{"id":112133,"date":"2021-03-08T07:24:38","date_gmt":"2021-03-08T00:24:38","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=112133"},"modified":"2021-03-08T08:59:45","modified_gmt":"2021-03-08T01:59:45","slug":"saran-nama-jika-dualisme-partai-demokrat-sungguh-sungguh-terjadi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/saran-nama-jika-dualisme-partai-demokrat-sungguh-sungguh-terjadi\/","title":{"rendered":"Saran Nama jika Dualisme Partai Demokrat Sungguh-sungguh Terjadi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah masyarakat menikmati kudapan rasan-rasan berupa perebutan pasangan selebritis, kini masyarakat menikmati kudapan yang baru: perebutan takhta kepemimpinan salah satu partai politik. Apalagi kalau bukan geger gedhen setelah KLB Partai Demokrat di Deli Serdang yang menetapkan Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prahara tersebut kini memunculkan dua versi Ketua Umum Partai Demokrat: Moeldoko versi KLB Deli Serdang 2021 dan AHY versi Kongres V Partai Demokrat 2020.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menanggapi isu dualisme tersebut, saya sendiri sudah mengumpulkan alternatif-alternatif nama yang mungkin bisa dipakai. Hal ini bisa digunakan jika salah satu kubu yang nantinya gagal mendapatkan legalitas dari Kemenkumham, tapi tetap keukeuh pengin menggunakan nama Demokrat.<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Demokrat Perjuangan<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKudatuli\u201d atau \u201cKerusuhan 27 Juli 1996\u201d, begitulah peristiwa kelam perpolitikan Indonesia\u00a0 yang kemudian melahirkan PDI dengan embel-embel \u201cperjuangan\u201d sebagai buntut perselisihan dan dualisme partai Partai Demokrasi Indonesia antara kubu Megawati dengan kubu Soerjadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belajar dari sejarah, siapa tau salah satu kubu partai ini nantinya berminat menambahkan kata \u201cperjuangan\u201d. Eh, saya pikir embel-embel \u201cperjuangan\u201d tampaknya terlalu melekat dengan partai Banteng, deh. Atau bisa juga, kok, pakai sinonimnya: Partai Demokrat Perlawanan, misalnya.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Demokrat KPPD<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mendengar kata \u201cdualisme\u201d, sebagai penikmat sepak bola, entah mengapa saya selalu terngiang-ngiang oleh dualisme PSSI se-dekade silam. Dualisme yang turut pula melahirkan dua liga, dua klub, hingga dua timnas yang sama-sama mengaku resmi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dualisme itu bermula kala kubu PSSI yang kelak diketuai La Nyalla menentang PSSI yang resmi versi Djohar Arifin Husin. Lantas lahirlah KPSI (Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia) yang menetapkan La Nyalla sebagai ketuanya, hingga embel-embel KPSI selalu lekat dengan PSSI versi La Nyalla.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggal tunggu kelanjutannya, nama-nama komite apa yang akan muncul untuk menanggapi kisruh ini, bisa jadi Demokrat KPPD (Komisi Penyelamat Partai Demokrat), atau TPPD (Tim Penyelamat Partai Demokrat). Setidaknya walau tidak bisa didaftarkan, bisa lah, embel-embel ini dipakai selama masa perjuangan War of Necessity ini.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Demokrat 2001<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kembali lagi soal dualisme PSSI yang turut pula melahirkan dualisme klub. Format yang sering dipakai salah satu kubu dari dualisme klub adalah dengan cara menyematkan tahun kelahiran. Seperti Persebaya 1927 yang berkompetisi di liga PSSI versi Djohar Arifin (IPL), sebagai nama perjuangan dalam melawan Persebaya Surabaya versi PT Liga Indonesia yang menaungi kompetisi PSSI versi KPSI (ISL).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, karena Partai ini didirikan 9 September 2001, tinggal tambahkan saja tahun kelahiran di belakang nama partai, maka jadi lah Partai Demokrat 2001. Atau opsi lain, jadi Partai Demokrat 2003, sebagai tahun disahkan-nya partai Biru ini.<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 Demokrat Indonesia<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Embel-embel \u201cIndonesia\u201d selain bisa dipakai sebagai pembeda antara Partai Demokrat di Indonesia dengan Partai Demokrat di Amerika sana, ide ini justru muncul setelah saya mengingat kembali dualisme sepak bola kita. Saya malah teringat dengan dualisme Arema yang masih terjadi sampai sekarang. Salah satu Arema selalu lekat dengan \u201cArema Indonesia\u201d. Wajar, sebelum terjadi dualisme, Arema sudah menggunakan nama \u201cArema Indonesia\u201d. Walaupun sedikit nggak nyambung, saya pikir embel-embel \u201cIndonesia\u201d mashok, kok.<\/span><\/p>\n<h4><b>#5 Demokrat United<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari banyaknya nama, entah kenapa selalu nyambung dengan sepak bola. Ya sudah, saya punya usulan satu lagi: United. Ini juga mengingatkan dualisme Persebaya ISL dan Persebaya IPL. Kala itu, setelah Persebaya Surabaya versi ISL kalah di pengadilan oleh Persebaya 1927, Persebaya ISL yang kini kita kenal sebagai Bhayangkara Solo FC terpaksa beberapa kali berganti nama. Terhitung, dari pergantian tersebut, embel-embel \u201cUnited\u201d setidaknya dipakai tiga kali: Persebaya United, Surabaya United, hingga Bhayangkara Surabaya United.\u00a0 Saya pikir mashok-mashok aja, kok, menambahkan embel-embel jadi Partai Demokrat United.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Eh, ngomong-ngomong ini saya lagi ngomongin dualisme partai apa dualisme sepak bola, sih? Hadeuh.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA<\/strong> <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/panduan-singkat-andai-geger-geden-moeldoko-vs-ahy-diselenggarakan-di-sardjito\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Panduan Singkat Andai Geger Geden Moeldoko VS AHY Diselenggarakan di Sardjito <\/strong><\/a><strong>dan\u00a0<\/strong><strong>tulisan<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/dicky-setyawan\/\">\u00a0Dicky Setyawan<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">\u00a0<i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h6>\n<h6><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i>\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/kontakmojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><i>di sini.<\/i><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Prahara yang terjadi memunculkan dua versi Ketua Umum Partai Demokrat: Moeldoko versi KLB Deli Serdang 2021 dan AHY versi Kongres V Partai Demokrat 2020.<\/p>\n","protected":false},"author":783,"featured_media":112347,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[3408,10979,755],"class_list":["post-112133","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-moeldoko","tag-partai-demokrat","tag-sby"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112133","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/783"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=112133"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112133\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/112347"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=112133"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=112133"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=112133"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}