{"id":106762,"date":"2021-02-16T06:02:33","date_gmt":"2021-02-15T23:02:33","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=106762"},"modified":"2021-11-21T12:04:49","modified_gmt":"2021-11-21T05:04:49","slug":"jika-plankton-spongebob-squarepants-jadi-member-whatsapp-grup-tentu-akan-merepotkan-adminnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jika-plankton-spongebob-squarepants-jadi-member-whatsapp-grup-tentu-akan-merepotkan-adminnya\/","title":{"rendered":"Jika Plankton &#8216;SpongeBob Squarepants&#8217; Jadi Member WhatsApp Grup, Tentu Akan Merepotkan Adminnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat menyenangkan membaca tulisan Pak Adi Sutakwa yang membahas tentang Plankton dalam animasi <em>SpongeBob Squarepants<\/em>. Ketika semua arus membencinya, blio justru mengatakan bahwa tokoh pemilik nama lengkap Sheldon J. Plankton ini amat penting bagi hajat hidup manusia. Nggak, nggak, tulisan tersebut nggak guyon. Justru cenderung serius dan saya jadi kangen mata pelajaran Biologi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Judul tulisan Pak Adi Sutakwa tersebut, \u201c<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bukan-public-enemy-plankton-di-spongebob-squarepants-justru-tokoh-paling-penting-untuk-hidup-manusia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan Public Enemy, Plankton di \u2018SpongeBob Squarepants\u2019 Justru Tokoh Paling Penting untuk Hidup Manusia<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d yang tentu saja bisa dinikmati oleh kawan semua. Berkali-kali membaca, saya hanya bisa manthuk-manthuk seraya berkata, \u201cPaham, Pak,\u201d karena saking syahdunya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi beneran, terlepas dari tulisan Pak Adi Sutakwa, Plankton ini tokoh yang amat menyenangkan. Sayangnya, saking menyenangkannya, banyak yang berbalik nggak suka dengan blio. Menurut saya pribadi, dalam jagat animasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Spongebob Squarepants,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Plankton ini berubah menjadi tokoh yang merasa penting dan berpengaruh di lingkungan makro Bikini Bottom.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, semisal Plankton dijadikan seseorang yang nyata ada dan pating sliwer di kehidupan kita, kira-kira bagaimana jadinya? Terutama dalam jagat media sosial, kala Plankton mainan WhatsApp. Umurnya yang sudah bisa dikatakan menjemput matang, sifatnya yang labil menyebalkan, pastinya bakalan bikin gemes.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ditelusuri melalui studi kuantitatif dalam Mojok Institute, saya menemukan beberapa hal yang bisa terjadi. <\/span><b><i>Pertama,<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> ia merasa paling berpengaruh, padahal nggak ngaruh-ngaruh amat. Singkat kata, hadirnya si Plankton dalam grup WhatsApp ini, ada atau nggak adanya blio, ya nggak ngaruh, Bos. Akan tetapi, haqqul yaqin bahwa Plankton ini merasa dirinya penting, suaranya didengar, dan harus urun rembug.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah orang seperti ini ada dan hidup di dunia nyata? Ah, sayangnya banyak. Ketika dirimu menjadi pecundang di dunia nyata, ngisruh di media sosial adalah cara paling waras walaupun nggak waras-waras amat. Daripada berjibaku di kehidupan nyata, mendingan merasa penting di grup WhatsApp. Namun ya itu, hadirnya di grup bukannya menjadi pencerah, justru jadi media paling sahih pembuat muntab.<\/span><\/p>\n<p><b><i>Kedua,<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> sudah pasti si Plankton ini bakalan ngeyel. Ngeyel dalam hal apa pun, nggak bisa dikasih tahu dan pikirannya bak batu. Plankton pasti nggak bakalan menerima pandangan lain dan cenderung memaksakan kehendak. Ada orang begini di kehidupan nyata? Sayangnya banyak, sayang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melawan arus bukan berarti kudu menjadi menyebalkan. Pun bukan juga kudu menjadi paling beda dan dibenci. Bisa saja lho dari kultur seperti ini, Plankton secara sadar pengin jadi public enemy. Ketika ribuan purnama manusia membangun sebuah kultur memanusiakan manusia, bulan silih berganti menghadirkan manusia pilih tanding yang mengkaji kemanusiaan, kajian demi kajian menelanjangi terma \u201cyang adil dan beradab\u201d guna membangun sebuah kondisi luhur bagi umat manusia, kok ya ada manusia yang pengin jadi public enemy di media sosial?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Emang ada tipikal orang yang kayak Plankton begini? Yo jelas ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal tersebut akan memunculkan perilaku yang <\/span><b><i>ketiga,<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yakni caper. Ketika melihat orang nyebelin saja sudah aneh, tetapi sekarang ada tipikal orang yang sengaja pengin dibenci. Apalagi dibenci via grup WhatsApp, tujuannya nggak lain dan nggak bukan untuk caper. Nggak mbois blas si Plankton ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasti si Plankton pengin menimbulkan huru-hara antar-member grup. Tentu sengaja membuat orang lain kesal agar mendapatkan atensi dengan nyata. Ketika atensi nggak didapatkan, yang terjadi adalah menghadirkan suasana runyam yang nggak bisa dinalar. Tiap orang ini hadir, menimbulkan kesal. Grup WhatsApp yang sejatinya niatnya memberikan informasi, justru nggak kondusif lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya punya pertanyaan, semisal beneran Plankton mainan WhatsApp dan join sebuah grup, siapa yang menderita? Malang betul nasib moderator WhatsApp. Ckckck.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mau marah, lha mosok sifat nggatheli dilawan dengan cara yang nggak kalah nggatheli. Mau nge-kick, nggak ada alasan kuat. Mau protes, lha wong watak dan sifatnya sudah seperti itu. Muhasabah diri hey Anda, wahai Plankton. Dari semua sifat nggatheli saudara, ada admin WhatsApp grup yang tersiksa.<\/span><\/p>\n<p><em>Sumber Gambar: <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCwVi3Fti6jV7vL0iP0c_MCw\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">YouTube SpyingPuppet<\/a><\/em><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jika-plankton-memilih-jadi-pengusaha-bidang-teknologi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Jika Plankton Memilih Jadi Pengusaha Bidang Teknologi<\/strong><\/a> <b><\/b><b>dan tulisan\u00a0<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/gusti-aditya\/\"><b>Gusti Aditya<\/b><\/a><b>\u00a0lainnya.<\/b><\/p>\n<h6><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">\u00a0ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h6>\n<h6><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6282136338016&amp;text&amp;app_absent=0\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><em>di sini.<\/em><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam jagat animasi &#8216;Spongebob Squarepants&#8217;, Plankton ini berubah menjadi tokoh yang merasa penting dan berpengaruh di Bikini Bottom.<\/p>\n","protected":false},"author":130,"featured_media":108208,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12908],"tags":[1079,1080,307],"class_list":["post-106762","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-anime","tag-plankton","tag-spongebob-squarepants","tag-whatsapp"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106762","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/130"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106762"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106762\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108208"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106762"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106762"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106762"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}