{"id":111418,"date":"2021-03-04T12:12:43","date_gmt":"2021-03-04T05:12:43","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=111418"},"modified":"2021-03-04T00:26:19","modified_gmt":"2021-03-03T17:26:19","slug":"attack-on-titan-lebih-baik-dari-one-piece-mabuk-bos","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/attack-on-titan-lebih-baik-dari-one-piece-mabuk-bos\/","title":{"rendered":"&#8216;Attack On Titan&#8217; Lebih Baik dari &#8216;One Piece&#8217;? Mabuk, Bos?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membandingkan<\/span> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Attack on Titan<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">(AoT) dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">One Piece<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (OP) secara serampangan tanpa fakta dan riset yang bisa dikomparasikan sungguh blunder yang ngisin-ngisini. Komentar ini saya tujukan pada tulisan berjudul<\/span> <em><span style=\"font-weight: 400;\">\u2018Attack on Titan\u2019 Lebih Unggul daripada \u2018One Piece\u2019 dalam Hal Rahasia Dunia<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tayang <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/attack-on-titan-lebih-unggul-daripada-one-piece-dalam-hal-rahasia-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">beberapa waktu lalu<\/a>. Ini mah clickbait parah sih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oke, kalau masih ngeyel juga, saya jejerkan satu per satu alasan yang nggak bokis-bokis amat. Biar nggak kelamaan, mangkel juga saya.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">One Piece<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Attack on Titan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> punya usia tayang yang berbeda. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">One Piece<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> jelas lebih tua, sudah lebih dari 23 tahun Oda sensei banting tulang kuras pikiran merapikan dunia maritim <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">OP <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang kini telah melampaui seribu chapter lebih. Akan tetapi, hal tersebut tidak berarti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">One Piece<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa diejek secara sembrono dan disebut lebih jelek dibanding <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Attack on Titan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, apalagi soal reveal rahasia <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">One Piece<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> universe.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ditambah lagi, alasan yang dipakai<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/adriel-prastyanto\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">Mas Pras<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> jelas-jelas terlihat lebih mbulet ketimbang alur cerita OP. Masa cuma karena AOT mau tamat, njuk dianggap bahwa AOT lebih sukses dari segi rahasia dunia dibandingkan OP, kan ngadi-ngadi dong namanya. Justru kekuatan terbesar dalam plot <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">OP <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ada pada betapa endless-nya kemungkinan di balik rahasia itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bangunan storytelling tentang banyaknya rahasia yang mungkin nggak akan pernah terjawab saat tamat itulah yang ingin didirikan Oda melalui OP. Anime <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">OP <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mungkin nggak banyak-banyak amat penggemarnya, makanya jangan pernah dibandingkan dengan anime AOT, ora mashoook blas, Bos! Semua anime long run, seperti OP, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Naruto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bleach<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Black<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Clover<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, punya potensi yang sama untuk kolaps di tengah jalan. Wajar, wong kejar tayang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun demikian, dari sisi cerita, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">OP <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">masih juara kok, tuh rekor penjualan manga masih <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">OP <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang pegang, Dab. Nilai penjualannya sedikit lagi sampai ke angka 500 juta dolar Amerika, lah AOT mah dimana? Belum juga tembus 200 juta dolar. Artinya begini, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">OP <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">memang digemari karena ceritanya, bukan animasinya. Situ cuma latah ikutan trending anime AOT sih, jadi ngaco kan, asal-asalan bilang kalau AOT lebih baik dibandingkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">OP <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dari segi rahasia dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iya, ane paham kalau antum mungkin berpikir bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">OP <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terkesan mbulet, ora rampung-rampung. Justru disitu keunggulan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">OP <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dibandingkan AOT, Mas. Cerita terbaik di dunia storytelling selalu berangkat dari sejarah yang panjang. Lihat saja <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Harry Potter<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang barangkali nggak akan habis dibikin spin off sampai seratus tahun ke depan. Kenapa? Ya karena detail banget peristiwa dan tokoh sejarahnya.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">OP <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga menggunakan pola yang serupa dengan kedua magnum opus itu. Sejarah yang panjang, namun tetap diberikan backstory yang kuatnya nggak ketulungan. Ini lho Oden sudah punya basis massanya sendiri, nggak sedikit yang lebih mengidolakan Oden ketimbang Luffy.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lha AOT? Bahas sejarah Ymir dan raja Eldia yang tobat aja kelihatan banget cuma setengah-setengah. Banyak banget malah yang mikir \u201cya elah gitu doang asal mula titan?\u201d Buktinya spin off <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">AOT Before the Fall<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> nggak laku-laku amat tuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan dulu lihat jumlah chapter deh, manga AOT itu bulanan terbitnya, makanya paling-paling akan tamat di angka 140-an. Sementara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">OP <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kan tiap bulan terbit tiga sampai empat kali, makanya udah seribuan sekarang chapter manganya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, kalau alasannya soal rahasia dunia yang ngeri-ngeri sedap, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">OP <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga nggak kalah sama AOT. AOT itu bikin gempar cuma soal politik, kanibalisme, dan rasisme saja. Sedangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">OP <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga sebenarnya selalu membahas topik yang sama, busuknya World Government yang ternyata cuma \u201cmainan\u201d Imu-sama. Ini mah soal beda genre saja. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">OP <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga bahas kenyataan yang lebih dark kok, tuh ada rasisme pada kaum Fishman, ada perbudakan juga, pada perempuan malah, menimpa Boa Hancock dan adik-adiknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rahasia dunia <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">OP <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menurut saya masih seumur jagung, seujung kuku. Lupa po sama faksi SWORD di Marine yang menyusupi semua lini, baik pemerintah, maupun bajak laut. Masa kelewat juga sih sama pertemuan nggak ngotak antara Shanks dan Gorosei? Jangan-jangan Shanks Celestial Dragon juga kayak Doffy? Halah mbuh, nikmati dulu saja lah, sambil menunggu Oda sensei reveal semua rahasia dunia yang lebih gila.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, menganggap AOT lebih baik ketimbang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">OP <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam hal reveal rahasia dunia, semata-mata karena asalan \u201cudah mau tamat\u201d, sama sekali nggak bisa dipertanggungjawabkan hipotesisnya. Ibarat skripsi, dari awal saja wes ora bener kerangka berpikirnya. Blunder yang sungguh fatal, sembrono, dan sayang sekali justru mempermalukan diri sendiri.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/yelena-onyankopon-dan-niccolo-panduan-memahami-tokoh-baru-dan-potensi-mereka\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Yelena, Onyankopon, dan Niccolo: Panduan Memahami Tokoh Baru dan Potensi Mereka\u00a0<\/a><\/b><b>dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/adi-sutakwa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Adi Sutakwa<\/a>\u00a0lainnya.<\/b><\/p>\n<h6><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h6>\n<h6><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i>\u00a0<a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6282136338016&amp;text&amp;app_absent=0\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><i>di sini.<\/i><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mabuk, Bos?<\/p>\n","protected":false},"author":1076,"featured_media":58110,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6,8],"tags":[5917,2583],"class_list":["post-111418","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-featured","tag-attack-on-titan","tag-one-piece"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111418","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1076"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=111418"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111418\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58110"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=111418"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=111418"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=111418"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}