{"id":110857,"date":"2021-03-01T13:13:36","date_gmt":"2021-03-01T06:13:36","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=110857"},"modified":"2021-03-01T13:15:32","modified_gmt":"2021-03-01T06:15:32","slug":"negara-seharusnya-belajar-menyelesaikan-konflik-lewat-pembantaian-klan-uchiha-dan-klan-kurozumi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/negara-seharusnya-belajar-menyelesaikan-konflik-lewat-pembantaian-klan-uchiha-dan-klan-kurozumi\/","title":{"rendered":"Negara Seharusnya Belajar Menyelesaikan Konflik lewat Pembantaian Klan Uchiha dan Klan Kurozumi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembaca <em>One Piece<\/em> pasti sempat dan masih kesal sama Kurozumi Orochi dan Kurozumi Kanjuro. Iya lah, siapa yang nggak sebel sama pengkhianat. Tapi, karakter keduanya terbentuk akibat persekusi dan diskriminasi warga Wano terhadap klan mereka. Dendam keduanya nggak ujug-ujug muncul dan tiba-tiba jadi orang jahat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua anggota Klan Kurozumi diadili tanpa proses peradilan. Tapi serius, anggota klan Kurozumi yang nggak tau soal pemberontakan kakeknya Orochi yah ikut menanggung dosa tersebut. Kalau boleh jujur, saya malah kasian dengan masa kecil Orochi dan Kanjuro. Mereka harus hidup menderita dari kecil, Kanjuro malah ampe ilang rasa dan bener-bener jadi aktor seumur hidupnya. Sedangkan Orochi malah dapat motivasi buat nerusin cita-cita kakeknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terus pada kasus Uchiha di Konohagakure gimana? Yah 11-12 sih. Konoha terbentuk dari konflik panjang Klan Senju dan Klan Uchiha. Butsuma, ketua Klan pada jamannya benci banget sama Uchiha. Anak-anaknya didoktrin bahwa Klan Uchiha adalah klan yang penuh dengan kebencian. Kebencian pada Uchiha, entah bagaimana, juga tertanam di kepala penduduk Konoha.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diskriminasi penduduk Konoha terhadap Uchiha memuncak pada masa jabatan Hiruzen di periode keduanya. Uchiha dicurigai sebagai dalang kerusuhan ngamuknya Kyubi yang menyebabkan banyak korban jiwa, termasuk Hokage saat itu, Minato Namikaze. Meskipun emang pelakunya yah oknum Uchiha, tapi kan Uchiha di Konoha nggak tau soal kasus tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Klan Uchiha pun merasakan apa yang Kurozumi Orochi rasakan, yaitu ketidaksukaan kepada pemerintahan Konoha. Bagi mereka, Fugaku pantas jadi Hokage berdasarkan sumbangsihnya di perang. Namun, orang-orang tua di pemerintahan menolak nama Fugaku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Isu soal pemberontakan mulai menyeruak dari tubuh Klan Uchiha sendiri. Menurut ane sih ini kegagalan Hiruzen dalam mengelola konflik itu. Akhirnya setiap anggota Uchiha (kecuali Sasuke dan Itachi) harus mati di tangan anggotanya sendiri yakni Itachi yang notabene anak dari Fugaku si ketua klan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, dua klan dari dua anime berbeda di atas adalah contoh kegagalan pemerintah dalam mengelola konflik. Alhasil keduanya sama-sama mendapatkan masalah dari anggota klan tersebut di kemudian hari. Wano mendapatkan masalah dari Kurozumi Orochi, Kurozumi Kanjuro, Kurozumi Higurashi, dan Kurozumi Semimaru. Sedangkan Konoha dapat masalah dari Uchiha Sasuke.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, gimana seharusnya kedua pemerintahan tersebut mengelola konfliknya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kasus Wano, seharusnya pemerintah tidak membiarkan persekusi terhadap Klan Kurozumi terjadi. Kalau petingginya memang melakukan pemberontakan, yah siapapun anggota Klan Kurozumi yang dicurigai harus melewati sistem peradilan dulu. Membiarkan masyarakat main hakim sendiri itu hanya membuat konflik-konflik baru doang, dan itu pelanggaran HAM.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada kasus Uchiha, kurang lebih sama. Kemudian setelah tahu bakal ada pemberontakan, alih-alih mengupayakan pendekatan yang humanis eh malah milih langkah-langkah yang militeristik. Apalagi Hiruzen terkesan abai dengan Danzo, yang jelas-jelas punya nasionalisme buta. Ini memang dosa Hiruzen, dan dia wajib minta maaf.<\/span><\/p>\n<h4><b>Pesan buat pemerintah Indonesia<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang, saya mau ngasih tau pemerintah Indonesia bahwa dua kasus di atas harus jadi pelajaran. Pertama, sampe sekarang pemerintah Indonesia nggak pernah minta maaf ke korban pembantaian tahun 1965 yang diadili tanpa proses peradilan yang adil. Minta maaf itu nggak memalukan kok, Jerman udah minta maaf kepada kaum Yahudi korban Nazi. Belanda juga udah minta maaf ke keluarga korban Westerling. Minta maaf ini perlu, dalam rangka ngurangin beban korban dan keluarga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, negara harusnya menghindari menyelesaikan konflik dengan cara-cara militer, alih-alih pendekatan yang lebih humanis. Terakhir, negara nggak boleh membiarkan atau bahkan mempelopori diskriminasi. Membiarkan diskriminasi sama dengan merawat kebencian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Andai saja Hiruzen dan Shogun (sebelum Oden) tahu cara menyelesaikan konflik dan mau menganalisis potensi konflik di masa depan, mungkin Naruto tidak akan tumbuh tanpa orang tua. Itachi tidak perlu hidup jadi buronan, Orochi dan Kanjuro tak perlu merasakan penderitaan tak terhingga dalam hidupnya. Satu langkah yang salah mengakibatkan masalah tanpa ujung. Dan sebagai orang berakal plus berpendidikan, kita harusnya tahu langkah yang benar.<\/span><\/p>\n<p><em>Sumber gambar: YouTube <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=NgCEP9HaDCg\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Taher Khalfet<\/a>.<\/em><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/vinsmoke-sanji-bukan-beban-dan-sangat-wajar-jika-pria-meminta-tolong-pada-wanita\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Vinsmoke Sanji Bukan Beban, dan Sangat Wajar Jika Pria Meminta Tolong pada Wanita<\/a><\/strong><\/p>\n<h6><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">\u00a0ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h6>\n<h6><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i>\u00a0<a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6282136338016&amp;text&amp;app_absent=0\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><i>di sini.<\/i><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Konflik yang gagal diselesaikan membawa petaka.<\/p>\n","protected":false},"author":1437,"featured_media":110908,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[10909,10908,2778,2583],"class_list":["post-110857","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-klan-kurozumi","tag-klan-uchiha","tag-naruto","tag-one-piece"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110857","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1437"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110857"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110857\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/110908"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110857"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110857"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110857"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}