{"id":110099,"date":"2021-02-27T06:36:24","date_gmt":"2021-02-26T23:36:24","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=110099"},"modified":"2021-02-25T15:18:54","modified_gmt":"2021-02-25T08:18:54","slug":"4-sikap-menyebalkan-dari-orang-yang-baru-menikah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-sikap-menyebalkan-dari-orang-yang-baru-menikah\/","title":{"rendered":"4 Sikap Menyebalkan dari Orang yang Baru Menikah"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika teman baru menikah, ada perasaan haru suka dan duka. Haru dan suka tentunya hanya milik pengantin. Sedangkan duka adalah milik teman yang ditinggalkan karena satu per satu temannya yang memiliki kehidupan baru, otomatis sudah ada prioritas dalam kehidupannya. Awal pernikahan tentunya kehidupan yang baru bagi pengantin. Namun, pada saat bersamaan teman-teman akan merasa kesal. Pasalnya ada beberapa sikap orang-orang yang baru menikah seperti merasa bahwa pilihannya adalah paling tepat pada saat itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 \u201cSemoga cepat menyusul\u201d<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hampir setiap orang yang baru menikah, selalu memberikan pesan pendek, namun singkat kepada teman-temannya. Seperti, \u201cCepat menyusul ya!\u201d Padahal kan belum tentu orang-orang berniat sama dengan temannya untuk segera menikah. Ada orang yang mesti memperjuangkan hidupnya terlebih dahulu agar hari tua menjadi lebih baik. Mungkin jika sekali dua kali masih bisa didengarkan, tetapi jika setiap WhatsApp-an yang ditanya kapan menyusul dan semoga segera menyusul melulu tentu akan menjadi sesuatu yang membosankan juga.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Membandingkan kehidupan dengan para lajang<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di masyarakat kita, menjadi suatu aib jika perempuan akhir umur kepala dua belum menikah. Bahkan siap-siap bakalan dicap perawan tua, tidak laku, dan kedaluarsa. Sungguh tidak ada nilainya dan tidak adil jika perempuan hanya dinilai dari statusnya saja di masyarakat. Dan biasanya yang suka membanding-bandingkan kehidupan juga sesama perempuan. \u201cKamu kapan menikah, Juminten? Kalau kamu lama menikah, berarti nanti jarak umur anak kita akan jauh.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya bodo amat ya, mau jauh mau dekat yang namanya jodoh juga Tuhan yang mengatur. Tetapi jika masih boleh memilih dan diusahakan tentu bertemu orang tepat adalah suatu kebahagian. Kayak almarhum suaminya kak Bunga Citra Lestari yang dari penuturannya dari video bersama Daniel Mananta. \u201cSuaminya tidak pernah merasa terintimidasi atas pencapaiannya selama ini, bahkan bakalan mendukungnya apa pun itu. Selain itu suaminya juga lebih mencintainya dari dirinya sendiri.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kan kalau ketemu begini, betapa bahagianya perempuan.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Melupakan kehidupan sosial<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini sih, baru saja kemarin saya bahas bersama teman. Kenapa ya orang-orang yang baru menikah itu suka lupa sama kehidupan sosialnya? Kayak bodo amat dan gak peduli lagi sama teman-teman lamanya. Ketika teman lamanya dapat musibah, mereka biasa saja. Bahkan di grup chat bakalan jarang nongol. Padahal jika seseorang sudah menikah, tidak ada larangan juga untuk tetap berteman dengan siapa saja. Kan kalau misalnya ada sesuatu yang terjadi kepada mereka, temannya bisa saja merasa bodo amat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, beberapa orang yang baru menikah emang suka begitu, merasa dunia hanya milik berdua. Yang paling menohok sih, ketika diajak ngumpul atau main kayak nggak butuh temannya lagi. Padahal sebelum ketemu dan memutusnya menikah mereka juga tahu siapa yang mengisi hari-harinya. Giliran ada slek sedikit baru deh nyari-nyari teman. Terus ditinggalin lagi, dihubungi lagi sampai negara api menyerang.<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 Suka meromantisasi kehidupan<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah membanding-membandingkan kehidupan dengan para lajang, salah satu hal yang menyebalkan dari orang yang baru menikah adalah suka meromantisasi kehidupan. Seperti misalnya masak apa saja dibilang uwu-uwu, dibantu sedikit saja dibilang romantis. Hey, memasak, mencuci, dan pekerjaan lainnya adalah cara sederhana atau skill dasar yang harus dimiliki oleh seseorang ketika menjalankan kehidupan. Atau mungkin, ketika suami pulang kerja membawakan makanan langsung dibilang romantis. Bukankah setelah menikah, salah satu kewajiban suami adalah memberikan nafkah kepada istrinya? Ya anggap saja sebagai hak suami atas istri, tidak perlu didramatisir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, sebenarnya kegiatan yang diromantisasi adalah sesuatu yang wajar. Mungkin karena baru menikah mereka saja yang menganggapnya luar biasa. Padahal sewaktu tinggal sama emak, bapak juga biasa dibawain makanan. Atau waktu ngekos juga sering bawa makanan sendiri. Hanya saja, ketika baru menikah semua tampak indah wkwkwk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitulah, sebagian sikap pengantin-pengantin baru yang cukup menyebalkan. Tapi, nggak semuanya kok, tetap ada beberapa teman-teman yang sudah menikah tidak menuntut temannya harus menikah juga bahkan menghargai pilihan temannya kenapa belum menikah. Tidak membanding-bandingkan kehidupannya dengan teman-teman yang belum bertemu orang yang tepat, apalagi memberi stigma perawan tua dan lain-lainnya.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/cewek-indonesia-yang-impiannya-menikah-dengan-bule-apa-nggak-pernah-pikir-panjang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Cewek Indonesia yang Impiannya Menikah dengan Bule Apa Nggak Pernah Pikir Panjang?<\/a>\u00a0dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/rahma-liasa-zaini\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Rahma Liasa Zaini<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h6>\n<h6><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i>\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/kontakmojok\"><i>di sini.<\/i><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Orang yang baru menikah sering ngomong basa-basi, &#8220;Cepat nyusul ya!&#8221; Kalimat yang paling membosankan ketika didengar.<\/p>\n","protected":false},"author":481,"featured_media":68137,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[3841,14],"class_list":["post-110099","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-calon-pengantin","tag-menikah"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110099","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/481"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110099"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110099\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68137"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110099"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110099"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110099"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}