022-01-20T16:08:49","modified_gmt":"2022-01-20T09:08:49","slug":"kalau-tidak-pernah-nyasar-di-labirin-sawojajar-malang-anda-mungkin-orang-sakti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kalau-tidak-pernah-nyasar-di-labirin-sawojajar-malang-anda-mungkin-orang-sakti\/","title":{"rendered":"Kalau Tidak Pernah Nyasar di Labirin Sawojajar Malang, Anda Mungkin Orang Sakti"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada kalanya Kota Malang yang identik dengan keriaan itu menyebalkan juga. Beberapa alasannya karena macet lah, jalannya ribet, dan lain-lain. Kalau ngomongin jagonya jalan ribet, arek Malang paham betul mana kawasan yang sepanjang sejarah tercatat paling banyak bikin orang nyasar. The one and only, kawasan Sawojajar. Entah karena ada unsur magisnya, atau memang setiap sudut jalannya mirip dan persimpangannya banyak. Aduh mengingatnya saja bikin saya pusing, asli.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan ada beberapa orang yang menyebut Sawojajar sebagai kota tersendiri, Malang coret lah. Sebab, selain jalanannya yang ribet, suasananya juga agak berbeda dengan wilayah Malang lainnya. Konon Sawojajar juga pernah terkenal sebagai perumahan terbesar se-Asia Tenggara. Buset jadi inget film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Vivarium.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jalanan umum di Sawojajar saja sudah ribet, apalagi kalau sudah masuk wilayah perumahan, ya sudah pasti jaminan nyasar kalau bukan orang Sawojajar asli. Perumpamaan paling tepat untuk jalanan di sana memang labirin. Coba saja cek maps, bentuknya ngalah-ngalahin labirin di film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Alice in Wonderland<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya kebetulan punya pakde yang tinggal di sana, tepatnya di wilayah perumahan Sawojajar 1 (tuh kan perumahannya aja berseri). Kalau diingat, saya terakhir kali mengunjungi rumah pakde saya itu tiga tahun lalu. Itu pertama dan terkahir kali saya ke sana sendiri. Itu pun ada perasaan terpaksa karena sekalian berangkat kuliah, ibu menitip sesuatu untuk diberikan ke pakde. Padahal jarak dari kampus ke rumah pakde saya mungkin sekitar 10-15 km. Jauh banget lho itu. Kalau dari rumah saya ke rumah pakde, ya bisa 35-40 km jaraknya. Duh, sudah mengesalkan sejak masih rencana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepanjang jalan menuju Sawojajar masih oke lah, tidak terlalu ribet dan saya masih hafal jalannya. Ketika sudah mulai masuk wilayah Sawojajar 1 (jalan danau-danau itu lah pokoknya), di situ lah bencana dimulai. Perumahan tempat pakde saya tinggal ini lain memang. Jalan masuknya ada lebih dari satu, dan ketika masuk, seperti ada ratusan cabang jalan yang siap membuat kepala kita pecah. Sudut jalannya mirip, lebar jalannya sama, ornamennya pun itu-itu saja. Google Maps di gawai saya juga tidak terlalu membantu, mungkin frustasi juga melihat labirin ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya masih mencoba tenang, sembari mengingat rute ke rumah pakde saya dan mengingat tampilan rumahnya. Catnya putih hijau, dan didepannya ada pohon ceri. Namun, namanya perumahan, ya tampilannya tidak jauh berbeda satu sama lain. Jalan demi jalan saya susuri sembari tengkok kanan kiri. Hampir setengah jam saya mencari, saya frustasi juga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya akhirnya berhenti di sebuah minimarket di perempatan jalan, dan memutuskan istirahat. Kepala dan badan saya sudah berkeringat bukan main. Akhirnya, saya memutuskan untuk menelpon pakde saya dan minta dijemput di minimarket itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lima menit berselang, pakde saya datang dan menjemput saya di minimarket. \u201cKok nggak langsung ke rumah?\u201d kata pakde saya. \u201cNyasar!\u201d saya bilang saja. Sialnya, rumah pakde saya tidak terlalu jauh dari minimarket itu. Hanya lurus ke arah barat minimarket sekitar 50 meter, lalu belok kanan, lurus, dan rumah pakde saya ada di sisi kiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Benar saja, catnya masih putih hijau, dan pohon cerinya masih ada. Sampai di rumahnya, saya langsung duduk di ruang tamu, minta air putih dan menceritakan bagaimana saya nyasar. Pakde saya dan istrinya cuma ketawa, dan bilang bahwa itu hal yang wajar. Sialan, memang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Parahnya ini tidak hanya saya sendiri yang mengalami. Banyak orang mengaku kebingungan, bahkan ada yang sampai menghabiskan malam di jalanan karena tidak bisa pulang. Ngeri betul daya magis kawasan Sawojajar ini, bahkan Google Maps saja kewalahan. Ini betulan. Saya yakin, kalau kamu pernah nyasar kayak saya, perasaan jengkelnya pasti sama. Sama-sama luar biasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak saat itu saya tidak mau lagi pergi ke Sawojajar, terutama ke rumah pakde saya sendiri. Mending sama ibu, atau sama orang lain yang sudah pasti tahu jalan. Saya ogah nyasar lagi. Sudah mah jauh banget dari rumah, pake nyasar lagi. Memang benar, kalau Sawojajar ini, terutama di wilayah Sawojajar 1, 2, dan 3 lebih pantas disebut sebagai labirin. Bagi yang awam jalan di sana, pasti akan nyasar, dan Google Maps tidak terlalu membantu. Saran saya kalau mau ke Sawojajar, lebih baik ajak orang yang sudah pasti tahu jalan supaya tidak nyasar. Tapi, kalau mau coba sensasi nyasar, ya silakan pergi sendiri. Saya nggak akan menanggung kekesalan kalian pokoknya.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sulit-romantis-dengan-pacar-yang-nggak-bisa-baca-google-maps\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sulit Romantis dengan Pacar yang Nggak Bisa Baca Google Maps <\/a><\/b><b>dan<\/b><strong>\u00a0tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/iqbal-ar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Iqbal AR<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h6>\n<h6><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/kontakmojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi arek Malang, Sawojajar adalah serumit-rumitnya jalan. Siapa yang nyasar di sini malam-malam, niscaya bakal wassalam.<\/p>\n","protected":false},"author":75,"featured_media":112449,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[3852,10740,6728,7588],"class_list":["post-112434","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-google-maps","tag-kota-malang","tag-otomojok","tag-traveling"],"modified_by":"Administrator","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112434","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/75"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=112434"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112434\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/112449"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=112434"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=112434"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=112434"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}