{"id":108878,"date":"2021-02-18T21:00:35","date_gmt":"2021-02-18T14:00:35","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=108878"},"modified":"2021-08-29T22:00:59","modified_gmt":"2021-08-29T15:00:59","slug":"memangnya-salah-kalau-warga-kabupaten-tuban-kaya-mendadak-dan-beli-mobil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/memangnya-salah-kalau-warga-kabupaten-tuban-kaya-mendadak-dan-beli-mobil\/","title":{"rendered":"Memangnya Salah kalau Warga Kabupaten Tuban Kaya Mendadak dan Beli Mobil?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baru-baru ini media publik digemparkan oleh rekaman video yang memperlihatkan truk towing yang mengangkut rentetan mobil baru, yang dikirim ke Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Bahkan lebih gemparnya lagi bahwa terhitung keseluruhan mencapai ratusan mobil yang telah diantarkan ke desa tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seolah-olah masyarakat desa Sumurgeneng mendapatkan rezeki nomplok yang seketika turun dari langit. Mereka langsung berkolektif membeli jenis mobil sesuai dengan keinganan masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, sebenarnya rezeki nomplok tersebut tidak lain hasil dari trabasan tanah kilang minyak yang jumlahnya mencapai miliiaran rupiah. Tidak mengherankan masyarakat desa tersebut kegirangan jingkrak-jingkrak nggak karuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saking viralnya, sampai saya menemui sebuah meme yang menyiratkan kondisi masyarakat desa tersebut seperti dalam adegan film Spongebob saat menunggu tumpukan uang yang diangkut truk. Tumpukan uang ini ternyata hasil dari penjualan mutiara kerang yang ditemukan SpongeBob bersama Patrick di ladang ubur-ubur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat keviralan dan kebahagiaan yang dialami masyarakat Desa Sumurgeneng, Kabupaten Tuban ini, saya justru sedikit sedih atas konstruksi publik mengenai masyarakat desa. Bahkan sampai menjadi viral di media publik. Timbul sebuah pertanyaan dari saya yang cukup sederhana, tapi cukup mampu menggugah akal budi kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaannya begini, kenapa masyarakat desa ketika memborong mobil malah menjadi sesuatu yang viral di media publik? Baik di media sosial maupun media nasional. Namun, kenapa ketika masyarakat kota yang berbondong-bondong membeli mobil malah tidak disorot?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada apa memangnya? Padahal sama-sama membeli mobil, loh. Bahkan masyarakat kota juga tidak sedikit bergonta-ganti mobil. Namun, kenapa tidak disorot juga?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seolah-olah masyarakat desa yang membeli mobil itu cenderung tidak biasa, aneh, tidak pas, sampai diheboh-hebohkan. Coba kalau masyarakat kota yang beli mobil, malah menjadi sebuah hal yang biasa-biasa saja, seolah sudah selayaknya mereka beli mobil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalahnya, apakah ini latas menandakan adanya kesenjangan ekonomi antara masyarakat desa dan masyarakat kota? Apakah dalam pola pikir kita tertanam bahwa masyarakat desa itu mereka yang memiliki kemampuan ekonomi lemah, sedangkan masyarakat kota punya ketahanan ekonomi tinggi?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang sih kenyataannya, antara masyarakat desa dan masyarakat kota memiliki corak hidup yang berbeda. Contoh gampangnya dapat dilihat dalam model rumahnya. Masyarakat kota cenderung memiliki hunian model perumahan yang memiliki pagar menjulang tinggi. Menunjukkan teritori wilayah dan bagaimana eksklusivitas individunya. Sedangkan, masyarakat desa cenderung tidak memiliki pagar rumah dan nggak terlalu sibuk membatasi teritori tanahnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita tidak bisa secara lugu memberikan label kemampuan ekonomi masyarakat desa selalu lebih rendah. Nyatanya keduanya memang tidak bisa dibandingkan. Mulai taraf hidup, gaya hidup, hingga kebutuhan saja sudah sangat berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Viralnya masyarakat desa di Kabupaten Tuban yang memborong mobil sebenarnya menunjukkan betapa lucunya konstruksi publik yang beredar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat desa dikonstruksikan sebagai masyarakat dari strata menengah ke bawah. Ketika memborong mobil, maka akan menjadi sebuah berita panas di mata publik. Sedangkan, masyarakat kota dikonstruksikan sebagai masyarakat dari strata menengah ke atas. Ketika masyarakat kota memborong mobil, gonta-ganti mobil, malah menjadi sebuah kewajaran belaka. Nggak ada viral-viralnya sama sekali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sungguh tragis tampaknya ketika sebuah keviralan bahkan kebahagiaan yang dialami masyarakat Desa Sumurgeneng, Kabupaten Tuban justru mencerminkan bagaimana konstruksi ekonomi yang ada di negeri ini. Memangnya kenapa kalau orang-orang di Kabupaten Tuban kaya mendadak dan punya mobil baru? Toh dibeli pakai uang mereka sendiri. Tidak perlu lah disorot secara berlebihan seolah-olah perilaku mereka sebagai \u201corang kaya baru\u201d kelewat norak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Simpel saja, kalau orang-orang di Kabupaten Tuban kaya mendadak dan pengin beli mobil, ya sah-sah saja. Kalau dibilang reaktif dan impulsif rasanya tidak perlu dirisaukan. Kecuali kalau mereka beli mobil pakai uang hasil korupsi, baru deh, layak diviralkan.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/warga-jual-tanah-ke-pertamina-terus-beli-banyak-mobil-bayar-pajaknya-gimana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Warga Jual Tanah ke Pertamina terus Beli Banyak Mobil, Bayar Pajaknya Gimana?<\/a> dan tulisan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/mohammad-maulana-iqbal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Mohammad Maulana Iqbal&quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:513,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0}\">Mohammad Maulana Iqbal\u00a0<\/span><\/a>lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h6>\n<h6><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/kontakmojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><em>di sini.<\/em><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Orang desa nggak semuanya miskin, orang kota nggak semuanya kaya. Warga Kabupaten Tuban berhak pakai uang mereka buat beli apa pun.<\/p>\n","protected":false},"author":886,"featured_media":24280,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12903],"tags":[10750,1680],"class_list":["post-108878","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-beli-mobil","tag-orang-kaya"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108878","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/886"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108878"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108878\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24280"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108878"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108878"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108878"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}